Startup Sosial Petani Indonesia
Mau tau informasi mengenai beras sehat ramah lingkungan? Berikut Pak Tani Digital akan memberikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!
Beras Sehat
Pestisida Ramah Lingkungan

Perubahan ekosistem tumbuhan mengakibatkan meledaknya populasi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Tingginya populasi OPT dan penyakit tumbuhan dapat mengakibatkan penurunan tingkat produksi tanaman.
Untuk mengatasi masalah tersebut penggunaan pestisida kimia sintetik menjadi jalan alternatif bagi petani sehingga mempermudah kinerja untuk bertani.
Pdahal sebenarnya penggunaan pupuk kimia akan berdampak negatif terdahap ekosistem, seperti pencemaran air, mengeraskan tanah.
Membunuh musuh alami dari hama itu sendiri bahkan meracuni manusia. Apalagi jika penggunaannya secara terus menerus dan dalam jangka panjang.
Penggunaan pestisida nabati merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi pestisida kimia karena pestisida nabati ini berbahan dasar tumbuhan.
Kini pestisida nabati menjadi terobosan untuk membasmi hama dan penyakit tumbuhan. Selain itu juga berfungsi sebagai pupuk yang menyuburkan tanaman dan menjaga keseimbangan ekosistem alam.
Beras Sehat Ciptaan Petani

Kementerian Pertanian (Kementan) juga mendukung penggunaan pestisida nabati (pesnab) untuk mengendalikan hama penggerek batang padi. Pesnab semakin diminati petani sebagai pilihan pertama saat tanaman terkena hama atau penyakit.
Karena penggunaan nya aman bagi lingkungan dan tidak menimbulkan resistensi hama di kemudian hari dan produk yang dihasilkan bebas dari residu yang berbahaya.
Kesadaran petani tentang pertanian ramah lingkungan semakin tinggi, hal itu dibuktikan sejumlah kelompok Perkumpulan Petani Poktan Gapsera Sejahtera Mandiri, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah.
Yang mengembangkan beras sehat bebas pestisida guna membentuk pertanian berkeanjutan.
Produksi beras sehat ini telah dilakukan sejak tahun 2018 dan dari 16 jenis telah diperiksa dan dinyatakan bebas residu. Beras sehat dengan merek dagang “Berasera”
Menggunakan pestisida nabati sehingga menghasilkan produk yang ramah akan lingkungan.
Selain oenggunaan pestisida nabati, petani juga menggunakan pupuk organik untuk memicu pertumbuhan padi menjadi lebih baik, beras ini dihargai sebesar Rp 6.500 per lima kilo gram dipasaran.
Beras ini bisa diproduksi hingga mencapai 60 ton per musim dan masih berada dalam cakupan kualitas premium, sebab belum ada regulasi yang mengatur untuk beras sehat.
Dengan menggunakan beragam bahan pengusir hama yang ramah lingungan maka tanah yang ditanami tidak mengandung racun setra akan tetap subur dan dengan begitu.
Petani sangat berharap pemerintah bisa memfasilitasi beras sehat dan dapat di distribusi hingga ke luar negri dan dapat bersaing dengan beras lainnnya.
Itulah informasi menganai beras sehat yang ramah lingkungan. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!
Baca juga: Beras Turun Mutu Dilelang untuk Etanol
Sumber: Antranews.com
Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di .
Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di