Mengapa Harus Pak Tani Digital

Aplikasi Pak Tani Digital hadir dengan memiliki visi untuk menyejahteraan para petani yang ada di Indonesia. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh petani adalah panjangnya rantai distribusi atau tata niaga hasil panen. Oleh karena itu, Pak Tani Digital ingin memangkas rantai distribusi tersebut dengan menjual hasil panen petani langsung kepada pembeli akhir, tanpa melalui perantara. Nah, mengapa harus Pak Tani Digital?

Indonesia sebagai salah satu negara agraris terbesar di dunia

Banyaknya orang yang memiliki mata pencaharian sebagai petani menjadikan Indonesia dijuluki sebagai negara agraris. Menurut data dari BPS tahun 2018, Indonesia memiliki luas lahan sawah seluas 7,1 juta hektar. Angka tersebut menurun jika dibandingkan dengan tahun 2017 dengan luas 7,75 juta hektar karena adanya alih fungsi lahan.

Indonesia sebagai salah satu negara agraris terbesar di dunia

Akan tetapi, pada tahun 2018, Indonesia sudah memproduksi beras sebesar 32,4 juta ton dimana terjadi surplus 2,85 juta ton. Hal ini harus dipertahankan karena Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri. Impor beras yang dilakukan hanya sebagai cadangan, bukan stok utama.

Sulitnya petani menjual hasil panen komoditinya langsung kepada pembeli akhir

Dalam penjualan komoditi pertanian, ternyata rantai yang terlalu panjang hanya menguntungkan tengkulak/agen tetapi merugikan petani dikarenakan harga yang tidak sesuai dengan ekspektasi petani. Lemahnya posisi tawar petani menyebabkan rendahnya harga komoditi di tingkat petani merupakan rintangan bagi petani.

Petani sulit menjual hasil taninya langsung kepada pembeli akhir

Oleh karena itu, Pak Tani Digital hadir sebagai solusi digital yang menghubungkan petani langsung kepada pembeli akhir. Petani bisa langsung menjual komoditinya ke konsumen tanpa harus melalui tengkulak/agen. Dengan demikian, petani sudah bisa berperan sebagai penentu harga sehingga petani pun tidak dirugikan lagi. Menariknya, dengan adanya marketplace Pak Tani Digital ini, petani sudah bisa menjual komoditinya sebelum dipanen. Ujung-ujungnya, hal ini tentu akan meningkatkan kesejahteraan bagi petani!

Pembeli akhir sulit menemukan komoditi pertanian di Indonesia

Konsumen sangat sulit membeli hasil panen yang segar langsung dari petani. Selain itu, harga pangan yang melambung tinggi juga menjadi kendala bagi konsumen.

Pembeli sulit menemukan komoditi pertanian di Indonesia

Maka dari itu, dengan menggunakan aplikasi Pak Tani Digital, konsumen bisa langsung memesan dan membeli hasil panen dari petani dengan harga dari petani pula. Hal ini tentu akan meningkatkan posisi tawar petani naik, dan memangkas distribusi pertanian agar lebih cepat sampai di tangan konsumen.


Itulah 3 hal yang menjadi landasan hadirnya aplikasi Pak Tani Digital di Indonesia. Dengna adanya aplikasi Pak Tani Digital ini, diharapkan petani menjadi lebih sejahtera dan mandiri dalam memasarkan hasil panennya kepada pembeli akhir.

Baca juga: Pentingnya Faktor Trust dalam Transaksi Online Pertanian

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital belum? Silahkan download di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.