Budidaya Jeruk Nipis Agar Cepat Berbuah - GU

Jeruk nipis adalah tanaman buah tahunan yang berasal dari Asia. Budidaya jeruk nipis telah dilakukan sejak lama di Indonesia, sehingga tidak heran jeruk nipis sangat familiar oleh orang Indonesia.

Jeruk nipis memiliki banyak manfaat untuk kesehatan manusia. Salah satu manfaatnya yakni dapat digunakan untuk obat batuk. Kandungan vitamin C yang tinggi juga dapat digunakan untuk obat pereda nyeri saluran pernapasan, penurun panas dan radang mata.

Di beberapa negara budidaya jeruk telah menghasilkan produk wangi-wangian yang diambil dari ekstrak kulit jeruk.

Budidaya jeruk nipis memerlukan waktu cukup lama hingga berbuah, sehingga petani mendapatkan hasil panen lebih lama. Oleh karena itu, telah ada cara budidaya jeruk nipis supaya cepat berbuah. Berikut cara budidaya jeruk nipis supaya cepat berbuah:

Budidaya Jeruk Nipis Agar Cepat Berbuah

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukan budidaya jeruk nipis.

Siapkan Bibit Tanaman 

Rahasia jeruk nipis cepat berbuah yakni berada pada bibit jeruk nipis. Bibit jeruk nipis dikembangkan dengan cara vegetatif (tanpa perkawinan), dimana tanaman jeruk nipis di budidayakan dengan cara okulasi (cangkok), stek, sambung pucuk, dan lainnya.

Jeruk nipis yang di budidayakan dengan cara vegetatif akan lebih cepat berbuah, dibanding dengan jeruk nipis yang dibudiayakan dengan cara generatif (dengan perkawinan) yakni menggunakan biji.

Baca Juga: Budidaya Lengkuas di dalam Pot, Terapkan 5 Langkah ini

Tanaman Jeruk Nipis

Penanaman

Tanam jeruk nipis pada lahan/tanah yang subur. Jika tanah kurang subur tambahkan pupuk kandang/kompos.

Untuk menetralkan Ph/kesuburan tanah, bisa juga menggunakan kapur dolomit. Kemudian buat lobang tanam dengan jarak tanam tertentu. Jarak tanam jeruk nipis dibuat agar tidak menghambat jeruk nipis berkembang dan berbuah.

Jarak tanam juga berfungsi agar pohon jeruk nipis merata mendapatkan sinar matahari. Sinar matahari sangat berfungsi dalam proses pembentukkan buah jeruk nipis. Jarak tanam antar pohon jeruk nipis yakni 4 meter x 3 meter dan lobang di buat 2 minggu sebelum jeruk nipis akan ditanam.

Perawatan

Perawatan pada tanaman jeruk nipis yakni pemangkasan, penyiraman, penjarangan buah, pembersihan gulma dan pemupukan.

Pemangkasan dilakukan agar penyakit pada suatu pohon/dahan tidak menyebar ke dahan/pohon lainnya. Pada saat pemangkasan gunakan alat seperti gunting dan pisau potong dalam keadaan bersih.

Penyiraman pohon dilakukan dua kali sehari. Pada saat musim hujan penyiraman dihentikan, bertujuan agar tidak adanya genangan air disekitar pohon jeruk. Genangan air dapat menyebabkan pembusukan pada akar pohon.

Baca Juga: Harga Cabe Mahal? Coba 10 Langkah Mudah Budidaya Cabe Rawit Ini

Pembersihan gulma dilakukan agar pohon jeruk nipis tetap sehat. Karena gulma dapat menyerap nutrisi dari dalam tanah yang diperlukan tanaman. Setelah dibersihkan dari gulma, selanjutnya lakukan pemupukan pada pohon jeruk nipis.

Pemupukan dilakukan 2 kali, yakni saat penanaman awal, kemudian saat pohon jeruk nipis telah mulai berbuah. Pemupukan efektif jika dilakukan setelah pembersihan gulma. Beberapa jenis pupuk yang biasa digunakan yakni pupuk kandang pada awal penanaman, serta pupuk N, P, K dan ZA saat pohon sudah mulai berbuah.

Gambar Tanaman Jeruk Nipis
Foto: menanam.com

Masa Panen

Pada saat panen usahakan panen buah yang telah berwarna kekuningan terlebih dahulu, buah yang terlalu matang (berwarna kuning) akan jatuh sendiri dari pohon karena ditiup angin atau karena telah berat dan banyak mengandung air.

Buah jeruk nipis dalam 1 pohon dapat mencapai lebih dari 500 buah dalam setahun tergantung varietas jeruk nipis. Pada tanaman jeruk nipis hasil okulasi kurang lebih 3 – 4 minggu setelah tanam jeruk nipis akan berbuah.


Demikian cara  budidaya jeruk nipis supaya cepat berbuah, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Panduan Mudah Budidaya Serai di Rumah

Penulis : Hanif Nalas Wafi

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber :

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.