membuat pupuk KCL

Yuk, membuat pupuk KCL sendiri dirumah untuk tanaman kamu agar mendapatkan hasil yang baik. Jadiin artikel ini sebagai panduannya ya, karena PTD akan berbagi tips buat kamu.

Pupuk KCL termasuk kedalam jenis pupuk anorganik yang memiliki kandungan kalium dan juga klorida. Di pasaran, pupuk ini biasa berbentuk kristal berwarna merah, bersifat higroskopis sehingga sangat mudah diserap oleh tanaman.

Biasa digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas buah baik pada tanaman pangan maupun tanaman sayuran.

Pupuk KCL Bagi Tanaman Padi

Pupuk KCL merupakan salah satu jenis pupuk yang banyak digunakan pada proses pemupukan tanaman padi. Memiliki beberapa kandungan nutrisi yang penting bagi tanaman padi antara lain kalium (K2O) sebesar 60% dan juga klorida sebesar 46%.

Pupuk ini memiliki sifat yang mudah larut di dalam air sehingga mudah diaplikasikan, tetapi tidak perlu diaplikasikan setiap saat ke tanaman. Anda cukup memberikan setiap 6 bulan sekali saja. Hal ini dikarenakan unsur K hanya terserap 30% ke dalam tanaman.

pupuk kcl untuk padi
id.wikipedia.org

Baca Juga: 5 Langkah Pembuatan Pupuk Organik Cair Bokashi

Manfaat Pupuk KCL Bagi Tanaman Padi

Beberapa manfaat bagi tanaman padi antara lain:

  1. Memacu peningkatan aktivitas biji dan juga buah tanaman padi.
  2. Memperkuat dan memperkokoh batang tanaman.
  3. Melindungi tanaman padi dari serangan hama dan juga penyakit.
  4. Meningkatkan daya tahan padi ketika terjadi kekeringan.
  5. Membantu pembentukan protein dan juga karbohidrat pada tanaman padi
  6. Berperan sebagai activator enzim.
  7. Membantu proses transportasi hasil asimilasi dari daun menuju berbagai jaringan tanaman padi.

Gejala Kekurangan KCL pada Tanaman Padi

Kekurangan asupan KCL sendiri dapat menimbulakn berbagai masalah bagi tanaman padi. Kekurangan unsur kalium dapat membuat tanaman mengalami klorosis atau warna pucat kekuningan.

Gejala kekurangan kalium pada tanaman padi sendiri dapat dilihat dari bagian pinggir daun yang terlihat seperti huruf V terbalik. Sedangkan ciri-ciri umumnya yaitu pertumbuhan tanaman yang kurang maksimal sehingga tanaman menjadi kerdil.

Baca Juga: Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Pupuk Kimia

Cara Pengaplikasian Pupuk KCL

Agar kandungan pupuk KCL dapat terserap dengan baik oleh tanaman padi, maka Anda harus memberikannya dengan dosis yang tepat. Untuk lahan sawah yang memiliki kadar kalium yang rendah, aplikasikan sebanyak 100 kg/ha.

Sedangkan untuk lahan sawah dengan kadar kalium sedang hingga tinggi, Anda bisa mengaplikasikannya sebanyak 50 kg/ha.

Proses Pembuatan Pupuk KCL

Biasanya pupuk ini bisa dengan mudah ditemukan di toko-toko pertanian. Walaupun begitu, Anda juga bisa membuatnya sendiri secara organik di rumah dengan menggunakan sabut kelapa. Beberapa tahap pembuatannya antara lain sebagai berikut:

sabuk kelapa membuat pupuk KCL
badungkab.go.id
  1. Siapkan bahan yang digunakan untuk pembuatan pupuk antara lain air jernih 40 liter, sabut kelapa 25 kg serta drum bekas untuk wadah.
  2. Bersihkan sabut kelapa dari tanah yang menempel lalu letakkan di dalam drum bekas.
  3. Tuangkan air bersih ke dalam drum hingga separuh bagian.
  4. Tutup drum untuk mempercepat proses fermentasi sabut kelapa.
  5. Diamkan drum selama kurang lebih 15 hari.
  6. Setelah lewat 15 hari, maka air rendaman akan berubah warna menjadi hitam kekuningan dan siap diaplikasikan sebagai pupuk KCL cair.

Pupuk KCL organik ini sangat cocok diaplikasikan untuk tanaman padi yang sedang berbuah. Untuk mengaplikasikannya, Anda cukup menyemprotkannya pada bagian daun padi yang menghadap ke bawah.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti, diketahui bahwa pupuk organik ini dapat memacu produktivitas tanaman padi hingga 5-15% karena adanya kandungan K2O sebanyak 3-5%.


Itulah tadi beberapa cara membuat pupuk KCL dan manfaatnya bagi tanaman padi. Ternyata selain bisa dibeli di toko pertanian, Anda juga bisa membuatnya sendiri secara organik yang tentunya lebih murah dan aman. Semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk Anda semua.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Kenali 15 Jenis Pupuk NPK Ini untuk Menyuburkan Tanaman

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • https://mitalom.com/manfaat-pupuk-kcl-pada-tanaman-padi-dosis-dan-cara-aplikasinya/
  • https://8villages.com/full/petani/article/id/5aed8e8d8551f67826fd16ac/

Sumber gambar utama: pixabay.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.