Cara Budidaya Lengkeng dari Rumah

Lengkeng merupakan salah satu buah yang berasal dari Asia Tenggara. Buah ini berbentuk bulat, coklat kekuningan, licin, berbutir-butir, berbintil kasar dan bergantung pada jenisnya. Daging buah ini tipis berwarna putih agak bening. Terkadang buah ini memiliki bau yang agak keras.

Buah ini banyak digemari oleh masyarakat Asia Tenggara bahkan di Indonesia banyak sekali penikmat buah kecil ini. Selain rasanya yang enak dan manis buah ini juga dimanfaatkan untuk berbagai fungsi, seperti bijinya dimanfaatkan untuk mencuci rambut karena saponim yang dikandungnya.

Selain itu biji, buah, daun dan bunga lengkeng juga banyak dimanfaatkan sebagai obat-obatan tradisional di Tiongkok. Bahkan sampai ke kayu Lengkeng ini pun dapat dimanfaatkan untuk membuat konstruksi ringan dalam rumah dan bahan perkakas. Karena itulah tidak sedikit yang mencoba budidaya buah ini sendiri di rumah.

Budidaya Lengkeng

Untuk melakukan budidaya pohon lengkeng agar berbuah banyak maka pada artikel ini akan dibagikan tipsnya.

budidaya lengkeng

Sumber: id.wikipedia.org/wiki/Lengkeng

Pemeliharaan

Sebelum melangkah lebih jauh, kita harus tahu terlebih dahulu karakteristik pohon yang akan dibudidayakan. Untuk penyiraman buah ini, kita hanya perlu menyiram sekitar 1-2 gayung saja karena jika air terlalu berlebihan akan membuat akarnya busuk. Sementara untuk pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang untuk pemupukan pertama dan dilanjut NPK untuk bulan berikutnya.

Pemupukan dilakukan hanya sekali saja dalam sebulan dengan perbandingann 16:16:16. Pada saat pohon dalam tahap oertumbuhan dan pembuahan lakukan pemangkasan untuk menumbuhkan cabang baru. Ini berguna untuk meningkatkan kualitas dari buah khusunya jika dilakukan pada saat memasuki tahapan pembuahan dimana pemangkasan dilakukan pada tandan bunga, tandan buah dan tunas air.

Pembudidayaan Pohon Lengkeng

Kemudian jika sudah tiba di masa pembuahan pertama, pohon akan menghasilkan bunga yang kurang bagus dan daging yang kurang tebal. Ketebalan daging akan semakin bertambah pada saat pohon sudah berbuah untuk kedua atau ketiga kalinya. Untuk mendapat buah berkualitas pada pembuahan pertama lakukan perontokan bunga. Perontokan bunga dapat meningkatkan pertumbuhan bunga dan cabang. Jika bunga kedua sudah muncul tetapi cabang belum lakukan perontokan kedua.

Pohon lengkeng baiknya disimpan di tempat yang terpapar matahari 6-7 per hari dengan intensitas yang sesuai dengan sifat pohon lengkeng. Usahakan juga untuk melakukan penggantian media tanam sebulan sekali untuk mencegah media tanam mengeras. ( https://www.pertanianku.com/tips-agar-pohon-lengkeng-mudah-berbuah/ ).

Pemanenan

Pada proses panen usahakan dilakukan pagi hari untuk mengurangi penguapan air dari buah dan menghindari panas karena sengatan matahari. Meskipun begitu, panen saat hujan pun tidak dianjurkan. Proses panen harus dilakukan secara baik dan hati-hati. Karena jika tidak kerusakan buah saat panen akan membuat pembusukan buah lebih cepat. Buah dipanen dengan memotong tandan buah, atau butiran buah dipanen langsung dan letakkan pada wadah seperti plastik atau bambu. Buah yang sudah dipanen diletakkan di tempat yang teduh.

Baca juga: Begini 5 Tips Budidaya Lengkeng Supaya Cepat Berbuah

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Gambar utama: Pixabay.com


sumber: http://balitjestro.litbang.pertanian.go.id/pemanenan-buah-lengkeng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.