perkebunan

Mau tau informasi mengenai strategi untuk perkuat ekspor perkebunan? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinya. Simak ulasnanya!

Ekspor Perkebunan

Strategi Perkuat Ekspor Perkebunan

perkebunan
liputan6.com

Baca juga: Akibat Corona Kopi Jadi Senjata Hadapi Pelemahan Ekonomi

Sejak awal 2020, perekonomian dunia diguncang dengan adanya wabah virus corona (Covid-19) yang berasal dari China. Kehadiran Covid-19 yang kini telah menjadi pandemi berdampak besar bagi perekonomian global.

Mengingat China merupakan negara yang perekonomiannya sangat berpengaruh di dunia, maka hal ini pasti berdampak pada perekonomian negara lain yang menjadi mitra dagangnya, salah satunya Indonesia.

Adanya virus corona membuat kegiatan ekspor hasil perkebunan seperti sawit, kelapa, kakao, karet, kopi, teh, lada, pala, cengkeh, kayu manis asal Indonesia

Menjadi komoditas perkebunan yang rutin di ekspor ke negara China menjadi sangat terhambat.

Kementerian Pertanian telah mengambil langkah dengan mengkaji alternatif tujuan pasar ekspor komoditas perkebunan .

Sebagai bentuk antisipasi menurunnya permintaan China terhadap ekspor komoditas perkebunan Indonesia pada 2020.

Himbauan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, bahwa sektor pertanian harus menjadi sektor yang paling tangguh dalam menghadapi berbagai krisis.

Tidak hanya fokus dalam peningkatan produksi tetapi juga akan berupaya untuk mencari alternatif pasar tujuan ekspor.

Ada enam strategi utama untuk memperkuat ekspor perkebunan Indonesia di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Pertama adalah lobi perdagangan dengan negara mitra baru, termasuk untuk mengupayakan direct ekspor terhadap komoditas yang selama ini di re-ekspor melalui China.

Kedua akan melakukan lobi terhadap kesepakatan tarif bea masuk di negara tujuan dan memberikan kemudahan perdagangan bilateral, seperti untuk Sugar, Vanaspati ghee dan komoditas lainnya

Ketiga tentu dengan Meningkatkan jaminan atas kualitas, brand image, dan ketersediaan produk secara kontinu.

Keempat akan berupaya meningkatkan kerja sama perdagangan untuk peningkatan akses pasar, melalui optimalisasi pemanfaatan perwakilan Indonesia di luar negeri, kerja sama yang sudah berjalan dipercepat, dan tentunya dengan melakukan pengembangan kesepakatan baru.

Kelima akan berupaya meningkatkan konsumsi domestik. Contohnya seperti program B-30 untuk CPO, aspal karet untuk karet, kopi, gula semut, dan komoditas lainnya.

Keenam adalah optimalisasi pelayanan jaringan informasi dan komunikasi secara terorganisasi antara Business to business (B to B) dan goverment to goverment (G to G).

Dorong Peningkatan Ekspor

perkebunan
merdeka.com

Baca juga: 9 Strategi Menyelamatkan Ekonomi RI Saat Corona

Sebagai contoh untuk sawit, berdasarkan analisis, tahun ini penyerapan China terhadap komoditas tersebut dipastikan menurun.

Untuk mengantisipasi hal ini kita akan dorong peningkatan Ekspor sawit ke India, Pakistan, Bangladesh dengan kenaikan sebesar 20%.

Amerika Serikat 5%. Selain itu ekspor ke Tunisia, Turki, Mesir, Aljazair, Maroko dan Iran naik sebesar 10%, untuk konsumsi dalam negeri kami targetkan naik 5%.

Sedangkan untuk ekspor karet 2020, telah mempersiapkan target-target peningkatan, dan negara-negara alternatif tujuan ekspor karet selain Cina.

Selain itu, akan dorong ke Jerman dan Perancis dengan besar kenaikan 10%, Amerika Serikat dan Argentina 10%.

Jepang dan Korea Selatan naik 7,5%, Afrika Selatan hingga 2,5%, untuk konsumsi dalam negeri kami targetkan meningkat hingga 5%.


Itulah informasi mengenai strategi perkuat ekspor hasil perkebunan ditengah pandemi corona. Semoga informasi yang diberikan bermanfata ya sobat PTD!

Baca juga:  Ekspor Produk Sawit Turun Akibat Adanya Corona

Sumber: Detikfinance.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.