jenis-jenis ayam buras

Kamu sudah tahu belum jenis-jenis ayam buras? Kalau belum, yuk simak artikel pertanian kali ini PTD akan menjelaskan secara ringkasnya.

Siapa yang belum mengenal jenis ayam kampung? Tampaknya semuanya sudah sangat familiar dengan jenis ayam yang satu ini, namun bagaimana dengan jenis ayam buras? Ya, ayam kampung termasuk salah satu jenis ayam buras, namun tidak semua ayam buras merupakan ayam kampung.

Ayam buras berasal dari kepanjangan “ayam bukan ras” yang berarti ayam buras adalah ayam yang selain ayam ras.

Banyak bukan? Pada pembahasan kali ini, kita akan mengulas jenis-jenis ayam buras yang kerap kali kamu temukan dan berada di sekitar kamu. Simak penjelasan berikut ini yah.

Jenis-Janis Ayam Buras

Berikut ini akan di jelaskan jenis-jenis ayam buras, yaitu:

Baca Juga: Cara Ternak Ayam Arab Pedaging dengan Mudah

Ayam Kampung

Ayam kampung merupakan jenis ayam yang paling terkenal di Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang bertempat tinggal di pedesaan.

Biasanya jenis ayam ini banyak diternakkan untuk diambil daging dan telurnya. Dipercaya jenis ayam ini merupakan hasil domestikasi dari negeri tirai bambu cina.

Proses pertumbuhan jenis ayam ini tergolong lama dengan jangka waktu 3 bulan masih dalam ukuran kepalan tangan, sedangkan dapat dipanen sekitaran umur 8 bulan hingga 1 tahun.

Ayam betina baru akan bertelur saat mencapai umur 6 bulan, sedangkan produktivitas telur dapat mencapai 115 butir per tahun.

Ayam Pelung

Ayam pelung merupakan jenis ayam yang memiliki pertumbuhan yang cukup cepat. Ayam ini dipercaya berasal dari Cianjur Jawa Barat. Usia dewasa, ayam pelung jantan mampu mencapai ukuran 5-6 kg dengan tinggi sekitar 40-50 cm.

Ayam ini memiliki suara yang indah, sehingga jenis ayam yang satu ini umumnya dipelihara oleh pencinta ayam.

Pemeliharanya biasanya bertujuan untuk hobi atau mengikutkannya dalam ajang kontes ayam, hal demikian membuat harga ayam yang satu ini menjadi mahal.

Ayam Bangkok

Ayam Bangkok memiliki ukuran yang tinggi, besar dan waktu pertumbuhan yang lumayan cepat. Jenis ayam yang satu ini berasal dari Thailand sehingga seringkali disebut “Ayam Bangkok”.

Selain untuk tujuan konsumsi, jenis ayam yang satu ini juga digunakan sebagai ayam aduan.

Umumnya jenis ayam betina dibudidayakan untuk tujuan konsumsi, sedangkan untuk pejantan dijadikan tambang emas untuk ayam petarung atau ayam aduan.

Selain tahan dalam bertarung, ayam yang satu ini juga sangat tahan terhadap wabah penyakit.

Ayam Arab

Ayam Arab merupakan salah satu jenis ayam yang paling sering dibudidayakan untuk tujuan konsumsi, karena memiliki tingkat produktivitas yang tinggi serta ketahanan terhadap penyakit.

Ayam ini terkenal dengan nama ayam arab karena bulu di bagian kepala hingga ke leher berwarna putih seperti kerudung “Pak Haji”.

Penampilan fisik ayam ini berukuran lebih kecil dari ayam kampung namun kemampuan bertelurnya lebih tinggi yakni sekitar 225 butir per tahun.

ayam arab
hobinyong.com

Ayam Kedu

Ayam kedu merupakan jenis yang dipelihara dengan tujuan untuk diambil daging dan telurnya. Ayam jenis ini telah ada sejak jaman penjajahan dan merupakan hasil silangan antara ayam “dorking” yang di bawa Gubernur Jenderal Raffless dengan ayam lokal dari daerah Dieng.

Umumnya, ukuran rata-rata ayam kedu sekitar 1,5-2 kg, dimana pejantan dapat mencapai bobot badan 4 kg sedangkan betina pada ukuran 3 kg. Ayam yang satu ini mampu bertelur 25 butir per periode.

Baca Juga: 5 Langkah Ternak Ayam Jawa Super, Peluang Bisnis Menjanjikan

Ayam KUB

Ayam KUB atau “Ayam Kampung Unggul Balitbangtan” merupakan jenis ayam hasil penelitian yang dihasilkan oleh Balitbangtan bertujuan untuk diambil daging dan telurnya, namun jenis ayam ini lebih produktif dalam bertelur.

Ayam KUB memiliki keunggulan lain dibandingkan jenis ayam lainnya. Keunggulan ayam KUB ialah produksi dalam bertelur yang mencapai 180 butir perekor setiap tahunnya.

Biaya pakan yang lebih hemat karena korversi pakan yang rendah. Mulai bertelur sekitar umur 22 minggu, lebih tahan terhadap penyakit, dan frekuensi bertelur sepanjang waktu.

news.trubus.net

Ayam Kate

Ayam kate merupakan salah satu jenis ayam buras yang dipelihara untuk dijadikan sebagai ayam hobi dan ayam hias. Dipercaya ayam ini berasal dari Banten lalu menyebar ke seluruh dunia oleh pedagang Eropa tahun 1700-an.

Bobot ayam kate jantan dewasa dapat mencapai 350 gram sehingga sangat kecil dan unik untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan.

Banyaknya pecinta dan peminatnya  membuat jenis ayam yang mungil ini harganya melambung tinggi, sehingga sangat wajar untuk melakukan komersialisasi budidaya ayam kate.

Ayam Murung Panggang

Ayam murung panggang merupakan salah satu ayam lokal yang berfungsi ganda sebagai penghasil daging dan telur.

Keunggulan lainnya dari ternak ini ialah biaya pakan lebih hemat karena konversi pakan lebih rendah, tahan terhadap penyakit, produksi daging dan telur lebih tinggi, daya tetas telur 75%, dan mempunyai sifat jarang mengeram.

Jenis ayam ini berasal dari Kalimantan Selatan dan dipercaya merupakan hasil persilangan antara ayam ras dengan ayam lokal setempat.

Ayam murung panggang dapat mencapai 4 kg untuk bobot dewasa dengan produksi telur mencapai 280 butir perekor per tahunnya. Uniknya ayam ini lebih disukai dengan warna hitam.

Ayam Joper

Ayam joper merupakan cross breeding antara ayam kampung jantan dan ayam petelur (ras) betina. Dari perkawinan tersebut dihasilkan ayam F1 persilangan yang disebut ayam kampung super.

Ayam ini memiliki keunggulan dalam hal produktivitas daging yang tinggi, konversi pakan yang rendah dan waktu pemeliharaan yang relative cepat.

Ayam kampung super memiliki masa panen yang lebih cepat. Bobot badan bisa mencapai 1,1/5 kg dalam 2 bulan, sedangkan pada umur 44-74 hari sudah siap untuk dikonsumsi.

Ayam lainnya

Beberapa jenis ayam buras lainnya ialah ayam nunukan, ayam ketawa, ayak gaok, ayam maleo, ayam bali, ayam merawang, ayam kalosi.

Beberapa telah punah dan beberapa masih dapat dijumpai. Beberapa tambahan ayam lain ialah ayam sentul, ayam ciparage, ayam kinantan, ayam jantun dan ayam sedayu.


Itulah tadi jenis-jenis ayam buras. Apakah kamu tertarik untuk memeliharanya? Semoga bermanfaat.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Budidaya Ayam Kampung dengan Modal Kecil? Begini Caranya

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • Anonim. Jenis – Jenis Ayam Kampung/Buras. Diakses dari : http://ilmu-ternak.blogspot.com/2017/06/jenis-jenis-ayam-kampung-buras.html
  • Anonim. 2019. Mengenal Ayam Kampung Super. Diakses dari : https://sinauternak.com/mengenal-ayam-kampung-super/
  • Dinas Peternakan dan Perkebunan Banjar. 2019. JENIS -JENIS AYAM BURAS. Diakses dari : https://disnakbun.banjarkab.go.id/
  • Risnandar, Cecep. Mengenal jenis-jenis ayam buras. Diakses dari: https://alamtani.com/mengenal-jenis-jenis-ayam-buras/

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.