Bagi teman-teman semua mungkin sudah pernah mendengar aquaponik. Untuk yang belum mari kita pelajari bersama.

Aquaponik merupakan kombinasi dari budidaya ikan(aquakultur) bersamaan dengan budidaya tanaman dengan memanfaatkan air (Hidroponik) dalam waktu yg bersamaan di wadah yang sama.

Aquaponik ini sudah banyak dicoba bebrapa orang dan sudah mulai ramai diperbincangkan. Aquaponik ini cukup unik dan berhasil menarik perhatian orang untuk mencobanya.

Selain menghemat biaya, tanaman dan ikan yang dibudidayakan mendapat untung dari masing-masing. Ikan akan mendapatkan air yang bersih dan bernutrisi dari tanaman sementara tanaman akan mendapat nutrisi dari kotoran ikan.

Kelebihan dari Aquaponik

1. Karena menggunakan wadah yang sama maka akan menghemat tempat.

2. Air yang digunakan akan jauh lebih hemat hampir 80-90%.

3. Tidak perlu mencari tanah yang subur karena tidak memanfaatkan tanah.

4. Tidak menggunakan pestisida.

5. Tiidak perlu khawatir dengan gangguan gulma.

6. Wadah yang dimanfaatkan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

7. Selain menghemat biaya juga menghemat tenaga karena tidak perlu memberikan pakan bagi ikan, karena ikan mendapat makanan dari tumbuhan. Selain itu kotoran ikan menjadi pupuk organik bagi tumbuhan.

8. Mendapat 2 hasil sekaligus dari sekali budidaya.

9. Menjadi media pembelajaran bagi siswa atau mahasiswa yang kejuruan kearah perikanan dan semacamnya.

10. Tanaman dapat dibudidayakan atau ditanam dengan kerapatan yang cukup tinggi.

Baca Juga: 5 Peluang Budidaya Ikan Secara Aquaponik

Cara Budidaya Menggunakan Aquaponik

1. Sediakan kolam untuk ikan.

2. Buatlah wadah untuk tanaman. Gunakan pipa paralon lalu buat lobang untuk tanaman. Buat lobang kecil diujung paralon untuk mengalirkan air ke kolam yang berisi ikan.

3. Sebelum memindahkan bibit ke wadah penanaman pastikan bibit untuk tanaman sudah disemai dan tumbuh dnegan baik.

4. Siapkan wadah tanaman bisa menggunakan botol plastik bekas atau pot. Kemudian untuk menyerap air gunakan kain yang dapat meresap seperti sumbu yang digunakan pada kompor minyak.

5. Setelah tanaman sudah mulai menunjukkan perkembangan pertumbuhannya, pindahkan ke paralon. Pada pot atau botol tadi, bisa menggunakan sekam atau gabus sebagai media tanamnya.

6. Gunakan pompa yang biasa digunakan pada aquarium kemudian masukkan ke paralon. Ini digunakan untuk membuat air yang ada pada kolam ikan mengalir ke paralon dan kembali ke kolam ikan lagi.

7. Pastikan keduanya berkembang dengan baik. Jika pertumbuhannya baik anda dapat memanen sayuran dalam waktu sebulan sementara ikan bisa sampai setengah tahun.

Baca Juga: Dibalik Jasa Pemasangan Instalasi Hidroponik Rumahan

Jenis tanaman dan ikan yang bisa di buat ke aquaponik

Memang tidak semua jenis tanaman bisa ditanama menggunakan aqaponik ini. Berikut akan dijelaskan beberapa tanaman yang bisa dicoba ditanam menggunakan budidaya hidroponik.
1. Tomat
2. Paprika
3. Terung ungu
4. Buncis
5. Selada
6. Ubi jalar
7. Strawberry
8. Kacang polong
9. Cabai
10. Melon, dll

Sementara untuk ikan yang biasa dibudidayakan menggunakan aquaponik ini adalah:
1. Nila
2. Ikan mas
3. Lele
4. Lobster tawar
5. Belut
6. Patin, dll

Bagaimana? Sudah tau cara budidayanya kan? Semoga informasi ini bermanfaat untuk semua pembaca. Selamat mencoba.

 

Baca Juga: Melirik Potensi Budidaya Ikan Tawar

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

 


Referensi:

https://jirifarm.com/a-jirifarm-company/aquaponics

aquaponic/https://pertanian.pontianakkota.go.id/artikel/49-sistem-budidaya-aquaponik.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.