Beberapa Dampak Pemupukan Yang Berlebihan Terhadap Tanah

Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai dampak yang di timbulkan oleh pemupukan yang berlebihan terhadap tanah.

Pemupukan

Apa Tujuan Pemupukan

pixabay.com

Baca Juga : Perbedaan Antara Kopi Arabika Dan Kopi Robusta

Hal yang cukup penting dalam meningkatkan produksi tanaman adalah dengan penggunaan pupuk sebagai nutrisi bagi tanaman.

Pupuk berperan sebagai sumber makanan tanaman untuk membantu pertumbuhan dan produksi tanaman.

Setelah mengetahui bahwa kebutuhnan pupuk diperlukan untuk meningkatkan produksi dan memperlancar pertumbuhan tanaman secara normal.

Jenis dan jumlah pupuk perlu dipertimbangkan. Penggunaan pupuk yang tepat jenis dan tepat jumlah akan memberikan hasil terbaik selama proses budidaya tanaman.

Selama pengaplikasian pupuk, waktu yang tepat perlu diperhatikan karena kebutuhan jenis pupuk dan jumlahnya memiliki spesifikasi yang berbeda setiap fase tumbuh tanaman.

Hal terakhir mengenai cara pemupukan yang tepat, dengan cara pengaplikasian pupuk di lahan secara tepat dapat memberikan keuntungan yang optimal.

Pupuk yang diberikan dapat dimanfaatkan secara keselurahan oleh tanaman bila metode yang diberikan saat pemberian pupuk sesuai aturan pakai.

Dampak Dari Pemupukan Terhadap Tanah

pixabay.com

Baca Juga : Penanganan Pasca Panen Kubis Guna Menjaga Kualitas Layak Ekspor

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pupuk memegang peranan penting dalam pertumbuhan hasil pertanian.

Sayangnya, masih banyak yang belum mengerti bahwa fungsi pupuk bisa maksimal apabila digunakan dalam kadar yang tepat.

Masalahnya, banyak petani di Indonesia yang hanya mengandalkan naluri dan pengalaman dalam menggunakan pupuk.

Mereka menganggap bahwa semakin banyak pupuk yang diberikan, maka akan semakin baik pula efeknya terhadap hasil pertanian.

Padahal, yang terjadi justru sebaliknya. Apalagi jika petani mencampurkan pupuk A dengan pupuk B atau C.

Kandungan kimia yang ada di dalam tiap pupuk bisa saling bereaksi sehingga menimbulkan kerugian terhadap kondisi pertanian.

Untuk itu, mari ketahui dulu akibat penggunaan pupuk secara berlebihan berikut ini.

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pupuk memegang peranan penting dalam pertumbuhan hasil pertanian.

Sayangnya, masih banyak yang belum mengerti bahwa fungsi pupuk bisa maksimal apabila digunakan dalam kadar yang tepat.

Masalahnya, banyak petani di Indonesia yang hanya mengandalkan naluri dan pengalaman dalam menggunakan pupuk.

Mereka menganggap bahwa semakin banyak pupuk yang diberikan, maka akan semakin baik pula efeknya terhadap hasil pertanian.

Padahal, yang terjadi justru sebaliknya. Apalagi jika petani mencampurkan pupuk A dengan pupuk B atau C.

Kandungan kimia yang ada di dalam tiap pupuk bisa saling bereaksi sehingga menimbulkan kerugian terhadap kondisi pertanian.

Untuk itu, mari ketahui dulu akibat penggunaan pupuk secara berlebihan berikut ini.

Mengganggu mikroorganisme dalam tanah

Sebelum menggunakan pupuk secara berlebihan, ingatlah bahwa tanaman bukanlah satu-satunya makhluk hidup yang bergantung pada tanah.

Di dalam tanah juga terdapat cacing tanah dan mikroorganisme lain yang hidup.

Bisa menjadi racun bagi tanaman

Coba cek kembali, apakah pupuk yang Anda gunakan mengandung kalium? Apabila digunakan secara berlebihan, kandungan kalium tersebut bisa mengganggu keseimbangan basa pada tanah pertanian sehingga berpotensi merusak tanaman.

Menghambat pembusukan bahan organik

Masih berhubungan dengan poin pertama, pupuk kimia yang digunakan dalam jumlah terlalu banyak bisa menyebabkan risiko kematian mikroorganisme.

Padahal, berbagai mikroorganisme tersebut berfungsi menguraikan bahan-bahan organik di dalam tanah demi meningkatkan kesuburuan.

Apabila banyak mikroorganisme yang mati, tentunya tanah lahan pertanian Anda menjadi tidak subur sehingga berpengaruh buruk terhadap hasil pertaniannya pula.

Biaya operasional membengkak

Semakin banyak pupuk yang Anda gunakan, maka akan semakin banyak pula biaya yang harus Anda keluarkan.

Padahal, belum tentu seluruh pupuk yang Anda sebar diserap dengan baik oleh tanaman. Biasanya tanaman hanya mengambil unsur hara secukupnya dari lingkungan lahannya.

Alhasil, kelebihan pupuk pun jadi terbuang sia-sia padahal Anda sudah mengeluarkan cukup banyak biaya.


Itulah informasi mengenai beberapa dampak yang ditimbulkan dari pemupukan yang berlebihan terhadap tanah. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!.

Baca Juga : Ketahanan Pangan Saat Pandemi dan Solusinya

Sumber : Kompas.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.