Panduan Lengkap & Mudah Menanam Jambu Madu

Apakah kamu tertarik untuk menanam jambu madu? Ini dia panduan lengkap dan mudah untuk dicoba dirumah.

Jambu madu didapatkan dari hasil rekayasa dan inovasi dalam menanam jenis jambu air yang memiliki rasa manis dan segar. Jambu yang berukuran kecil dengan bentuk lonjong ini disukai oleh banyak orang.

Sehingga, permintaan pasar semakin meningkat dengan banyaknya peminat buah jambu ini. Tak sedikit pula orang yang ingin membudidayakan pohon jambu madu, baik untuk dijual maupun dinikmati sendiri.

Adapun untuk membudidayakan tanaman ini, Anda perlu mengetahui serangkaian proses dengan benar, mulai dari mengelola lahan tanam hingga proses pemanenan.

Panduan Mudah Menanam Jambu Madu

Berikut ini merupakan panduan lengkap dan mudah membudidayakan jambu madu yang bisa Anda coba:

Baca Juga:

Cara Budidaya Jambu Kristal di dalam Pot

Mempersiapkan Lahan Tanam

Lahan tanam merupakan lahan yang digunakan penanaman sesuai kriteria dan dapat memenuhi kebutuhan tumbuhan tersebut. Untuk menanam pohon jambu air, gunakan lahan yang terkena sinar matahari selama 6 jam sehari, serta dekat dengan jangkauan sumber air.

Gunakan tanah yang mempunyai tingkat keasaman pH sekitar 5,5-7,5 dengan kandungan unsur hara yang cukup. Pastikan tanah yang digunakan bersifat gembur dan subur.

bibit jambu madu
shopee.co.id

Pembuatan Media Tanam

Setelah menemukan tempat yang sesuai, Anda bisa membuat media tanam untuk menanam bibit jambu madu. Buatlah lubang tanam dengan ukuran diameter 20-30 cm serta kedalaman sekitar 20-30 cm. Jangan lupa untuk memberi jarak penanaman 1,5 sampai 2,5 m.

Agar unsur hara yang terkandung dalam tanah dapat terjaga dengan baik, Anda bisa memberikan pupuk dasar, baik pupuk organik maupun pupuk anorganik.

Pemberian pupuk dilakukan dengan memberikan campuran NPK dengan dosis 2-4 sendok makan di setiap lubang tanam. Anda juga bisa memberikan kapur dolomit sebanyak 2 sendok makan di setiap lubang tanam agar tingkat keasaman tanah tetap stabil.

Siramlah lubang tanah dengan larutan gula dan EM4 yang didiamkan dalam kurun waktu 1 sampai 3 hari. Kemudian tutup kembali tanah dan biarkan hingga 2 minggu.

Pembibitan Jambu Madu

Sembari menunggu media tanam siap digunakan, Anda bisa mencari bibit jambu madu yang diinginkan. Terdapat dua cara untuk mendapatkan bibit jambu, yaitu dengan cara vegetatif cangkok maupun melalui generatif biji.

Masing-masing cara tersebut memiliki keunggulan dan kekurangannya tersendiri. Jika Anda menggunakan bibit melalui generatif biji, maka membutuhkan waktu agar bibit siap tanam. Tetapi, jika Anda memerlukan banyak bibit tanaman dalam waktu yang singkat bisa menggunakan bibit vegetatif cangkok.

Cara pembibitan menggunakan biji yaitu dengan memilih biji buah matang yang diambil dari pohon yang berkualitas. Setelah itu, keringkan dengan menjemurnya di bawah sinar matahari selama satu jam.

Tanam biji jambu pada polybag yang sudah diberi tanah gembur dan humus. Lakukan penyiraman secara teratur, agar kondisi tanah tetap basah. Anda bisa memindahkan tanaman jambu madu ke dalam media tanam yang lebih luas ketika tumbuh tinggi 15 cm.

Sedangkan pembibitan menggunakan cangkok yaitu dengan memilih pohon yang unggul, berkualitas, dan produktif. Kerat pangkal batang dua kali dengan jarak 5 cm.

Pastikan batang yang dipilih cukup besar dan kuat, yakni memiliki ukuran diameter 3 cm. Buanglah kulit kayu yang dikerat, lalu lalu dikerok hingga tidak licin.

Berilah tanah humus pada ikatan batang, Anda bisa menggunakan sabut kelapa maupun plastik dalam pembuatan bibit cangkok. Siram tanaman dengan air secara teratur, lalu biarkan bibit selama 2-4 minggu hingga siap tanam.

Baca Juga: Cara Budidaya Buah Tin Dalam Pot Bagi Pemula

Tahap Penanaman Bibit

Setelah mendapatkan bibit jambu yang baik, Anda bisa melanjutkan tahap penanaman bibit. Agar berjalan dengan baik, Anda perlu melakukan tahap ini dengan maksimal.

Sebelum proses tanam, Anda bisa menaburkan insektisida atau fungisida pada tanah, agar serangga atau hama yang dikandungnya dapat hilang.

Waktu penanaman bibit jambu yang baik yakni pada sore hari untuk mengurangi resiko layu. Setelah bibit ditanam, Anda langsung menyiram tanaman tersebut agar lebih fresh.

Biarkan selama dua minggu lalu lakukan penyulaman pada tanaman yang sakit atau mati.

jambu madu-bibit
bibittanamantabulampot.wordpress.com

Perawatan Tanaman Jambu

Perawatan tanaman jambu tentu sangat penting untuk dilakukan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Berikan pupuk susulan ketika tanaman berusia 2 bulan, lakukan secara berkala yaitu setiap 2 minggu sekali.

Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin agar tanah tetap basah. Namun jangan memberikannya sangat banyak karena pohon jambu tidak membutuhkan banyak air.

Serta melakukan penyiangan tanaman agar tanah dapat memberikan nutrisi yang baik.

Masa Pemanenan

Anda bisa melakukan pemanenan ketika pohon memasuki umur 2 tahun. Pemanenan dilakukan ketika buah jambu madu memiliki warna merah disetiap sisinya. Jangan menunggu hingga berwarna merah semua karena buah akan cepat busuk.


Itulah panduan lengkap dan mudah untuk menanam jambu madu yang dapat kamu coba dirumah. Semoga bermanfaat.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Panduan Lengkap Cangkok Tanaman dengan Mudah

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • http://ilmubudidaya.com/cara-menanam-jambu-madu

Sumber gambar utama: www.bukalapak.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.