Panduan Mudah Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Yuk, budidaya ikan mujair sebagai peluang usaha kamu. PTD akan memberikan panduan mudahnya di artikel kali ini.

Apakah Anda menggemari ikan mujair? Ikan mujair merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang banyak diminati oleh masyarakat. Oleh karena itu, tak heran jika budidaya ikan mujair saat ini memiliki prospek dan peluang yang sangat bagus.

Langkah Budidaya Ikan Mujair

Ikan mujair sendiri termasuk kedalam jenis ikan yang sangat mudah beradaptasi sehingga sangat mudah untuk dibudidayakan.

Hanya dalam beberapa bulan saja ikan ini sudah berkembang dengan pesat. Jika Anda tertarik untuk mulai membudiayakan ikan jenis ini, ini dia beberapa langkah pembudidayaan yang bisa dilakukan:

Baca Juga: 5 Ternak Ikan Cupang di Kolam Beton

Pemilihan Indukan

Untuk bisa mendapatkan ikan mujair berkualitas baik, maka pemilihan kualitas indukan yang baik perlu diperhatikan. Ciri-ciri indukan berkualitas yaitu memiliki kondisi baik dan sehat serta memiliki bobot minimal 100 gram.

Indukan sendiri terdiri dari jantan dan betina. Ciri-ciri indukan jantan dan betina antara lain

Indukan jantan:

  1. Memiliki dua lubang genital
  2. Ujung sirip berwarna kemerahan dan terlihat sangat terang dan jelas.
  3. Bagian perut berwarna hitam dan lebih gelap.

Indukan Betina

  1. Memiliki 3 lubang urogenital
  2. Ujung sirip berwarna merah pucat dan tidak jelas.
  3. Bagian perut berwarna putih.
  4. Jika ditekan, maka bagian perutnya akan mengeluarkan cairan.
Ikan-Mujair
abahtani.com

Pemijahan Indukan

Untuk bisa menghasilkan benih berkualitas, maka langkah selanjutnya yaitu melakukan pemijahan indukan. Pemijahan indukan ikan mujair ini bisa dilakukan di kolam. Tahap pemijahan yang harus dilakukan antara lain:

  1. Buat kolam pemijahan dengan ukuran 3 x 4 meter dan kedalaman 60 cm.
  2. Masukkan lumpur halus ke bagian dasar kolam.
  3. Jika kolam sudah siap, masukkan indukan jantan dan betina dengan perbandingan 3:2.
  4. Ketika proses pembuahan antar indukan terjadi, maka indukan betina akan menjaga sel telur yang ada di mulutnya hingga telur menetas.
  5. Proses inkubasi hingga telur menetas membutuhkan waktu sekitar 3-5 hari.
  6. Setelah larva ikan berusia 2 minggu, maka larva sudah bisa dilepas dari indukan untuk mencari makan sendiri.

Pembuatan Kolam

Dibandingkan dengan jenis kolam yang lain, kolam terpal sangat cocok digunakan karena lebih hemat biaya. Untuk membuatnya, Anda hanya perlu menyiapkan terpal berukuran 50x50x100 m2, kayu dan juga bambu.

Tahap pembuatan kolam terpal yang harus dilakukan antara lain:

  1. Sesuaikan ukuran kolam terpal dnegan luas lahan dan juga kebutuhan yang dimiliki
  2. Agar lebih tahan lama, pilihlah terpal dengan bahan yang tebal.
  3. Bentuk kolam persegi panjang. Lapisi dengan terpal lalu sangga bagian ujungnya dengan kayu sehingga tidak roboh.
  4. Jika sudah selesai dibuat, biarkan kolam kering selama 2-3 minggu terlebih dahulu.
  5. Lakukan pengapuran kolam dan diamkan lagi selama 2-3 minggu.
  6. Isi kolam dengan air hingga ¾ bagian kolam. Agar ikan mujair terbebas dari hama penyakit, maka lakukanlah sterilisasi air terlebih dahulu. pH air yang baik untuk perkembangan ikan yaitu 6-7,5 sedangkan untuk suhu yang baik yaitu 25˚-30˚C.
  7. Setelah 1 minggu pasca pengisian air, Anda sudah bisa menebarkan benih ikan kedalam kolam tersebut.

Penebaran Benih Ikan

Agar benih tidak stress, lakukan penebaran benih di waktu sore hari. Untuk kolam berukuran 50x50x100 cm, maka kepadatan yang diperlukan yaitu sekitar 400-500 populasi.

Di awal penebaran, mungkin akan ada beberapa ikan yang mati. Namun jangan khawatir karena jumlahnya hanya sekitar 3-4 ekor. Jika jumlah ikan yang mati melebihi batas tersebut, sebaiknya Anda segera melakukan tindakan yang tepat.

Baca Juga: Ingin Ternak Lele? Ketahui Cara Pembenihan Ikan Lele Ini

Pemberian Pakan Ikan

Agar ikan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, maka Anda harus melakukan pemberisan pakan secara teratur. Beberapa cara pemberian pakan yang harus dilakukan antara lain:

  1. Siapkan pakan padat dengan kandungan protein 28%, lemak 30%, dan karbohidrat 15%.
  2. Lakukan pemberian pakan secara rutin sebanyak 3 kali sehari.
  3. Untuk kolam dengan populasi benih 400-500 ekor, berikan pelet ikan sebanyak 1-2 kg.
  4. Jika ukuran ikan sudah mulai membesar, Anda bisa menaikkan konsentrasi pakan sesuai dengan kebutuhan.
  5. Agar kolam tidak terlalu panas, berikan tanaman eceng gondok di bagian atas kolam.

Selain menggunakan pelet ikan, Anda juga bisa memberikan pakan tambahan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi ikan. Beberapa pakan tambahan yang bisa diberikan kepada ikan mujair antara lain cacing, serangga kecil, lumut, dan beberapa jenis daun dan sayur seperti kubis, kangkung, dan wortel.

ikan mujair
www.infoikan.com

Penggantian dan Penambahan Air Kolam

Agar ikan selalu sehat dan terhindar dari berbagai jenis penyakit, maka Anda harus memperhatikan kebersihan kolam. Salah satu cara untuk menjaga kebersihan kolam adalah dengan rutin melakukan penggantian air kolam.

Air kolam perlu diganti agar sisa pakan yang menumpuk di dasar kolam bisa dibersihkan. Dengan begutu serangan hama dan penyakit pada ikan bisa dicegah. Umumnya, air kolam rutin harus rutin diganti setiap 2-3 minggu sekali.

Selain memperhatikan kualitas air, Anda juga harus memperhatikan debit air kolam. Jika debit air kolam mulai berkurang, maka tambahkan air kembali hingga mencapai ketinggian yang sama seperti pada saat pertama kali.

Pemanenan Ikan

Ikan mujair sudah bisa dipanen ketika memasuki usia 4-5 bulan. Agar harga jualnya menjadi semakin tinggi, maka proses pemanenan harus dilakukan dengan tepat. Cara-cara pemanenan ikan mujair yang harus dilakukan antara lain:

  1. Untuk menambah bobot ikan, maka sebelum dipanen lakukan pemberian pakan terlebih dahulu.
  2. Kurangi jumlah air kolam secara perlahan. Jangan langsung membuang seluruh air kolam karena akan menyebabkan ikan menjadi stress.
  3. Setelah volume air perlahan menyusut, maka Anda sudah bisa melakukan pemanenan dengan jaring.
  4. Letakkan ikan yang sudah dipanen pada wadah yang bersih.
  5. Tambahkan oksigen sehingga ikan tetap bisa hidup.

Pasca Panen

Setelah pemanenan ikan selesai dilakukan, maka Anda juga harus melakukan penanganan pasca panen. Cara yang harus dilakukan yaitu dengan membersihkan lumpur halus yang terletak di bagian dasar kolam.

Jika ikan akan didistribusikan dalam keadaam mati, maka cara mematikannya yaitu dengan membetok bagian kepalanya lalu membelah perut dan mengeluarkan bagian dalamnya.

Setelah bagian dalam ikan dibersihkan, ikan sudah bisa dimasukkan kedalam lemari pendingin untuk didistribusikan.


Itulah tadi beberapa langkah budidaya ikan mujair yang bisa dilakukan mulai dari proses pemilihan bibit hingga pasca panen. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda yang ingin mulai membudidayakan ikan mujair. Selamat mencoba!

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: 5 Tahap Budidaya Ikan Secara Aquaponik

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • https://www.google.com/amp/s/arenahewan.com/cara-ternak-mujair-di-kolam-terpal/amp
  • https://ilmubudidaya.com/cara-budidaya-ikan-mujair-di-kolam-terpal

Sumber gambar utama: www.cekaja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.