budidaya jagung hibrida

Apakah kamu tertarik untuk melakukan budidaya jagung hibrida? Jika ya, yuk ikutin 5 langkah dibawah ini. PTD akan membagikan langkah mudahnya agar tanaman kamu cepat panen.

Jagung yang memiliki nama latin Zea Mays ini merupakan tanaman pangan yang mengandung karbohidrat.

Salah satunya adalah budidaya jagung hibrida yang merupakan persilangan jagung keturunan secara langsung dari dua atau lebih dari varietas jagung yang berkualitas.

Pada umumnya, tanaman jagung mempunyai berbagai ukuran tinggi, sekitar 2 meter sampai 2,5 meter, bahkan ketinggian yang bisa mencapai 12 meter.

Tangkai yang ada pada batang jagung beruas memiliki ukuran 20 cm/ruas, namun pada daun jagung yang berukuran lebar 9 cm serta panjang 120 cm ini tidak memiliki tangkai.

Sedangkan pada tanaman jagung hibrida memiliki keunggulan tambahan seperti, bertongkol dua, ukuran tongkol dan biji yang lebih besar, serta waktu pemanenan lebih cepat.

Sehingga jangan heran bila banyak orang yang mulai melakukan budidaya jagung hibrida.

5 Langkah Budidaya Jagung Hibrida

Kamu bisa melakukan budidaya jagung hibrida dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

Baca Juga: Cara Pembuatan Susu Jagung Sebagai Peluang Usaha

Syarat Pertumbuhan Tanaman Jagung Hibrida

Sebelum memulai budidaya jagung hibrida, alangkah baiknya kamu mengetahui syarat pertumbuhan tanaman jagung ini agar proses pembudidayaan berhasil dengan maksimal.

Tanaman jagung bisa tumbuh di lahan yang terkena sinar matahari secara langsung selama 8 jam perhari, baik di tempat dataran tinggi maupun dataran rendah.

Tanam jagung di lahan yang memiliki kecukupan kandungan unsur hara, serta keasaman tanah dengan pH 5,5 – 7,5.

Selain itu, tanam jagung di tanah yang bersifat gembur, kamu bisa membajaknya terlebih dahulu agar tanah menjadi gembur. Jangan lupa untuk menanam di dekat sumber air, agar memudahkan waktu penyiraman.

jagung hibrida
pioneer.com

Siapkan Lahan Tanam Jagung Hibrida

Siapkan lahan tanam untuk budidaya jagung hibrida sesuai dengan syarat dan kriterianya, kamu bisa mengolah lahan tersebut terlebih dahulu.

Bajak atau cangkul lahan tersebut agar tanah menjadi gembur, lalu buatlah alur untuk pemberian pupuk dasar, kamu juga bisa melakukan pengapuran dengan kapur dolomit.

Adapun pupuk dasar yang bisa kamu gunakan yaitu pupuk kimia atau pupuk kandang.

Setelah pemupukan dasar selesai dilakukan, jangan lupa untuk membuat bedengan dengan ukuran tinggi 5-10 cm, lebar 30-40 cm, serta panjang disesuaikan dengan lahan tanam.

kamu bisa membuat lubang tanam di sepanjang jalur bedengan dengan kedalaman sekitar 3-5 cm.

lahan tanam
pioneer.com

Baca Juga: 4 Cara Memanfaatkan Limbah Jagung secara Maksimal

Penanaman Jagung Hibrida

Untuk melakukan budidaya jagung hibrida gunakanlah bibit jagung yang berkualitas baik, kamu bisa membelinya di toko pertanian.

Tanamkan bibit jagung tersebut ke dalam lubang yang sudah dibuat sebelumnya, 1 lubang diisi dengan 2 biji jagung setelah itu tutup kembali dengan tanah.

Setelah memasuki masa ke 47 hari, maka biji jagung akan bertumbuh tinggi sekitar 5-10 cm. Sejak masa tersebut kamu harus melakukan perawatan secara berkala dengan baik, agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Perawatan Jagung Hibrida

Lakukan perawatan jagung hibrida dengan baik agar hasilnya maksimal. Kamu bisa melakukan penyiraman secara rutin, yaitu 1 kali dalam seminggu atau disesuaikan dengan cuaca dan kondisi lahan.

Setiap 2 atau 3 minggu sekali kamu bisa melakukan penyiangan terhadap gulma, serta tanaman pengganggu lainnya yang berada disekitar tanaman jagung.

Ketika tanaman jagung memasuki masa 1 bulan, kamu bisa melakukan pemupukan susulan. Pupuk yang digunakannya itu pupuk NPK dan ZA yang dicampur dengan perbandingan 3:1.

Sembari melakukan pemupukan, jangan lupa untuk melakukan penyiangan berlanjut.

Panen Jagung Hibrida

Masa pemanenan merupakan tujuan dan hasil dari budidaya jagung hibrida. Kamu bisa memanen jagung pada hari ke 65, jika jagung tersebut ingin diolah menjadi jagung rebus.

Namun jika kamu ingin menjual jagung tersebut, maka tunggu jagung hingga menua, yaitu pada hari ke 90.


Itulah 5 langkah budidaya jagung hibrida yang bisa kamu lakukan agar cepat memanen. Jangan lupa untuk melakukan perawatan dengan baik agar hasil maksimal. Semoga bermanfaat.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Tips Untuk Dosis Pupuk Jagung yang Tepat Dengan Pupuk Cair

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • https://www.pioneer.com/web/site/indonesia/Berita-Umum/Panduan-Budidaya-Jagung-Hibrida-Cepat-Panen-Bagi-Pemula

Sumber gambar utama: blog.tanijoy.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.