Harga Cabai Merangkak Naik Menjelang Idul Adha

Berikut Informasi dari Pak Tani Digital mengenai kenaikan harga cabai menjelang Idul Adha 1441 Hijriah.

Kenaikan Harga Cabai

Kenaikan Harga Bumbu Dapur

cabai
pixabay.com

Baca juga: Tips Pemupukan Cabai Untuk Mencegah Datangnya Penyakit

Setelah momen Idul Fitri selesai, umat muslim yang merayakan hari raya Idul  Adha 1441 Hijriah pada Juli 2020.

Hal ini memicu kenaikan harga komoditas bumbu dapur di sejumlah pasar tradisional salah satunya di kompleks Pasar Ikan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Diketahui sebelumnya, bumbu dapur seperti cabai besar dijual seharga Rp 17 ribu/kilogram (kg), kini naik menjadi Rp 32 ribu/kg. Selain itu, harga cabai keriting juga naik dari Rp 17 ribu/kg menjadi Rp 36 ribu/kg.

Kenaikan juga terjadi pada minyak curah, yang harganya naik menjadi Rp 56 ribu/jerigen, yang sebelumnya dijual seharga Rp 50 ribu/jerigen. Kondisi serupa juga terjadi pada telur ayam, yang naik menjadi Rp 43 ribu/rak dari harga awal Rp 40 ribu/rak.

Hal ini membuat warga sekitar menjadi resah, warga terpaksa harus memutar otak agar semua kebutuhan dapur tetap terpenuhi, salah satunya dengan mengurangi pembelian pada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga.

Keresahan Warga

cabai
pixabay.com

Baca juga:  Potensi Ekspor Rumput Laut Ditengah Pandemi

Kenaikan harga cabai juga sudah dimaklumin oleh beberapa pedagang, karena setiap hari besar kebutuhan dapur akan meningkat.

Selain itu, pandemi virus corona disusul dengan kebijakan pemerintah membatasi pergerakan warga, membuat lonjakan harga semakin tidak terkendali, karena kurangnya pasokan barang kebutuhan.

Larangan masuk saat pandemi membuat pedagang besar tidak leluasa untuk keluar masuk daerah karena adanya penjagaan ketat di perbatasan.

Ditambah lagi harus membuat keterangan sehat dari COVID-19 sedangkan untuk membuatnya akan sulit, hal ini membuat beberapa pedagang menjadi malas untuk masuk hingga pasokan barang berkurang.

Warga dan pedagang berharap, pemerintah melakukan upaya, salah satunya dengan menggelar operasi pasar, agar harga kebutuhan tidak semakin melonjak jelang hari raya Idul Adha.


Itulah informasi mengenai kenaikan harga cabai di Sulawesi Barat. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Fakta dari Meroketnya Harga Jahe

Sumber: Detik.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.