Kenali Jenis-Jenis Hama Tanaman Kopi

Tahukah kamu bahwa terdapat banyak jenis hama yang sangat mudah menyerang tanaman kopi? Terlebih lagi, jika kopi yang ditanam kurang memiliki perawatan sehingga akhirnya tanaman kopi akan rusak yang tentunya mampu menurunkan produktivitas kopi tersebut.

Jenis hama yang paling sering ditemukan oleh para petani adalah hama yang kerap menyerang kopi, yang bisa menyebabkan pembusukan dan gugurnya bunga rontok dan buah muda. Jika masalah hama tidak segera ditangani dengan cepat, maka hasil panen yang didapatkan juga akan menurun.

Nah, apa saja jenis-jenis hama yang sering menyerang tanaman kopi dan bagaimana mengatasinya:

Hama Bubuk Buah Kopi

Hama ini biasanya adalah sebuah kumbang kecil yang hanya menyerang buah kopi baik yang masih muda maupun yang sudah tua.

Untuk mengendalikan hama ini, petani dapat memotong batang buah yang banyak terserang atau mengumpulkan buah untuk kemudian dimusnahkan. Selain itu, petani juga bisa menggunakan pestisida Dimecron 50 CW, Tamaron, dan Argothion.

Hama Bubuk Cabang Batang Kopi

Hama ini menyerang bagian batang tanaman kopi, biasanya pada bagian ranting kecil yang baru memiliki diameter 3 cm dan bagian pucuk tanaman muda. Gejala yang muncul jika hama ini sudah menyerang adalah daun menjadi rontok, daun berubah menjadi kuning, dan batang kering yang khusus ada pucuk.

Untuk mengatasi hama ini, petani bisa menyemprotkan larutan pestisida secara rutin sampai hama benar-benar hilang total.

Penyakit Kerat Daun Tanaman Kopi

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh cendawan dimana pada bagian daun kopi terdapat bercak merah dan bintik-bintik. Gejala lainnya adalah daun yang menguning di bagian bawah permukaan daun, bercak kuning dan daun gugur, bagian cabang muda kopi kering, buah kopi berubah menjadi hitam, serta kopi terlihat lebih pucat.

Petani bisa mengatasi penyakit kerat daun pada tanaman kopi ini dengan menggunakan pestisida Fungisidaditane dengan dosis pemakaian 2 gram untuk 2 liter air.

Hama Kutu Dompolan Putih dan Hijau

Hama ini menyerang bagian buah kopi hingga buahnya terlihat seperti terlilit bubuk putih. Biasanya, hama ini menyerang karena adanya pohon naungan yang terlalu gelap.

Untuk mengendalikannya, potong sebagian ranting pohon di sekitar tanaman kopi supaya membuka celah udara dan sinar matahari untuk menyinari kopi. Selain itu, petani juga bisa mengggunakan pestisida Poxindo 50 WP.

Baca juga: 4 Syarat Tumbuh Tanaman Kopi yang Wajib Diketahui

4 Syarat Tumbuh Tanaman Kopi yang Wajib Diketahui

Serangga

Serangga Hama PBKo

Serangga ini membuat buah kopi menjadi berlubang yang kerugiannya bisa mencapai 50%. Cara pengendaliannya adalah dengan menggunakan perangkap serangga.

Nematoda Endoparasit

Jika serangga ini menyerang tanaman kopi, gejala yang muncul berupa kopi terlihat kerdil, daun menguning dan gugu, bunga prematur dan banyak yang kosong, serta bagian akar membusuk.

Cara mengatasi serangga ini adalah dengan menggunakan varietas kopi yang tahan terhadap nematoda parasit dan dengan cara kultur teknis, membuat lubang tanam rotasi dan parit barier.

Hypothenemus Hampei

Serangga ini adalah serangga dewasa berwarna coklat hitam dengan panjang betina sekitar 2 mm dan jantan 1,3 mm. Disebut juga dengan serangga penggerek buah kopi atau bubuk buah kopi. Serangga ini akan masuk ke dalam buah dengan membuat lubang di sekitar diskus.

Pengendalian Hypothenemus Hampei dapat dilakukan dengan menggunakan parasitoid Cephalonomia Stephanoderis.

Stephanoderes Hampei

Biasanya, serangga ini menyerang bubuk kopi pada saat penyimpanan. Untuk mencegah hama ini menyerang, pestona atau BVR dapat digunakan secara bergantian.

Kutu Dompolan

Kutu Dompolan menyerang tanaman kopi dengan menghisap cairan kuncup bunga. Akibatnya adalah daun-daun menguning, calon bunga gagal, dan buah menjadi rontok.

Pengendaliannya adalah dengan melepaskan parasit Anagyrus Grenii atau menyemprotkan insektisida Anthio 330 EC.

Kutu Lamtoro

Kutu ini biasanya menyerang pohon lamtoro yang menjadi penaung tanaman kopi. Apabila serangannya lebih berat, tanaman kopi pun dapat menyebabkan kematian.

Pengendalianya dapat dilakukan dengan melepaskan musuh alami seperti parasit leptomastix nyamuk diplesis, dan dengan menyemprotkan insektisida seperti Bassa 500 EC dan Sevi 85 G. Setelah disemprot, pucuk tanaman yang terserang segera dipangkas dan dibakar.

Kutu Hijau

Serangga ini menyerang seluruh bagian tanaman yang masih berwarna hijau dan muda, pada bagian pucuk, buah, dan daun. Gejala yang muncul adalah  pertumbuhan tunas terhambat dan tanaman menjadi kerdil. Serangga ini menghasilkan senyawa berupa madu sebagai ekskresinya dan sering menutupi bagian tanaman.

Pengendalian kutu hijau dilakukan dengan memanfaatkan predator serangga seperti sejenis kumbang kecil pemakan serangga dan laba-laba. Namun, upaya pengendalian terpenting adalah dengan menjaga tanaman dari gulma (terutama sekitar tajuk tanaman).


Itulah hama-hama yang sering menyerang tanaman kopi. Dengan metode penanganan yang tepat, tentu hama-hama di atas dapat diatasi dengan baik dan hasil panen kopi yang dihasilkan berkualitas.

Klik & Baca: Memanfaatkan Daun Kopi Sebagai Pakan Ternak

 

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di .

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.