Budidaya Ayam Kampung dengan Modal Kecil? Begini Caranya

Tahukah Anda? Ternyata, budidaya ayam kampung dapat dilakukan dengan modal kecil loh. Berikut ini Pak Tani Digital akan membagikan cara melakukan budidaya ayam kampung hanya dengan modal kecil.

Banyak orang yang menyukai jenis daging atau telur ayam kampung. Maka tak heran bila banyak masyarakat yang minat budidaya ayam kampung. Selain cukup mudah, membudidayakan jenis ayam kampung ini sangat menguntungkan.

Dari segi kesehatan jenis ayam kampung sangat baik dan aman untuk dikonsumsi. Karena, pemberian pakan untuk ayam kampung jauh dari bahan kimia dan hanya menggunakan bahan alami.

Cara Budidaya Ayam Kampung dengan Modal Kecil

Saat melakukan budidaya pada ayam kampung, diperlukan langkah atau cara yang benar seperti berikut ini:

Mempersiapkan Kandang Ayam

Untuk membudidayakan ayam kampung, diperlukan kandang yang baik sebagai tahap awal budidaya. Karena, kandang tersebut akan dijadikan sebagai lokasi budidaya ayam kampung.

Dalam pembuatan kandang, sebaiknya berjarak dekat dengan rumah agar lebih mudah untuk menjaga dan mengawasinya. Adapun yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan kandang, diantaranya adalah:

  1. Kandang bisa dibuat dari bambu yang dianyam atau di paku
  2. Dinding kandang haruslah rapat agar hewan liar seperti anjing, tidak mudah masuk
  3. Buatlah kandang yang tertutup dan mengelilingi lokasi, sehingga ayam tidak berkeliaran jauh mengganggu tetangga
  4. Dinding kandang buat setinggi 3 meter atau lebih. Karena jika kurang dari tiga meter, maka ayam masih bisa terbang keluar
  5. Bagi kandang menjadi dua sekat, yang bagian pertama untuk ayam dewasa dan bagian kedua untuk anak ayam yang baru menetas.

Setelah kandang telah jadi dengan baik dan sesuai, maka bisa langsung memulai tahapan budidaya ayam kampung.

Jangan lupa untuk merawat kandang dengan membersihkannya dan memberinya pestisida, agar parasit dalam kandang mati dan tidak mengganggu proses budidaya.

Baca Juga: Cara Ternak Ayam Arab Pedaging dengan Mudah

Budidaya Ayam Kampung
wikipedia.org

Pemilihan Indukan Ayam Kampung yang Baik

Memiliki induk jenis ayam kampung yang baik akan menghasilkan budidaya ayam yang maksimal. Hal itu, karena induk ayam akan menghasilkan telur dan anak ayam kampung yang berkualitas baik sehingga mudah dijual.

Untuk memilih induk ayam kampung diperlukan kriteria yang bagus, berikut ini hal yang harus diperhatikan:

  1. Induk ayam jantan harus memiliki suara yang bagus dan lantang, tidak ada cacat dan sehat, aktif bergerak, serta bulu yang bersih dan mengkilap
  2. Pastikan induk ayam siap untuk bereproduksi dan memasukkan induk ke dalam kandang, Anda bisa memasukkan 10 betina dengan 1 pejantan dalam kandang
  3. Kawinkan setiap pasangan induk agar, ayam betina bisa bertelur dan berproses budidaya

Memberikan Pakan

Setelah kedua induk ayam kampung kawin, maka Anda tetap harus memberikan pakan yang teratur, yakni 3 kali dalam sehari.

Pakan yang bisa Anda berikan berupa pelet yang dikombinasikan dengan jagung giling atau jagung pipilan. Biasanya betina yang berhasil melakukan perkawinan akan terlihat lebih rewel.

Ketika ayam betina bertelur, Anda harus memisahkannya ke lokasi khusus untuk betina bertelur. Biasanya paling sedikit 5 sampai 14 telur yang akan dikeluarkan oleh ayam.

Baca Juga: 6 Langkah Mudah Ternak Ayam Ketawa yang Bernilai Ekonomis Tinggi

Menetaskan Telur

Agar proses budidaya ayam kampung lebih cepat, maka sebaiknya melakukan penetasan telur secara manual atau buatan.

Karena, jika secara alami membutuhkan waktu sekitar 25-35 hari, sedangkan jika dengan cara buatan hanya membutuhkan waktu sekitar 14-20 hari saja.

Untuk penetasan telur secara manual, Anda cukup membuat kotak penetasan dengan ukuran yang sesuai dan diberi lampu bohlam 10 watt. Letakkan telur di bawah lampu dan tunggu hingga 14-20 hari, maka telur akan segera menetas.

Ternak Ayam Jawa Super

Merawat Anakan Ayam Kampung

Setelah anakan ayam telah menetas, maka diperlukan perawatan yang cukup intensif. Berikan pakan khusus dan minum seperti jagung yang digiling secara halus.

Pakan tersebut cukup diberi hingga anak ayam berusia 2 bulan, setelah nya bisa dipindahkan ke kandang dewasa. Perawatan ayam kampung juga mesti selalu dijaga dengan membersihkan kandangnya serta memberi makan secara teratur.

Budidaya Ayam Kampung Sukses

Dengan melakukan perawatan yang maksimal, maka budidaya ayam kampung dibilang sukses. Anda bisa menjualnya ke pasaran setelah anakan ayam kampung berumur 1-3 bulan.

Biasanya bobot ayam yang dimintai oleh pasaran sekitar 1-2 kg. Budidaya ayam kampung sangat bisa dilakukan walau hanya dengan modal kecil.

Bahkan dari modal kecil itulah, bisa membuka peluang usaha yang sangat menguntungkan. Sehingga penjualan jenis ayam kampung sangat meningkat di pasar, karena permintaan masyarakat yang cukup banyak.


Itulah beberapa cara budidaya ayam kampung hanya dengan modal kecil, semoga bermanfaat. Selamat mencoba sobat PTD.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: 5 Langkah Ternak Ayam Jawa Super, Peluang Bisnis Menjanjikan

Penulis: Epin Supini

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Referensi:

  • http://ilmubudidaya.com/cara-budidaya-ayam-kampung-dengan-modal-kecil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.