Robot orak arik gabah

Apa yang biasa petani padi lakukan saat sedang panen raya nih? Ya, tak lain dan tak bukan adalah mengeringkan gabah! Gabah yang di orak-arik biasa dilakukan secara manual dengan menggunakan tenaga manusia.

Namun bagaimana dengan sebuah robot yang dapat mengorak arik gabah yang dapat dikendalikan dengan smartphone? Seorang siswi bernama Elsa Windasari ini menciptakan sebuah robot orak arik gabah yang dapat membantu petani untuk mengeringkan gabah saat panen raya.

Baca Juga : Melihat Kecanggihan Teknologi Film Farming dari Jepang yang Hemat Air dan Tanpa Tanah

Elsa yang adalah seorang siswi kelas 9 SMPN 1 Jetis ini ternyata menyabet 2 penghargaan loh lewat karyanya ini! Antara lain juara 2 tingkat nasional serta menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan dalam ajang Kalbe Junior Scientist Awards (KJSA) di tahun 2019.

“Robot ini bisa membantu petani membolak-balik gabah agar cepat kering,” tutur Else saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (2/11/2019).

Robot Orak Arik , si Pengering Gabah

Robot ciptaan seorang siswi ini diklaim dapat membantu memperingan kinerja petani dalam mengorak-arik gabah selama masa panen. Biasa petani melakukan kerja secara manual dan berhari-hari di cuaca tak menentu, namun sekarang sudah dibantu dengan robot.

Dalam pengoperasian robot orak arik gabah ini, petani cukup menggunakan smartphone yang dapat dikendalikan dengan jaringan bluetooth.

Baca Juga : Smart Farm, Sistem Pertanian dengan Teknologi Canggih

Elsa mengaku dalam pembuatannya, robot ini menghabiskan waktu selama 4 bulan dengan biaya kurang dari satu juta rupiah saja.

“Proses pembuatan robot ini sekitar 4 bulan dan menghabiskan biaya Rp 500 ribuan,” terangnya.

Else menjelaskan, robot ini terbuat dari berbagai komponen elektronik. Adapun komponennya seperti motor listrik DC, microcontroller arduino nano, charger solar controller, baterai, modul bluetooth hc 05, DC to DC step down dan relay.

Robot orak arik gabah
Foto : Robot orak arik gabah karya Elsa seorang siswi SMPN 1 Jetis, Ponorogo (Detik News)

“Robot ini juga dilengkapi dengan panel surya yang dapat membantu pengisian daya baterai ketika dijemur di terik matahari,” imbuh Elsa lagi.

Menurutnya, jika arus dari baterai hidup maka otomatis bluetooth juga menyala. Setelah itu petani tinggal mengkoneksikan robot dengan smartphone yang sudah terinstal software remote control.

Baca Juga : Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB Membuat Sistem Aeroponik Kentang

“Petani tinggal mengarahkan robot maju mundur kiri kanan sampai padi yang dijemur bisa rata dan bisa dijangkau dari jarak 5 sampai 10 meter,” ujarnya.

Robot Orak Arik Gabah Masih Dalam Tahap Pengembangan

Guru Pembimbing Robotik SMPN 1 Jetis Dwi Sujatmiko menambahkan, robot buatan siswinya ini mendapat saran juri agar bisa bergerak otomatis. Namun dalam perkembangannya, robot ini sering mengalami kendala sistem dalam pemrograman robot. Terutama bisa ter-reset sendiri yang menyebabkan robot tidak bisa berbelok karena terputusnya koneksi dari bluetooth.

“Akhirnya setelah beberapa kali percobaan diketahui jika tegangan untuk mikrontroler tidak stabil, sehingga kami beri kondensator elektrolit (elco) untuk menstabilkan tegangannya,” pungkasnya.

Disadur dari Detik News


Nah itu dia sedikit ulasan artikel pertanian tentang Robot Orak Arik Gabah Canggih Ciptaan Siswi SMP. Bagaimana menurut kamu sobat PTD? Apakah kamu terinspirasi?

Baca Juga : Bagaimana Kecanggihan Pertanian Indonesia Di Masa Depan?

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.