Semangat Petani Laksanakan Panen Raya Saat Covid-19

Mau tau informasi mengenai semangat petani saat lakukan panen raya? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinya. Simak ulasannya!

Panen Raya

Panen Ditengah Covid-19

panen raya
gosulsesl.com

Baca juga: Semangat Petani Panen Raya Disertai Protokol Covid-19

Semangat para petani melakukan panen raya ditengah pandemi virus corona untuk menjaga ketersediaan pangan dan wabahini tidak menjadi halangan bagi para petani untuk melakukan panen raya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan saat ini sektor pertanian menjadi harapan dan tulang punggung di tengah upaya Pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

Tanggung jawab menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia merupakan spirit bagi keluarga besar Kementerian Pertanian dan semua pelaku pembangunan pertanian.

Seperti daerah lainnya, di Desa  Nunuk, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Para petani tetap aktif melakukan panen sembari menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kegiatan panen raya yang dijalankan para petani masih aman. Saat beraktivitas di luar rumah para petani menggunakan masker tanpa melupakan kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan.

Selain itu, dilakukan pula penyemprotan disinfektan di lingkungan masing-masing.

Pemerintah desa juga sudah membentuk tim tanggap corona tingkat desa untuk mengurangi penyebaran virus corona yang semakin meluas di Indonesia.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah instruksi dan anjuran kepada  masyarakat untuk memutus rantai penyebaran virus  Covid-19.

Melalui Kementerian Pertanian, pemerintah juga menyiapkan protokol bagi para petani sehingga mereka tetap aman berproduksi.

Panen Raya Petani

panen raya
gosulsesl.com

Baca juga: Covid-19 Tidak Halangi Petani Bengkulu Panen Raya

Bertani adalah salah satu pekerjaan yang tidak terlepas dari lingkungan di luar rumah seperti yang dilakukan kebanyakan orang.

Panen raya suatu keharusan para petani untuk keluar rumah ditengah pendemi yang diberlakukan pemerintah saat ini.

Selain bertanggung jawab  kepada kesehatan diri dan keluarga, petani juga harus mengurus tanaman dan memastikannya bisa panen.

Selain protokol umum Covid-19 para petani juga harus menjaga gizi tetap seimbang. Petani yang beraktivitas di sawah dianjurkan untuk menanam dan mengonsumsi empon-empon seperti wedang jahe dan kunir asem.

Disinilah peran para penyuluh juga penting untuk mengedukasi para petani tentang protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Terlebih saat ini tengah banyak ditemukan bakteri xanthomonas oryzae (hama daun) di tanaman padi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu Takmid mengatakan, setiap tahun pemerintah sudah menggelontorkan bantuan untuk Kabupaten Indramayu dalam jumlah cukup besar

Yakni mulai bibit, alat mesin pertanian, mesin penggilingan dan bantuan asuransi hingga dana Kredit Usaha Rakyat (KUR). Karena itu, kondisi pertanian di Indramayu dalam bidang produksi padi saat ini masih tertinggi di Jawa Barat.

Luas panen padi Indramayu pada Maret 2020 diproyeksikan sebesar 3.677 hektare dan April 10.573 hektare. Adapun harga gabah kering panen saat ini sangat menguntungkan petani, yakni Rp 5.300 per kilogram.


Itulah informasi mengenai semangat petani unttuk melakukan panen raya. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Wabah Corona, Petani di Jawa Siap Panen Raya

Sumber: Republika.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.