Ekspor Hasil Olahan Perikanan dari Belitung

Mau tau informasi mengenai hasil olahan perikanan? Berikut Pak Tani Digital akan membagikna informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Ekspor Hasil Olahan Perikanan

Olahan Perikanan dari Belitung

ekspor perikanan
beltongekspres.com

Baca juga: Perdana Tembus Ekspor Larva Kering ke Inggris  

Kegiatan ekspor raya menjadi bagian yang penting dari upaya Pemerintah untuk mengembangkan industri kelautan dan perikanan.

Komoditas yang dikirim untuk pasar ekspor, juga menjadi pertimbangan untuk mengembangkan industri perikanan sesuai dengan kebijakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Selain itu, Kegiatan ekspor tersebut akan memberikan penyerapan tenaga kerja dan memberikan efek pada kesejahteraan karyawan maupun masyarakat luas.

Kabupaten Belitung pada tahun 2019 telah mengekspor olahan hasil perikanan hingga mencapai 2.065 ton atau senilai Rp150 miliar.

Ekspor olahan perikanan tersebut berasal dari sejumlah Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Kabupaten Belitung. Dengan tujuan ekspor ke berbagai negara yaitu Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Australia.

Jenis ikan yang di ekspor dan lebih diminati yaitu Ikan Ekor Kuning (fillet) sebanyak 738.171 Kg, Cumi 642.219 Kg, Ikan Pisang-Pisang (fillet) 355.343 Kg dan Udang sebanyak 108.988 Kg.

Selain itu Kerapu sebanyak 32.470 Kg, Hiu 29.625 Kg, tenggiri 22.624 Kg, Kakap Merah 4.466 Kg dan diikuti beberapa jenis ikan ekspor lainnya.

Untuk jenis olahan ikan beku sebanyak 55,61 persen, ikan segar sebanyak 25,42 persen, dan ikan asin sebanyak 18,89 persen

Pada tahun 2020 ini pihaknya merencanakan ekspor olahan hasil perikanan dari bahan baku ke setengah jadi atau produk yang siap konsumsi dan dipasarkan.

Jadi produk hasil perikanan tidak lagi berupa bahan beku atau bahan mentah yang diekspor dan akan ditingkat menjadi barang setengah jadi.

Pengiriman Ekpor Olahan Perikanan

ekspor perikanan
republika.com

Baca juga: Potensi Pertanian Sumut Ekspor Hingga Rp 79 Miliar

Namun memang ada bebrapa kendala, dengan adanya wabah virus corona memang membuat sejumlah pengiriman ikan ke beberapa tempat belum ada gangguan yang signifikan.

Namun untuk  pengiriman ke pasar lokal saat ini masih rutin dan lancar, karena kita tidak ada yang langsung ekspor ke luar negeri sehingga dikumpulkan di perusaan di Jakarta.

Untuk pengiriman barang tergantung pesanan. Katanya kemarin pengiriman ke Bangka dengan kapal kapasitas yang 30 ton, namun yang terisi ikan hanya belasan fiber saja.

Sebab, saat ini ketersediaan stok hasil tangkapan kurang akibat cuaca buruk yang melanda Belitung dan sekitarnya.

Kegiatan ekspor tersebut akan memberikan penyerapan tenaga kerja dan memberikan efek pada kesejahteraan karyawan maupun masyarakat luas.


Itulah informasi mengenai ekspor hasil olahan perikanan dari Belitung. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Ekspor Akan Mudah Dengan Digitalisasi Layanan Karantina

Sumber: Republika.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.