5 Tips Budidaya Indigofera untuk Dijadikan Pakan Ternak

Apakah kamu tertarik untuk melakukan budidaya pada indigofera? Indigofera dapat dimanfaatkan sebagai makanan ternak. Artikel berikut ini PTD akan membagikan tips mudahnya.

Apakah Anda mengetahui indigofera? Sebagian dari kita sepertinya masih asing dengan istilah ini. Indigofera merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak digunakan sebagai sumber pakan ternak.

Hal ini dikarenakan kandungan nitrogen, fosfor, dan juga kalsium dalam tanaman tersebut tergolong tinggi.

Tingginya manfaat indigofera menjadikan banyak sekali peternak yang berusaha membudiayakannya, sehingga hewan ternak bisa mendapat asupan makanan bernutrisi selain dari rumput gajah ataupun jenis rumput liar lainnya.

Dengan melakukan budidaya indigofera, tentu Anda tidak perlu khawatir lagi dengan pasokan pakan ternak.

Tips Budidaya Indigofera yang Mudah dan Cepat

Tanaman indigofera termasuk kedalam jenis tanaman yang mudah untuk dibudidayakan, karena mampu hidup dengan subur baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah.

Agar tanaman indigofera dapat tumbuh subur, maka ada beberapa tips budidaya indigofera yang bisa Anda praktekkan. Berikut tips budidaya indigofera:

Siapkan Lahan yang Sesuai untuk Pertumbuhan Indigofera

Agar tanaman indigofera dapat tumbuh dengan baik, maka Anda harus melakukan persiapan lahan. Selain itu, pilihlah jenis lahan yang bagus untuk pertumbuhan indogofera.

Baca Juga: Daun Indigofera Bisa Dijadikan Sebagai Pewarna Tekstil Alami

Ciri-ciri lahan yang bagus dan sesuai untuk pertumbuhan indigofera antara lain:

  1. Terletak dekat dengan sumber air
  2. Struktur tanahnya gembur
  3. Terpapar sinar matahari secara optimal
  4. Memiliki unsur hara yang cukup

Untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman, memang tidak cukup hanya dengan mengandalkan unsur hara alami yang berada di tanah.

Agar bisa mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman, Anda harus memberikan pupuk dasar pada lahan sebelum penanaman.

Pupuk yang bisa digunakan sebagai pupuk dasar yaitu pupuk kandang dan pupuk NPK 15-15-15 dengan perbandingan 30:1. Agar lebih optimal, Anda juga bisa membuat fermentasi pupuknya terlebih dahulu.

lahan indigofera
floradanfauna.com

Pilih Bibit yang Bagus dan Berkualitas

Agar tanaman yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus, maka bibit yang harus dipersiapkan juga harus bagus. Karena budidaya indigofera ditujukan untuk pakan ternak, maka Anda harus memilih bibit yang dapat menghasilkan daun lebat saat panen.

Oleh karena itu, pemilihan bibit dari generatif biji bisa menjadi pilihan. Selain menghasilkan perakaran yang kuat, bibit yang berasal dari biji juga memiliki ukuran tanaman yang lebih besar dengan usia tanaman yang lebih lama.

Cara pembibitan dari biji sendiri antara lain:

  1. Cari tanaman yang berukuran besar dan sudah berbuah. Sebelum itu, pastikan bahwa buah tersebut berasal dari biji yang memiliki daun lebat.
  2. Setelah dipastikan bahwa pohonnya memiliki daun yang lebat, maka ambil buah yang sudah matang yang ditandai dengan warnanya yang kehitaman.
  3. Jemur buah tanaman indigofera hingga kulitnya kering dan buah pecah sehingga isi bagian dalamnya keluar.
  4. Setelah didapatkan bijinya, Anda bisa langsung menyiapkan polybag yang sudah diisi dengan tanah humus untuk menyemai biji.
  5. Tanam biji sedalam kurang lebih 2 cm dan biarkan hingga tumbuh.
  6. Setelah tumbuh, lakukan penyiraman secara rutin hingga tanaman siap dipindahkan ke lahan.
biji-indigofera
sentratani.com

Baca Juga: Ingin Mengaplikasikan Pakan Ternak Fermentasi? Ketahui 3 Tips Ini Dulu

Lakukan Perawatan yang Sesuai

Untuk proses perawatan seperti penyiraman tanaman, Anda tidak harus menyiramnya setiap hari. Untuk budidaya indigofera, penyiraman bisa dilakukan selama 10 hari sekali atau dua minggu sekali.

Untuk mempermudah proses penyiraman, maka Anda bisa menggunakan pompa air. Selain proses penyiraman, proses penyiangan gulma juga tidak boleh ditinggalkan.

Gulma yang banyak tumbuh di sekitar tanaman tentu bisa menggangu pertumbuhan dan perkembangan, karena unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman diserap oleh gulma.

Proses penyiangan gulma ini bisa Anda lakukan sebulan sekali dengan menggunakan sabit atau cangkul. Pemupukan susulan juga harus dilakukan ketika tanaman sudah tumbuh besar.

Anda bisa menggunakan jenis pupuk yang sama seperti pada pemupukan dasar. Agar unsur hara dapat terserap maksimal, maka disarankan untuk menggunakan metode kocoran.

Dengan melakukan pemupukan susulan, maka pertumbuhan tanaman indigofera akan menjadi lebih stabil.

Panen Daun Ketika Sudah Memiliki Banyak Cabang

Ketika sudah berukuran cukup besar, maka tanaman indigofera bisa langsung dipanen daunnya. Namun agar proses panen selanjutnya bisa tetap berjalan, maka sebaiknya Anda menunggu hingga tanaman indigofera memiliki banyak cabang.

Ketika akan melakukan pemanenan, maka pangkas daun dan sisakan bagian batang utama sehingga dapat memudahkan proses panen selanjutnya. Proses pemanenan ini bisa dilakukan setiap 2-3 bulan sekali.

Agar pasokan daun pakan tetap terjaga, maka Anda bisa melakukan penanaman dengan interval lebih dekat sehingga pemanenan bisa dilakukan secara bergiliran.

Jangan Lupakan Perawatan Paska Panen

Walaupun tanaman indigofera telah melewati masa panen, Anda tidak boleh mengabaikan perawatannya. Perawatan paska panen tetap harus dilakukan untuk memacu pertumbuhannya kembali.

Untuk memacu pertumbuhan cabang dan juga daun baru pada tanaman indigofera, maka ada beberapa cara perawatan yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Buat larutan pupuk NPK 15-15-15 dengan melarutkan 1 gelas NPK dengan 35-45 L air. Setelah itu kocorkan pada tanaman indigofera paska panen. Untuk memacu pertumbuhan daun, Anda juga bisa menggunakan POC (Pupuk organik cair) daun yang banyak dijual di toko pertanian.
  2. Semprotkan POC pada bagian daun agar pertumbuhannya subur.

Itulah tadi beberapa tips budidaya indigofera yang bisa dicoba sendiri.

Dengan memiliki stok pakan dari tanaman indogofera yang dibudidayakan, Anda tentu tidak perlu khawatir jika kesulitan mencari pakan berkualitas di luar karena pakan ternak berkualitas bisa langsung dipanen dari pekarangan rumah.


Bagi kamu yang berminat untuk melakukan budidaya indigofera, tips diatas dapat Anda jadikan pedomannya. Selamat mencoba.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Memanfaatkan Daun Kopi Sebagai Pakan Ternak

Penulis: Novita Awalia Rahmah

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • http://ilmubudidaya.com/cara-menanam-indigofera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.