Budidaya Lobak Sampai Panen

Apakah kamu berencana untuk budidaya lobak? Pak Tani Digital akan membagikan tips-tips suksesnya, mulai dari penanaman hingga pemanenan.

Lobak merupakan tanaman jenis umbi yang biasa dimanfaatkan untuk sayuran. Tanaman lobak sering kita temui di daerah-daerah pegunungan, karena di daerah pegunungan memiliki tanah yang gembur dan cocok untuk tanaman ini.

Namun bagi kalian yang ingin membudidayakan lobak di daerahnya masing-masing bisa saja dilakukan dengan sedikit mengolah tanah agar tanah bisa gembur dan subur.

Lobak yang sering dibudidayakan ada tiga varian yang sering kita jumpai yaitu lobak putih, lobak merah dan rades. Selain digunakan untuk sayuran ternyata lobak juga memiliki banyak sekali manfaat. Manfaat lobak yaitu sebagai berikut:

  • Mengatasi batu ginjal
  • Mengatasi kulit kering dan berjerawat
  • Mengatasi rambut berketombe dan berminyak
  • Membantu penyembuhan liver yang bermasalah
  • Mengobati penyakit kuning
  • Membantu pengobatan kanker
  • Baik untuk menurunkan berat badan
  • Mengatasi masalah buang air kecil

Untuk membudidayakan lobak tentu tidak sesulit yang kita bayangkan. Karena lobak mampu tumbuh dengan menyesuaikan iklim daerah yang akan ditanami.

Tips Sukses Budidaya Lobak Sampai Panen

Pemilihan bibit unggul

Untuk mendapatkan bibit lobak kalian bisa membelinya di petani lokal, atau kalian bisa juga membelinya di toko pertanian. Jika di toko pertanian kalian masih tidak menemukan, kalian bisa membelinya secara online.

Biasanya harganya kisaran angka Rp 12.000-170.000 tergantung kemasan apa kalian membelinya. Bibit lobak yang bagus memiliki ciri biji tampak utuh tidak terlihat cacat, biji memiliki sedikit kadar air, biji memiliki tingkat keberhasilan berkecambah, dan yang terakhir biji tidak tercampur dengan biji-bijian lainya.

Menanam Lobak di dalam Pot

Persiapan media semai

Meskipun lobak jenis tumbuhan yang mudah untuk dibudidayakan, namun Anda semua tetap harus memperhatikan media tanam yang akan kita gunakan untuk menyemai. Agar hasil bibit yang akan kita tanam bisa tumbuh secara maksimal.

Apa saja yang di butuhkan untuk media tanam penyemaian-nya, kita semua harus menyiapkan tanah, polybag kecil/wadah untuk tanah, cetok, pupuk kandang dan air secukupnya.

Baca Juga: 5 Tips Tanam Brokoli di dalam Polybag

Penyemaian biji lobak

Untuk menyemaipun tidak terlalu sulit untuk dilakukan, caranya adalah campurkan tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1. Setelah itu kalian isi tanah yang sudah dicampur ke polybag yang sudah disediakan.

Setelah itu taburkan biji lobak ke polybag yang sudah diisi tanah dan uruk tipis-tipis, untuk setiap polybag taburi dengan 3-4 biji lobak agar bisa tumbuh secara maksimal. Sirami dengan air secukupnya secara teratur sesuai kebutuhan.

Pemindahan bibit lobak

Setelah bibit lobak sudah mulai tumbuh, kalian bisa memindahkanya ke media yang lebih besar lagi atau Anda bisa menggunakan planterbag saja untuk media tanam pembesaran.

Siapkan planterbag ukuran 28-50 liter, lalu isi planterbag dengan tanah yang sudah dicampur dengan kompos dengan perbandingan 1:1. Isi planterbag dengan tanah yang sudah dicampur setinggi 40-45 cm.

Setelah tanah diisi, lalu Anda lubangi bagian tengahnya sedalam 5 cm. Setelah tanam bibit lobak yang dari penyemaian ke media planterbag. Uruk dengan tanah, kemudian siram bibit lobak dengan air secukupnya, dan pastikan tanaman lobak terkena sinar matahari secara langsung.

Baca Juga: Budidaya Kol Lebih Mudah dengan 5 Langkah Ini

Budidaya Lobak

Perawatan dan proses panen

Untuk perawatan lobak juga tidak begitu rumit. Langkah-langkah perawatan yang harus kalian lakukan bisa lihat catatan di bawah.

  1. Beri pupuk pada tanaman lobak sekali saja pada awal penanaman.
  2. Sirami tanaman lobak dengan air secukupnya dua hari sekali.
  3. Siangi gulma yang tumbuh di sekitar tanaman lobak.
  4. Selalu kontrol tanaman lobak setiap saat, control dari serangan jamur dengan cara memastikan saluran pembuangan air berfungsi dengan baik.

Untuk masa panen lobak tentu tidak sama, akan bervariasi di setiap daerahnya. Ada yang panen 60-80 hari setelah tanam, tergantung perawatan dan iklim yang ada di daerah kalian masing-masing.

Tanah yang digunakan untuk menanam juga menjadi faktor utama bagi tanaman ini untuk tumbuh lebih bagus lagi. Untuk memanennya kalian bisa mencabut lobak seperti saat panen wortel dan umbi jalar.


Itulah 5 tips dalam budidaya lobak sampai panen. Bagaimana Sobat PTD? Apakah kamu tertarik untuk mencobanya?

Jangan lupa SHARE artikel pertanian ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: 4 Tips Sukses Budidaya Terong Agar Cepat Panen

Penulis: Ahmad Masruchi Anwar

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Referensi:

  • https://ilmubudidaya.com/cara-menanam-lobak
  • https://bibitonline.com/artikel/cara-budidaya-lobak-putih
  • http://www.materipertanian.com/cara-budidaya-lobak/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.