Hasil Produksi Panen Raya di Jambi Hingga 6,8 Ton Per Ha

Mau tau informasi mengenai hasil produksi panen di Jambi ? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinnya. Simak ulasannya!

Panen Raya

Panen Raya Petani Jambi

panen raya
tribunnewsjambi.com

Baca juga: Semangat Petani Panen Raya Disertai Protokol Covid-19

Panen raya yang diprediksi mulai pada April 2020, kenyataan ada daerah yang mulai panen raya. Di Jambi misalnya, para petani di Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro, Provinsi Jambi mulai menggelar panen raya padi.

Panen raya ini dihadiri langsung oleh Bupati Muarojambi Masnah Busro dan Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Muaro Jambi, serta dihadiri langsung Gubernur Jambi Fachrori Uma.

Di lokasi panen varietas VUB Inpara 3 yang ditanam melalui sistem Jarwo 4:1 menghasilkan panen memuaskan.

Panen dilakukan secara bertahap dengan menggunakan sistem teknologi untuk mempermudah proses perontokan gabah.

Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu mendorong Provinsi Jambi menjadi motor pembangunan nasional yang bisa memberi kontribusi besar pada ekonomi negara.

Kegiatan panen ini diperkirakan mampu memproduksi padi lebih dari 6,8 ton per hektare. Sedangkan untuk lahan yang digarap totalnya mencapai 25 hektare.

Provinsi Jambi pada tahun 2019 sukses menghasilkan 309.932 ton Gabah Kering Giling (GKG) dari luas area lahan seluas 69.536 hektar. Jika produksi ini dikonversikan menjadi produk beras, maka untuk konsumsi pangan penduduk Jambi pada tahun 2019 mencapai sebesar 178.364 ton.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang telah membentuk kelembagaan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang ada di setiap desa dan Kecamatan.

Komando ini nantinya akan difungsikan sebagai monitor room yang sudah terhubung dengan Agriculture War Room (AWR) di Kantor Pusat Kementan.

Fungsi dari Kostratani ini untuk melindungi data, materi penyuluhan, membangun jejaring, bahkan monitoring pemanfaatan alsintan berbasis online.

Sehingga Kostratani akan menjadi wadah pembangunan pertanian berbasis teknologi 4.0 dari bawah (button up).

Melalui penekanan pada sektor pertanian dapat mendukung terwujudnya Jambi Tuntas 2021, yaitu Tertib Unggul Nyaman Tangguh Adil dan Sejahtera.

Bantuan Untuk Petani

panen raya
wartaekonomi.com

Baca juga: Covid-19 Tidak Halangi Petani Bengkulu Panen Raya

Untuk mewujudkan pelaksanaan program tersebut, Provinsi Jambi melalui Dinas TPHP Provinsi Jambi akan mengalokasikan bantuan sarana produksi di Kabupaten Muaro Jambi.

Dengan memberikan bantuan berupa benih kedelai, padi, jagung, kacang tanah, bawang merah, umbi, bibit cabai merah dan jeruk.

Bantuan lainnya adalah pinjam pakai alsintan, rehab jaringan irigasi, optimalisasi lahan rawa, obat-obatan ternak serta rumah burung hantu

Provinsi Jambi pada tahun 2019 sukses menghasilkan 309.932 ton Gabah Kering Giling (GKG) dari luas area lahan seluas 69.536 hektar.

Jika produksi ini dikonversikan menjadi produk beras, maka untuk konsumsi pangan penduduk Jambi pada tahun 2019 mencapai sebesar 178.364 ton.

Ditengah wabah virus corona ini lah menjadi kesempatan besar bagi para petani untuk menunjukan bahwa sektor pertanian tidak akan mati walaupun diterpa krisis ekonomi sekalipun.

Hal ini telah dibuktikan kenaikan nilai ekspor dan peningkatan panen raya untuk menjaga ketahanan pangan di Indonesia.


Itulah informasi mengenai hasil produksi panen raya di Jambi. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Petani Kepri Tetap Panen di Tengah Pandemi Covid-19

Sumber: JambiIndependent.co.id 

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.