Ingin Budidaya Bunga Krokot? Berikut 11 Cara dan Perawatannya

Apakah kamu tertarik untuk melakukan budidaya bunga krokot? Jika ya, maka artikel ini cocok buat kamu. PTD akan mengulasnya disini.

Bunga krokot mungkin belum populer di sebagian besar masyarakat Indonesia. Bunga krokot juga memiliki nama lain yaitu Moss Rose. Memiliki warna bunga yang sangat indah, takheran banyak orang yang menjadikan bunga krokot sebagai tanaman hias.

Berbeda dengan di pedesaan, tanaman ini banyak tumbuh dipekarangan rumah dan dianggap sebagai tanaman liar, bahakan sebagian dianggap gulma.

Tanaman krokot termasuk tanaman yang mudah di budidayakan, terbukti dari tanpa adanya perawatan sudah tumbuh subur. Selain itu, tanaman ini sangat kecil kemungkinan untuk mati, jadi Anda tidak perlu khawatir.

Bunga krokot ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, pada daun tanaman terdapat kandungan zat baik bagi tubuh, diantaranya yaitu kalsium, tanin, saponin, phospat, zat besi, vitamin A, vitamin B, vitamin C, magnesium, mangan, sodium, fosfor, dan banyak lagi.

Adapun manfaat dari kandungan seperti yang di atas yaitu:

  1. Obat diare
  2. Mencegah sakit ambien
  3. Obat disentri
  4. Obat wasir
  5. Anti hipertensi
  6. Melancarkan peredaran darah
  7. Menenangkan pikiran
  8. Mencegah infeksi pada saluran kencing
  9. Meringankan gejala asma
  10. Obat cacingan
  11. Mampu mengeluarkan racun dari dalam tubuh

Tanaman krokot bisa dijadikan tanaman hias dan baik untuk kesehatan, dan diolah sebagai teh krokot. Hal itu, tentu akan menguntungkan Anda jika membudidayakannya di rumah Anda.

Budidaya Bunga Krokot

Bagi Anda yang tertarik untuk budidaya bunga krokot, berikut ini akan di jabarkan langkah-langkah tanam bunga krokot dalam pot yaitu:

Persiapan Tanam dalam Media Pot

Pertama-tama siapkan terlebih dahulu media potnya. Jenis pot yang digunakan dapat berupa plastik polybag maupun pot ember jenis plastik atau gerabah.

Jika sebagai bunga hias, sebaiknya menggunakan pot ember yang dapat menambah kesan estetika serta mudah di letakan dibawah maupun di gantung. Untuk ukuran potnya pilihah jenis yang kecil hingga yang sedang.

tanaman krokot
tokopedia.com

Baca Juga: Ingin Menanam Bunga Marigold? Berikut ini Langkah-Langkahnya

Pengisian Tanah

Setelah mendapatkan pot yang diinginkan,, selanjutnya yang kamu lakukan adalah mengisih tanah ke dalam pot.

Caranya sama dengan menanam bunga mawar dan bunga lavender yang menggunakan tanah humus, begitupun dengan menanam bunga krokot. Mengapa menggunakan tanah humus, karena tanah nya gembur menyuburkan tanaman.

Apabila sulit untuk mendapatkan tanah humus, Anda dapat membelinya di took tanaman hias. Agar lebih hemat, Anda dapat membuatnya sendiri.

Berikut cara pembuatan tanah humus:

  1. Dari sisa-sisa daun atau akar halus kering, sekam, bubuk kayu dan tanah gembur dikumpulkan dan di campurkan menjadi satu.
  2. Larutkan sedikit EM4, seperti 1 sendok gula dengan 1 liter air lalu tambahkan bakteri EM4 kemudian diamkan selama 24 jam
  3. Siram larutan EM4 ke adonan tanah kemudian campur hingga merata
  4. Tutup kembali tanah lalu tunggu kira-kira 2 minggu.

Dari hasil penguraian limbah organik dengan tanah akan menjadi tanah humus yang gembur bagus untuk tanaman bunga krokot.

Pemberian Pupuk Dasar

Tanah humus yang sudah jadi dimasukan kedalam pot ember, lalu pupuk dasar diberikan kembali. Berikut ini caranya:

  1. Berikan lubang pada tengah-tengah tanah dalam pot.
  2. Pada bagian dasar diisi dengan pupuk organik butiran yang dijual banyak di toko pertanian, perpot diisi sebanyak 1 genggaman tangan saja.
  3. Kemudian tutup kembali tanah dan sirami tanah tersebut. Media pot siap ditanami.

Penanaman Benih

Bunga krokot dapat juga ditanam melalui biji atau dari potongan batang. Agar usia tanaman Anda dapat bertahan lebih lama, maka gunakan metode penanaman dari biji.

Pertama siapkan biji bunga krokot yang akan ditanam dalam wada pot yang sudah disiapkan terlebih dahulu. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Berikan lubang dengan dalam kurang lebih 2 cm pada bagian tengah pot.
  2. Kemudian lubangnya di isi biji bunga krokot
  3. Setiap pot ditanami 1-3 biji bunga tergantung ukuran wadah pot
  4. Kemudian tutup kembali lalu siram dan ditunggu hingga tumbuh.

Setelah benih tumbuh sebaiknya tidak langsung diletakan di daerah yang terik matahari. Sebaliknya tempatkan pada area yang teduh, agar tanaman tumbuh lebih cepat. Setelah berusia 1 minggu barulah Anda dapat meletakannya di tempat yang di inginkan.

Bunga Krokot Pot
missrisna.com

Penataan Pot

Sebaiknya tanaman bunga krokot tidak menggunakan pot besar, karena akan lebih cocok menggunakan ukuran yang kecil hingga yang sedang. Untuk peletakan pot sebaiknya disesuaikan dengan ukurannya, karena pot memiliki ukuran yang berbeda-beda.

Tanaman krokot umumnya tidak tumbuh tinggi, akan lebih bagus apabila diletakan dibagian depan teras. Pot yang berukuran sedang sebaiknya diletakan dekat dengan tiang penyangga teras.

Untuk pot yang berukuran kecil, baiknya digantung di teras. Untuk peletakannya, akan lebih bagus apabila di gantung dibagian kanan dan dibagian kiri teras. Dengan bunga krokot pot gantung, akan menambah kesan asri dan alami rumah Anda.

Baca Juga: 6 Tips Merawat Bunga Anggrek Supaya Cepat Berbunga

Penyiraman Tanaman

Setelah Anda mengetahui cara penanaman, maka Anda juga harus mengetahui cara perawatannya juga salah satunya yaitu penyiraman pada tanaman.

Penyiraman merupakan bagian penting dari setiap budidaya. Hal itu, karena tanaman sangat bergantung pada air. Untuk pot yang dibawah disiram 5 hari sekali, sedangkan pot yang tergantung disiram 3 hari sekali, karena intervalnya lebih pendek.

Agar tanaman lebih cepat tumbuh, maka saat penyiraman dilakukan dapat ditambah dengan pupuk organik cair dahulu. Hal itu, dapat menyuburkan tanaman krokot agar lebih cepat bertumbuh.

Penyiangan

Penyiangan pada tanaman bunga krokot dilakukan hanya sebulan sekali bahkan lebih jarang lagi. Hal ini karena tanaman di dalam pot memiliki permukaan tanah lebih sedikit, hingga peluang untuk ditumbuhi rumput liar juga kecil.

Pemupukan Susulan

Tanaman bunga krokot adalah jenis tanaman yang cepat tumbuh, walaupun minim perawatannya. Maka dari itu, kita tidak perlu melakukan pemupukan NPK.

Pemupukan yang perlu kita lakukan adalah tambahan pada pupuk dasarnya saja, 2-3 bulan sekali lakukan pemupukan pada tanaman.

Agar mudah pengaplikasiannya, maka dapat menggunakan pupuk organik butiran, dengan cara menggali pada bagian pinggiran pot lalu diisi dengan butiran pupuk. Kemudian tutup kembali pupuk, dan siram dengan air.

Pergantian Tanaman Krokot

Jenis tanaman krokot ini bukanlah tanaman yang dapat hidup hingga bertahun-tahun. Umumnya tanaman yang ditanam dari biji-bijian hidup 5-6 bulan, sedangkan yang jenis batang biasanya kurang dari 3 bulan.

Karena hal itu, Anda perlu mengganti tanaman apabila sudah mendekati batas usianya. Berikut ini tanda-tanda apabila tanaman akan mati:

  1. Daun yang menguning dan kering.
  2. Batang akan kering dan menyusut.
  3. Daun yang mulai gugur.
  4. Bunga tidak lagi muncul.

Apabila tanaman sudah menunjukan tanda-tanda seperti diatas, maka yang kamu lakukan adalah menggantinya dengan tanaman krokot yang baru. Kamu dapat memanfaatkan tanahnya untuk dipakai kembali setelah tanah dari sisa akar dibersihkan.

Mengatasi Hama dan Penyakit

Jenis hama yang sering menyerang tanaman adalah serangga seperti ulat dan semut. Untuk itu, Anda dapat memanfaatkan insektisida semprot untuk mengatasinya.

Tanaman krokot sangat jarang terserang penyakit, walaupun begitu bakteri dan jamur patogen bisa saja menyerang tanaman hingga mati.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda dapat menyiramnya dengan fungisida apabila melihat gejala pada tanaman yang layu walaupun sudah disirami. Penyiraman dianjurkan agar tidak sering dilakukan, karena akan menyebabkan akar tanaman busuk.

Pemanfaatan Tanaman

Setelah Anda mengetahui cara budidaya bunga krokot, maka kini Anda sudah dapat menanamnya sendiri di rumah. Agar memberikan manfaat yang ekonomis bagi Anda, maka kamu dapat menjualnya sebagai tanaman bunga hias.

Pada saat ingin menjualnya, sebaiknya kamu menjual tanaman yang masih berusia 1 bulan, agar sipembeli memiliki banyak waktu pada saat tanaman mengeluarkan bunga.


Nah itulah cara budidaya bunga krokot yang dapat Anda lakukan dirumah. Selamat mencoba.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Ingin Budidaya Bunga Aster? Ini Dia 5 Langkah Mudahnya

Penulis: Donda Situmorang

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

 

 

 

 

One thought on “Ingin Budidaya Bunga Krokot? Berikut 11 Cara dan Perawatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.