Yuk, Intip Teknik Budidaya Jagung Sukmaraga dengan Mudah

Apakah Sobat PTD sudah mengetahui apa itu jagung sukmaraga? Mungkin varietas jagung yang satu ini belum diketahui oleh banyak orang.

Salah satu tanaman pangan dunia yang paling penting selain padi adalah jagung. Di Indonesia sendiri, jagung menjadi komoditas yang banyak dibudidayakan di Pulau Jawa. Bahkan, di daerah Madura dan Nusa Tenggara, jagung sendiri menjadi makanan pokok.

Tanaman jagung sendiri memiliki fungsi diantaranya:

  1. Sumber karbohidrat
  2. Sebagai pakan ternak baik batang, daun,ataupun tongkolnya
  3. Biji jagung bisa diambil minyaknya
  4. Dijadikan tepung jagung atau maizena yang diolah dari bijinya.
  5.  Tongkol jagung bisa dibuat menjadi furfuralsehingga bemanfaat di bidang industri.
  6. Jagung hibrida biasanya digunakan dalam bidang farmasi.

Selain fungsi di atas, jagung mempunyai manfaat lain, salah satunya adalah diuretik (memperlancar air seni). Hal ini karena tingginya kandungan kalium pada rambut dan tongkol mudanya. Manfaat yang lain adalah jagung mengandung thiamine yang dapat mengeringkan luka seperti pada cacar air, dan mengandung fosfor yang baik untuk tulang dan gigi.

Kebutuhan jagung dalam negeri dewasa ini semakin susah dipenuhi. Hal ini akan berdampak buruk bagi para peternak yang membutuhkan jagung sebagai pakan. Oleh karenanya, banyak varietas jagung yang dicari dengan produktivitas yang tinggi, misalkan 8.5 ton/ha.

Di antara banyaknya varietas jagung yang dibuat oleh para pemulia tanaman, salah satu varietas yang dikembangkan yaitu varietas Sukmaraga. Varietas ini diharapkan memiliki potensi dan produktivitas yang tinggi.

Jagung ini merupakan jagung komposit yang dapat ditanam ulang hingga 3 kali tanam, agak berbeda dengan jagung hibrida lain yang hanya dapat ditanam 1 kali saja, sehingga hal ini bisa menghemat input produksi pertanian.

Baca Juga: Tanam Jagung dengan Metode Tanpa Olah Tanah? Ikuti Cara Ini

Teknik Budidaya Jagung Sukmaraga

Nah, bagaimana cara membudidayakan jagung sukmaraga ini? Yuk, simak di bawah ini.

Penyiapan Lahan

  1. Tanah dibajak dengan kedalaman 15-20 cm, digemburkan dan diratakan. Jika tanah sudah gembur,maka tidak perlu dibajak lagi.
  2. Sisa-sisa tanaman dan tumbuhan pengganggu dibersihkan.
Penyiapan Lahan Budidaya Jagung
Sumber: belajarberkebun.com

Penanaman

  1. Lubang tanam dibuat dengan tugal dengan kedalaman 5 cm.
  2.  Dibuat jarak tanam 75x 40 cm (2 tanaman/rumpun), atau 75 x 20 cm (1 tanaman /rumpun)
  3. Benih dimasukan ke dalam lubang tanam dan ditutup dengan tanahyang  telah  diberikan pupuk kandang.

Pemupukan

  1. Pupuk ditakar : untuk yang telah dikaji di Lampung yaitu 350 kg urea/ha + 150 kg SP 36/ha + 100 kg KCL/ha.
  2. Pupuk diberikan sebanyak 2 kali, pupuk awal 7-10 HST(200 kg urea/ha + 150 kg SP 36/ha +100 kg KCL/ha), pemupukan yang kedua pada umur 30-35 HST (250 kg urea/ha).
  3. Pupuk diberikan dalam lubang/larikan + 10 cm
  4. Di samping tanaman, ditutup dengan tanah.

Penyiangan Gulma

  1. Penyiangan pertama dilakukan saat umur 15 HST.
  2. Penyiangan kedua dilakukan saat umur 28-30 HST, dilakukan sebelum pemupukan kedua.

Pengendalian Hama & Penyakit

Misalnya, penyakit bulai. Penyakit tersebut bisa dikendalikan dengan cara berikut ini: benih jagung 1 kg dicampur 2 gr Ridomil atau Saromil yang dilarutkan dalam 7,5 –10 ml air.

Untuk mengendalikan jenis hama penggerek, diberikan insektisida Furadan 3G yang pada pucuk tanaman sebanyak 3-4 butir/ tanaman.

Baca Juga: Kenali Ragam Jenis Penyakit Jagung dan Cara Mengatasinya

Jagung Sukmaraga
Sumber: kepri.litbang.pertanian.go.id

Pemberian Air

Penyiraman dilakukan, khususnya musim kemarau, sebelum tanam 15 hari dan setelah tanam 30 HST, 45 HST, dan 75 HST (6 kali pemberian). Sumber air dapat berasal dari irigasi permukaan atau tanah dangkal (sumur) pompa.

Pemanenan

Jagung siap dipanen yang ditandai pada klobot yang mulai mengering dan berwarna coklat muda, bijinya mengkilap dan tidak membekas jika ditekan dengan menggunakan kuku.


Itulah tahapan yang perlu Anda ketahui untuk melakukan teknik budidaya tanaman jagung sukmaraga. Sederhana bukan? Selamat mencoba dan sukses untuk Anda.

Baca Juga: 5 Langkah Budidaya Jagung Hibrida Agar Cepat Panen

Penulis: Diana Wati

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber gambar utama: kerajaantani.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.