Cara Budidaya Terong Belanda Dengan Cara Mudah

Mau budidaya terong belanda? Mau tau cara mudahnya? Pak Tani Digital akan membagikan informasinya. Berikut ulasannya!

Terong Belanda

Apa itu buah terong belanda?

terong belanda
pinterest.com

Baca juga: 4 Tips Membudidayakan Mangga yang Berbuah Manis

Terong belanda atau terung belanda adalah jenis tanaman anggota keluarga terung-terungan (Solanaceae) telah mempunyai penggemarnya sendiri.

Tanaman ini paling cocok hidup di daerah dataran tinggi dengan suhu 22-20ºC dengan pH tanah antara 5-6. Bila ditanam di suhu yang panas tanaman ini akan susah berbuah bahkan bisa mati karena tunasnya tidak dapat menerima panas matahari secara langsung.

Kandungan nutrisi pada terong belanda ini yaitu Vitamin C, E, A yang mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh untuk kekebalan tubuh, mengendalikan diabetes, dan baik untuk kesehatan kulit, mata dan jantung

Dengan segala keunggulan dan manfaat terong belanda, tentu akan mengundang pula peluang yang bisa diraih dari budidaya tanaman ini. Terong yang mudah tumbuh ini dapat menjadi sebuah kesempatan untuk menambah penghasilan.

Cara Budidaya Terong Belanda

terong belanda
tokopedia.com

Baca juga: Cara Budidaya Buah Salak Pondoh di Pekarangan Rumah

Berikut cara mudah untuk membudidayakan terong belanda :

  1. Persemaian

Persemaian dilakukan dengan menggunakan bedengan dan memerlukan waktu 1,5 bulan hingga muncul daun kecil dan siap untuk dipindahkan ke lahan tanam.

  1. Penanaman

Buatlah bedengan dengan tinggi sekitar 40 cm x 120 cm dan panjang menyesuaikan lahan, jarak antar bedengan adalah sekitar 50 cm guna sebagai sistem drainase atau parit untuk penyiraman.

Campurkan tanah dengan pupuk organik sekitar 1 minggu, setelah 1 minggu lobang yang telah dibuat masukkan benih 2-3 biji kedalamnya, persemaian sebaiknya dilakukan pada sore hari.

  1. Pemeliharaan
  • Penyiraman dilakukan 3 hari sekali secara rutin, jika berbunga dilakukan 2 hari sekali
  • Pemupukan tingkat I dengan pupuk dasar usia 7-14 hari setelah penanaman, tingkat II pada saat sudah berbunga pada takaran tertentu. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk kandang, urea, TSP dan Kcl
  • Pengendalian hama dan penyakit menggunakan inteksida atau fungisida yang digunakan sesuai dosis yang dianjurkan
  1. Pemanenan

Terong belanda dipanen biasnaya berusia 4 bulan dan dipanen 6-7 kali. Untuk menghindari kerusakan pada proses pemanenan sebaiknya pengambilan terong di lakukan dengan cara pengguntingan  atau pemetikan  pada bagian tangkai tanaman terong belanda.


Itulah cara budidaya yang mudah pada terong belanda. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya sobat PTD!

Baca juga: Budidaya Lengkuas di dalam Pot, Terapkan 5 Langkah ini

Penulis: Rini Itona

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.