ikan

Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai ekspor ikan dari NTT ke Korea Selan.

Ekspor Ikan

Bangkitnya Nelayan NTT

ikan
pixabay.com

Baca juga: New Normal Membuka Kembali Ekspor Produk Olahan Pertanian

Di era new normal (normal baru) nelayan siap membangun perekonomian yang sempat merosot turun imbas pandemi Covid-19.

Para pengusaha sudah mulai bangkit akibat terpuruknya pemasukkan saat pandemi, salah satunya adalah PT Karya Cipta Buana Santosa (KCBS) Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Hingga mengekspor 20 ton ikan cakalang beku senilai 3 miliar rupiah ke Korea Selatan.

Ikan yang dieskpor didapatkan dari nelayan-nelayan lokal di Flores, khususnya di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur yang merupakan ekspor pertama pada masa new normal.

Menurut data dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka, ekspor cakalang perdana pascapandemi covid-19 ke Korea Selatan ini merupakan jenis ikan cakalang asa.

Dengan total 20 ton lebih atau jika dikonversi ke ikan basah dapat mencapai 60 ton dan nilai ekspor ikan cakalang asap ini sekitar Rp3 miliar.

PT KCBS mempunyai mitra nelayan. Kapal pemancing cakalang sebanyak 25 armada dan setiap armada terdiri dari 15 hingga 20 nelayan.

Sementara, kapal pemancing untuk ikan tuna sebanyak 42 armada. Setiap armada terdiri dari 2 hingga 3 orang.

Harapan Nelayan NTT

ikan
frestunasupplier.com

Baca juga: Pemusnahan Bibit Ilegal Dari 14 Negara

PT KCBS akan terus bekerja sama dengan nelayan yang ada di Flores terutama di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur yang hasil tangkapan nya di terima oleh PT KCBS.

Dikarenakan permintaan yang sangat bayak dari luar negri yang belum bisa terpenuhi, maka ini menjadi kesempatan bagi para nelayan di Flores.

Melihat kualitas tangkapan ikan, sangat diharapkan dukungan untuk penangkapan dan pengolahan ikan sehingga kualitasnya akan lebih baik lagi.

Sebagai mitra strategis dalam upaya peningkatan ekonomi produktif masyarakat nelayan.

Pemkab Sikka akan senantiasa mendukung setiap upaya pihak perusahaan dalam mengembangan perikanan di wilayah ini

Pemerintah j;uga berharap agar kehadiran perusahaan PT KCBS, ekonomi masyarakat nelayan Sikka dapat meningkat atau perlahan semakin maju.


Itulah informasi mengenai ekspor puluhan ton ikan berasal dari NTT. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Ketersediaan Stok Pupuk Nonsubsidi Untuk Petani

Sumber: Liputan6.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.