Apa Saja Fungsi & Sumber Vitamin pada Unggas?

Industri perunggasan, terutama ternak ayam, merupakan sumber utama protein hewani dalam memenuhi kebutuhan protein di Indonesia. Proses pemeliharaan yang mudah, cepat, serta harga yang bersahabat membuat prospek unggas cerah untuk dikembangkan.

Adapun dalam mengembangkan peternakan unggas, selain memperhatikan kebutuhan nutrisi ternak dari segi karbohidrat sebagai sumber energi dan protein sebagai sumber zat pembangun otot tubuh, kebutuhan vitamin pada ternak unggas juga harus diperhatikan dengan seksama karena dapat menyebabkan kekurangan vitamin yang biasa disebut dengan Avitaminosis atau Hipovitaminosis, walaupun jumlahnya tidak sebanyak kebutuhan karbohidrat dan protein.

Berikut ini akan dijelaskan fungsi dari setiap vitamin pada unggas serta sumber untuk mendapatkannya:

Vitamin A

Vitamin A atau biasa disebut Retinol memiliki fungsi dalam membantu proses penglihatan pada ternak unggas. Selain itu, fungsi lainnya adalah membantu proses pertumbuhan jaringan epitel pada mata dan sebagai stabilitas jaringan pada membran mukosa.

Vitamin A dapat ditemukan di alam, di antaranya minyak hati ikan (ikan paus, ikan tuna, ikan hiu), minyak ikan sarden, mentega, keju, telur, susu, tepung daun dan batang alfalfa, hijauan kering, wortel, bayam, dan jagung kuning.

Vitamin D

Vitamin D atau biasa sebut Cholecalciferol memiliki fungsi utamanya dalam pembentukan tulang melalui metabolisme kalsium dan fosfor, membentuk paruh dan cakar yang keras serta kerabang telur yang kuat. Adapun sumber vitamin D yaitu tepung ikan, minyak hati ikan, dan sinar matahari.

Minyak Hati Ikan
Minyak Hati Ikan

Vitamin E

Vitamin E atau biasa disebut Tocopherols berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan embrio pada ternak unggas, meningkatkan fertilitas, serta sebagai sumber antioksidan utama. Sumber vitamin E utamanya berasal dari lemak atau minyak hewan serta jenis kacang-kacangan, biji kedelai, biji gandum, telur, dan kolostrum susu sapi.

Baca juga: Cara Membuat Alat Penetas Telur Ayam yang Sederhana

Vitamin K

Vitamin K utamanya berfungsi dalam pembekuan dan pembentukan protrombin dalam darah serta thromboplastin jaringan. Adapun sumber vitamin K paling banyak terdapat pada hijauan dan jaringan hewan. Selain itu, juga bisa diperoleh dari tepung ikan.

Vitamin B1

Vitamin B1 atau biasa yang disebut Thiamin atau Aneurin memiliki fungsi dalam membantu proses metabolisme karbohidrat dan protein serta membantu urat syaraf sebagai anti-radang. Adapun sumber untuk mendapatkan vitamin B1 adalah tepung alfalfa, biji gandum, hati ayam, bungkil kelapa, jagung, bungkil biji kapuk, bungkil kacang tanah, beras, bungkil kedelai, dan bungkil biji bunga matahari.

Vitamin B2

Vitamin B2 atau biasa disebut Riboflavin berfungsi dalam metabolisme karbohidrat, asam amino, asam lemak, serta proses oksidasi-reduksi dalam pembentukan jaringan. Adapun sumber untuk mendapatkan vitamin B2 ialah putih telur, tepung daging dan tepung ikan, hati sapi, susu, biji bunga matahari, ragi, dan kacang-kacangan.

Vitamin B2 dapat diperoleh dari susu
Vitamin B2 dapat diperoleh dari susu

Vitamin B3

Vitamin B3 atau yang disebut Nicotinamide merupakan vitamin yang ikut membantu dalam metabolisme karbohidrat, asam amino, dan asam lemak. Adapun sumber utama untuk mendapatkan vitamin B3 adalah jagung, biji bunga matahari, dan semua biji-bijian.

Vitamin B5

Vitamin B5 atau yang biasa disebut Asam pantotenat merupakan vitamin yang berfungsi sebagai koenzim A dalam membantu metabolisme karbohidrat, asam amino, asam lemak, dan steroid. Sumber vitamin B5 pada unggas dapat ditemukan pada biji-bijian, ragi, hati, dan telur.

Baca juga: 5 Tips Membeli Anak Ayam Kampung Unggulan

Vitamin B6

Vitamin B6 atau juga dikenal dengan sebutan Piridoxin merupakan vitamin yang membantu terjadinya metabolisme protein dan lemak di dalam tubuh. Untuk mendapatkan vitamin ini, dapat ditemukan pada hampir semua jenis biji – bijian, daging, hati, dan tanaman berhijau.

Vitamin B9

Vitamin B9 atau juga dikenal dengan Asam folat berfungsi dalam metabolisme karbohidrat. Vitamin ini dapat diperoleh dari biji gandum.

Biji Gandum sebagai sumber vitamin B9 pada unggas
Biji Gandum

Vitamin B12

Vitamin B12 juga disebut sebagai Cyanocobalamin berguna dalam proses metabolisme karbohidrat dan lemak dalam tubuh serta pembentukan sel darah merah. Selain itu, juga membantu dalam akumulasi jaringan, utamanya pada hati, ginjal, hati dan otot, tulang, serta kulit. Adapun sumber vitamin B12 dapat ditemukan pada produk-produk hewan, sumber rumen ternak, jaringan organ.

Biotin

Biotin atau yang juga dikenal dengan nama Vitamin H berfungsi dalam metabolisme karbohidrat dan lemak, pembentukan energi, sintesis oksaloasetat, serta pembentukan urea, asam-asam lemak, dan purin. Adapun biotin dapat ditemukan pada hati, ragi, kacang tanah, telur, tanaman berdaun biji, jagung, gandum, biji – bijian, dan ikan.

Vitamin C

Vitamin C (Asam Askorbat), yang terkenal di antara semua vitamin, berperan dalam metabolisme sel, fungsi antioksidan, sintesis kolagen, dan pembentukan jaringan ikat. Adapun sumber-sumber vitamin C yaitu daging, sayuran terutama daun hijau. Pada ayam, hampir semua dapat mensintesis vitamin C sehingga kebutuhannya tidaklah terlalu besar.


Itulah fungsi dan sumber vitamin pada unggas yang perlu diketahui oleh peternak ayam. Ingat, tidak hanya kebutuhan karbohidrat dan protein, kebutuhan vitamin pada unggas juga harus dipenuhi supaya ternak unggas dapat berkembang dengan sehat.

Baca juga: 4 Langkah Sukses Beternak Ayam Kampung

Penulis : Suryadi Pappa

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.