buah naga

Mau tau informasi petani buah naga membuang hasil panennya ke sungai? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinya!

Harga Buah Naga Turun Drastis

Harga Buah Naga

buah naga
pixabay.com

Baca juga: BPOM Pastikan Produk Olahan Aman Dari Flu Babi

Pada awal tahun kemarin, buah naga sempat menjadi primadona di Banyuwangi, Namun sekarang sejumlah petani di Banyuwangi, Jawa Timur membuang ratusan kilogram buah naga ke sungai.

Hal ini dilakukan karena harga jual buah naga yang semakin turun drastis dan merupakan bentuk protes harga buah naga yang anjlok dan tidak ada laku dijual.

Harga buah naga di Banyuwangi berkisar Rp 1.500 hingga Rp 2.000/kg. Bahkan beberapa petani awalnya membuat harga Rp 5.000/kg sudah mengalami kerugian yang besar karna tidak sesuai dengan biaya penanaman dan pengirimannya.

Bentuk Protes Petani Buah Naga

buah naga
kabarkaltim.com

Baca juga: Bulog Dapat Suntikan Dana 1 Triliun Dari Bank BJB

Hal yang berbeda dilakukan petani dari Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kabuoaten Banyuwangi.

Mereka mempersilahkan masyarakat mengambil buah naga dari kebunnya secara gratis, karna sudah hampir dua minggu harga buah naga mengalami penurunan drastis hingga mengalami kerugian.

Dikarenakan buah naga yang tidak laku di pasaran, membuat beberapa petani Kegiatan membuang buah naga 100 kg sampai 200 kg ke sungai.

Anjloknya harga buah naga juga dialami di wilayah lain di Banyuwangi] juga membuat beberapa petani  buah naga tidak mau memanen buah naga, dan mempersilakan masyarakat untuk memetik sendiri buah naga di kebunnya.


Itulah informasi mengenai petani buah naga yang harganya turun drastis. Semoga bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Data Pasokan Pupuk di Sulsel Menjelang Akhir Tahun

Sumber: Detik.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Comments

  1. Lah… bagaimana .. APLIKASI2 ONLINE belum juga bisa membantu mereka memasarkan produknya ?

    Atau mereka tidak tahu kalau ada aplikasi online ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.