Budidaya Keong Mas

Kalau Anda bertanya, seperti apa cara mudah budidaya keong mas, maka jawaban-nya adalah sangat mudah. Jika Anda serius, ini akan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Kenapa begitu? Karena kita bisa memproduksi keong mas yang kaya protein ini dengan mudah dan cepat.

Perkembangbiakan keong mas sangat cepat. Keong mas, di mata petani masih dianggap sebagai hama, sampai harus dimusnahkan. Petani sampai harus mengeluarkan biaya untuk membeli obat kimia pembasmi keong mas karena perkembangbiakannya yang sangat cepat.

Jika saat ini keong mas bertelur, sebulan kemudian, telur-telur itu sudah berubah menjadi keong mas baru yang juga siap bertelur kembali.

Sekarang kita bayangkan, apa yang akan terjadi jika kita membudidayakan keong mas secara intensif?

Menurut situs Kementerian Pertanian, kandungan protein keong mas mencapai 10 – 14%. Itu sudah lebih dari cukup sebagai bahan baku penyedia kebutuhan protein hewan ternak peliharaan kita.

Ya, di tulisan kita kali ini, Pak Tani Digital akan fokus pada cara budidaya keong mas dengan orientasi hasil untuk sumber protein hewan ternak. Kita belum akan mengupas keong mas sebagai salah satu bahan pangan yang sudah kian merambah luas ke dunia kuliner.

Baiklah, kita kupas saja bagaimana cara budidaya keong mas sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Penyiapan Kolam Budidaya Keong Mas

Ada 2 pilihan untuk budidaya keong mas. Pertama, menggunakan kolam bekas atau kolam yang mungkin ada tapi tidak terpakai.

Ini menjadi pilihan ekonomis ketimbang harus membuat kolam khusus, apalagi kolam berbahan semen yang tentunya membutuhkan modal lumayan.

Pilihan kedua, membuat kolam terpal karena modal tidak sebesar jika harus membuat kolam semen. Dalam membuat kolam terpal, tinggal sesuaikan dengan luas lahan yang ada.

Misalnya, jika kita merencanakan membuat kolam berukuran 4 x 5 m, maka pilihan terpalnya berukuran minimal 5 x 6 m dengan asumsi kita menginginkan ketinggian bibir kolam terpal 0,5 meter.

Baca Juga: Cara Mengatasi Hama Keong Mas pada Padi

Keong Mas

Cara untuk membuat kolam terpal budidaya keong mas, siapkan bahan penyangga sebagai penyangga bakal bibir kolamnya. Bisa terbuat dari bamboo atau papan kayu.

Kemudian ,pasang di lahan yang hendak dipakai. Susun menjadi kotakan panjang x lebar. Setelah itu, pasang tonggak-tonggak sebagai penyangga papan. Setelah terpasang kokoh, baru kita pasang terpal di bagian dalam melapisi ruang kotakan yang ada.

Setelah terpasang, isi kolam dengan ketinggian air antara 20 – 25 cm saja. Jika itu kolam terpal, maka berilah ranting atau bahan lainnya yang bisa menjadi media rambatan keong mas bertelur. Jika kolam semen, maka itu tidak diperlukan karena keong akan merambat melalui dinding kolam

Setelah itu, kolam akan lebih bagus lagi dikasih tanaman air, seperti enceng gondok atau tanaman apung seperti apu-apuan, misalnya.

Letakkan kolam di areal yang dapat sinar matahari cukup. Dengan sinar yang cukup, produksi lumut dan ganggang secara alami di kolam akan mudah terjadi. Lumut atau ganggang merupakan makanan alami anakan keong mas.

Usahakan letak kolam sedikit berjauhan dari rumah tinggal karena air kolam berbau tidak enak. Ada beberapa cairan probiotik yang dipakai untuk menghilangkan bau.

Cairan probiotik juga bisa membantu perkembangbiakan keong mas lebih optimal. Tapi, penggunaannya akan menambah pengeluaran tersendiri.

Tabur Bibit Keong Mas

Berikut ini adalah hal-hal yang harus dilakukan untuk penaburan bibit keong mas.

  1. Bibit keong mas bisa dicari di sawah atau rawa-rawa.
  2. Cari keong dewasa yang sudah bertelur
  3. Usahakan ukurannya sama
  4. Bibit keong mas yang didapat, ditampung dulu semalam. Jangan langsung dimasukkan ke kolam.
  5. Hati-hati saat memasukan ke kolam agar tidak ada yang pecah dan mati.
Keong Mas di Sawah
Keong Mas di Sawah

Pemeliharaan

Setelah menaburkan bibit keong mas, maka langkah selanjutnya adalah pemeliharaan.

  1. Berilah makanan dedaunan lunak atau sayuran limbah pasar. Jangan memberikan yang busuk
  2. Pemberian pakan 3 – 4 kali sehari, yakni pagi, siang, sore,dan malam
  3. Berikan pakan dalam jumlah cukup agar petumbuhan keong mas optimal
  4. Sekitar 1 pekan, sebagian keong mulai bertelur. Untuk itu,pastikan kolam bebas dari hama yang bisa memakan telur-telur keong

Panen Keong Mas

Budidaya keong mas sangat mudah. Sekitar 1 bulan setelah menebar benih, kita sudah bisa mulai panen, terutama untuk keong yang saat ditabur masih anakan.

Tapi, secara keseluruhan, ada 2 pola panen dalam budidaya keong mas.

  1. Ambil semua keong berukuran besar. Dengan model seperti ini, maka nanti akan ada penebaran benih keong mas lagi. Begitu seterusnya.
  2. Panen sebagian, dimana pembudidaya hanya mengambil sebagian keong yang sudah dewasa dan meninggalkan yang masih anakan.

Selamat mencoba budidaya keong mas, sumber protein hewan ternak dan mudah dibudidayakan.

Baca Juga: Cara Mengolah Keong Mas Menjadi Pupuk Organik Cair

Penulis: Fuad Bakhtiar

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber gambar utama: kepogaul.com

Referensi

  • https://ilmubudidaya.com/cara-budidaya-keong-mas-di-kolam-terpal
  • https://www.pertanianku.com/20527-2/
  • https://tanipedia.co.id/cara-budidaya-keong-mas-prospek-yang-menjanjikan/
  • https://www.maxmanroe.com/usaha-budidaya-ternak-keong-mas.html
  • https://www.pertanian.go.id/home/?show=news&act=view&id=3188

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.