manfaat menanam sayur di rumah

Tinggal di daerah perkotaan terkadang membuat kita tidak bisa bercocok tanam/ berkebun karena sempitnnya lahan. Terutama buat yang hobi bercocok tanam pasti lahan menjadi kendala yang besar.

Namun, tidak masalah. Kita tetap bisa berkebun di rumah.

Berkebun di rumah bukan saja membuat tampilan hunian kamu jadi lebih hijau, namun bisamemperlancar sirkulasi udara di sekitar rumah dan membuatnya jadi lebih sejuk.

Lebih dari itu, berkebun di rumah akan memberikan kamu banyak keuntungan. Baik keuntungan yang didapat di masa kini maupun di masa yang akan datang. Bila dilakukan dengan tekun dan benar, kita dapat hidup lebih sehat dan sejahtera.

Lalu, apa saja keuntungan berkebun di rumah dan kenapa kita sebaiknya segera melakukannya?

1. Mendapat makanan segar jadi lebih mudah

Tinggal di kota yang padat penduduk tidak menjamin kita menddapat makanan segar. Bahkan, banyak yang tidak peduli dari mana makanan itu berasal dan bagaimana pengolahan serta kandungan gizi di dalamnya.

Kebanyakan makanan yang dikonsumsi ialah tinggi kalori dan rendah gizi. Jenis makanan ini yang banyak beredar di kota dan memang mudah didapat. Pola makan seperti ini lama kelamaan juga tidak baik, dan berakibat pada penyakit obesitas, diabetes, bahkan serangan jantung.

Baca: Sagu, Makanan Pokok Andalan Orang Maluku

Banyak orang bilang, kita adalah apa yang kita makan. Langkah pertama untuk membuat hidup kita jadi lebih sehat, ialah dengan memperbaiki pola makan. Baik dari segi waktu maupun gizi. Dengan berkebun di rumah, mendapat makanan segar dan bergizi jadi lebih mudah.

2. Mengurangi polusi udara perkotaan

manfaat bercocok tanam di rumah

Berkebun di rumah secara langsung dapat mengurangi polusi udara, terutama di perkotaan.

Kenapa bisa begitu?

Mudahnya, apabila kita menanam sendiri kebutuhan makanan di rumah, maka tidak perlu membeli ke pasar, bukan?

Nah, kalau sudah begitu, maka akan mengurangi kegiatan transportasi kita untuk membeli bahan baku masak di pasar. Sehingga, emisi karbon yang berasal dari kendaraan bermotor jadi lebih berkurang.

3. Membantu menerapkan inovasi di bidang pertanian

Ketika kita sudah tertarik dan berniat untuk berkebun di rumah, kadang masih ada kendala yang butuh diselesaikan. Kendala tersebut antara lain: tidak punya lahan, tidak punya waktu untuk menanam.

Baca: 4 Inovasi Pertanian oleh Mahasiswa UGM

Sebenarnya, kendala tadi bisa diatasi dengan menerapkan inovasi di bidang pertanian. Sudah banyak inovasi yang ditemukan, namun sedikit yang menerapkan.

Inovasi tersebut meliputi: tabulampot, vertikultur, hidroponik, aeroponik.

Dengan menerapkan inovasi di bidang pertanian tadi, kendala seperti tidak punya lahan dan tidak punya waktu untuk menanam, dapat dipecahkan. Sebab, keempat metode tadi tidak membutuhkan lahan yang luas, serta hanya perlu waktu singkat.

4. Menjadi peluang bisnis menjanjikan

bercocok tanam di rumah jadi bisnis

Selain lebih mudah mendapat makanan segar, mengurangi polusi udara perkotaan, serta membantu menerapkan inovasi di bidang pertanian, berkebun di rumah juga bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Dilansir oleh Kompas (2016), seorang alumni IPB bernama Diah Meidiantie yang kini tinggal di Bekasi, Jawa Barat, telah membuktikannya. Ia berhasil meraup omzet hingga 30 juta per bulan dengan keuntungan bersih 50% dari penghasilan kotor.

Ia menanam sayuran organik yang dipasarkan langsung ke supermarket dekat rumahnya. Ia mematok harga Rp8.000-10.000 per kilogram dimana dalam satu bulan ia bisa menjual 25-60 kilogram sayuran organik ke tiga supermarket sekaligus.

5. Meningkatkan taraf kesehatan

Keuntungan yang paling baik untuk kita adalah meningkatkan taraf kesehatan. Berkebun di rumah selain dapat menghasilkan makanan segar yang bagus untuk tubuh kita, juga memiliki manfaat lain di bidang kesehatan.

Contoh sederhananya, kita bisa berolahraga saat menanam dan merawat kebun di rumah. Mulai dari mengangkat media tanam, mengangkat media penyiraman dan menyirami tanaman hingga merata, dan banyak gerakan lainnya.

Baca: Bagaimana Kecanggihan Pertanian Indonesia Di Masa Depan?

Tidak hanya itu, menurut penelitian dari NASA, berkebun juga dapat meningkatkan kondisi psikologis seseorang sehingga dapat menyegarkan pikiran. Penelitian lain dari Journal of Alzheimer’s Disease mengatakan, berkebun bermanfaat untuk meningkatkan volume otak serta mengurangi risiko terkena penyakit alzheimer hingga 50%.

Nah, itulah tadi sederet manfaat dan keuntungan berkebun di rumah, sehingga tidak ada alasan lagi bagi penduduk kota untuk tidak mulai berkebun. Apabila membutuhkan panduan bagaimana cara memulai berkebun, kami dapat memberikannya untuk kamu. Stay tune, ya!

Referensi:

  • blog.urbanindo.com/2016/06/berkebun-di-rumah-berlahan-sempit/
  • ekonomi.kompas.com/read/2016/11/22/073100926/bertani.di.kota.bisa.raup.omzet.puluhan.juta.rupiah.
  • www.grid.id/read/04190325/5-alasan-kenapa-berkebun-adalah-salah-satu-hobi-yang-paling-menyehatkan?page=all

Penulis: Ifan Andi Prastya
D-3 Agribisnis UNS

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.