Sebagian dari Anda tentu pernah mendengar pupuk bokashi. Lalu apa itu pupuk bokashi? Pupuk bokashi sendiri merupakan jenis pupuk organik yang pertama kali populer di Jepang.

Penamaan ‘bokashi’ sendiri diambil dari istilah bahasa Jepang yang artinya perubahan secara bertahap. Dibandingkan dengan pupuk kompos yang sering dibuat secara konvensional, pembuatan pupuk bokashi ini diklaim lebih cepat.

Hal tersebut tentu sangat menguntungkan terutama jika Anda membutuhkan pupuk organik dalam jumlah yang banyak namun pembuatannya terbatas oleh waktu.

Cara Pembuatan Pupuk Bokashi

Lalu bagaimana cara pembuatan pupuk organik asal Jepang yang satu ini? Bagi Anda yang penasaran dengan cara pembuatan pupuk skala pertanian dan rumah tangga, ini dia langkah-langkah pembuatan yang harus Anda perhatikan.

Baca Juga: Ingin Membuat Pupuk Organik Cair (POC) Sendiri? Coba Cara Ini

Pembuatan Pupuk Bokasi Skala Pertanian

Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan yang bisa Anda terapkan untuk mendapatkan pupuk dengan jumlah 1 ton.

Persiapan Mikroorganisme Pengurai (EM4)

Hal pertama yang harus dilakukan ketika akan membuat pupuk bokashi adalah persiapan mikrorganisme pengurai.

Anda tidak perlu repot-repot mengkultur atau membiakkan mikroorganisme ini karena di pasaran sudah ada produk mikroorganisme pengurai yang sangat terkenal yaitu EM4.

Berbagai jenis mikroorganisme yang terkandung didalam EM4 antara lain Actinomycetes, ragi, dan juga Lactobacillus sp.

Untuk melakukan proses pembuatan pupuk bokashi, nantinya Anda hanya perlu mencampurkan larutan EM4 ke bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan pupuk.

pupuk bokashi
cybex.pertanian.go.id

Pembuatan Pupuk

Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan pupuk yang satu ini sangatlah mudah. Untuk membuat pupuk skala pertanian atau rumah tangga, Anda bisa menyesuaikannya dengan jumlah volume bahan dasarnya.

Beberapa bahan yang bisa digunakan pada pembuatan pupuk ini antara lain sisa panen, limbah  jerami dan lain-lain. Beberapa tahap yang bisa dilakukan pada proses pembuatan pupuk bokashi antara lain:

  1. Siapkan bahan dasar pembuatan pupuk yang terdiri dari 600 kg kotoran ternak kering, 100 kg tanah humus, 50 kg arang sekam, 200 kg jerami atau sisa-sisa hasil panen, 1 kg gula pasir, dab 1 liter larutan EM4.
  2. Buat lubang sebagai tempat penguraian dengan ukuran 2 x 1 meter dengan kedsalam 30-50 cm.
  3. Cacah bahan-bahan pembuatan pupuk seperti jerami dan dedaunan. Setelah itu campurkan cacahan tadi dengan bahan-bahan lain secara merata dengan menggunakan sekop. Untuk memperkaya unsur hara pada pupuk, Anda bisa menambahkan abu dan kapur.
  4. Larutkan 1 liter EM4 dengan 200 liter air dan 1 kg gula pasir. Setelah tercampur rata, siramkan larutan tadi pada bahan baku. Aduk hingga larutan EM4 tercampur merata. Atur kelembaban bahan dengan kadar air sekitar 30-40%.
  5. Masukkan bahan-bahan yang telah terfermentasi kedalam lubang lalu tutup dengan terpal dan diamkan selama 1-2 minggu. Suhu maksimal untuk fermentasi yaitu 45˚ Oleh karena itu, Anda harus rutin mengontrolnya. Jika dirasa suhu terlalu panas, maka aduk bahan hingga suhunnya mulai menurun.

Baca Juga: Ini Dia Cara Mudah Membuat Pupuk Organik dari Daun

Pembuatan Pupuk Bokashi Skala Rumah Tangga

Jika pembuatan pupuk bokashi skala pertanian menggunakan jerami dan sisa hasil panen, maka pembuatan pupuk skala rumah tangga bisa menggunakan bahan limbah dapur atau sisa-sisa makanan.

pupuk bokashi dari sayuran
tanamanmart.com

Cara pembuatan yang harus dilakukan untuk membuat pupuk skala rumah tangga antara lain:

  1. Siapkan bahan-bahan pembuatan pupuk seperti sisa sayur dan buah, sisa makanan, tulang ayam, ikan, 10 ml EM4, 5 kg serbuk gergaji, dan juga 5 kg arang sekam.
  2. Karena pembuatan pupuk bokasi skala rumah tangga lebih sedikit dibandingkan dengan skala pertanian, maka Anda cukup menyiapkan satu tong plastik berukuran kurang lebih 200 liter. Untuk mengeluarkan cairan hasil pengomposan, buatlah lubang di bagian bawah tong,
  3. Cacah dan rajang kecil-kecil bahan-bahan yang digunakan pada pembuatan pupuk lalu campurkan dengan serbuk gergaji, dedak, dan juga arang sekam.
  4. Tambahkan larutan EM4 yang terbuat dari campuran 10 ml EM4 dan 1 liter air. Jangan lupa tambahkan 2 sendok makan gula pasir sebagai bahan makanan mikroorganisme.
  5. Tutup tong plastik dengan kain. Jaga agar suhu bahan kompos tidak melebihi 45˚ Pupuk bokashi sudah matang sekitar 5-7 hari. Ciri-ciri dari pupuk yang sudah jadi yaitu wangi dan teksturnya yang sudah berubah menjadi tanah.

Itulah tadi beberapa cara yang bisa dilakukan dalam pembuatan pupuk bokashi dengan mudah dan cepat.

Dengan memanfaatkan produk mikroorganisme, maka proses pengomposan bisa lebih cepat dibanding denga pembuatan pupuk kompos biasa. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda. Selamat mencoba.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Petani Wajib Tahu! 4 Jenis Pupuk Kompos dan Karakteristiknya

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • https://alamtani.com/cara-membuat-pupuk-bokashi/

Sumber gambar utama: materi.rizkibio.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.