ekspor

Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai ekspor komoditas pertanian yang dilaksanakan oleh Balai Karantina Surabaya.

Ekspor Komoditas Pertanian

Pemulihan Perekonomian Negara

ekspor
pixabay.com

Baca juga: Harga Cabai Merangkak Naik Menjelang Idul Adha

Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki ekonomi pasca pandemi Covid-19 yang telah berlangsung beberapa bulan.

Sebagai upaya percepatan pemulihan perekonomian tersebut Balai Karantina Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, melepas ekspor senilai Rp432 miliar dengan 100 jenis komoditas.

Antara lain ekpsor hasil perkebunan dan ketahanan pangan hortikultura. Dengan jumlah sebanyak Rp 330 miliar di antaranya merupakan ekspor hasil perkebunan.

Dari data BPS ekspor pertanian mengalami kenaikan sebesar 15 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dalam pelepasan ekpor komoditi pertanian ini pihak Balai Karantina Subaraya mengapresiasi kepada sejumlah pemangku kepentingan dan juga mitra kerja serta seluruh unsur atas pelepasan ekspor tersebut.

Tujuan Ekspor Komoditas Pertanian

ekspor
pixabay.com

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Insektisida Virtako 300 SC

Dari data yang ada, komoditas yang diekspor itu di antaranya adalah L-Lysine Sulphate sejumlah 232 ton, senilai Rp2,475 miliar, shuttlecocks sejumlah 0,6 ton, senilai Rp323 juta.

Kemudian juga ada sarang burung walet seberat 625 kilogram dengan nilai Rp3,1 miliar.

Bakso seberat 700 kilogram senilai Rp70 juta, pakan ternak seberat 90 ton senilai Rp258 juta, Premix 596 ton senilai Rp2,530 miliar.

Beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor itu adalah Finlandia, Swedia, Denmark, Australia, Amerika Serikat, Korea Selatan (Korsel)

Selain itu akan dikirim ke Israel, Thailand, Hong Kong, Angola, Nigeria, Trinidad & Tobago, Haiti, China, Timor Timur, Peru, Bangladesh, dan Latvia.


Itulah informasi mengenai ekspor komoditas pertanian ke berbagai negara. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Beberapa Peluang Usaha di Desa yang Menguntungkan

Sumber: Liputan6.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.