
Seorang perempuan yang menjalankan kehidupannya di dunia kepenulisan, baik tulisan fiksi maupun non-fiksi. Dirinya merupakan penulis dua buku novel, ‘Change For Love’ penerbit ZA Publisher dan ‘Not Alone’ penerbit Guepedia. Memiliki passion di bidang Editor dan Content writing. Memiliki pengalaman kerja sebagai freelance writer di berbagai tempat jasa penulisan artikel selama 3 tahun.
Bagi kamu yang tertarik untuk menanam bunga kamboja dan ingin mendapatkan hasil yang bagus. Maka kamu dapat menjadikan artikel ini sebagi pedoman, karena PTD akan membagikan teknik dan tips penanaman serta perawatannya.
Bunga Kamboja merupakan tanaman yang mampu beradaptasi di lingkungan kering, dibandingkan dengan lingkungan yang basah.
Bunga yang berasal dari gurun pasir ini memiliki 2 cara penanaman yaitu teknik okulasi, serta teknik stek pada batang. Bunga ini memiliki tampilan dengan berbagai warna diantaranya warna kuning, merah, putih, dan orange.
Dahulu, bunga ini termasuk tanaman liar yang terabaikan dan sering tumbuh di dekat pemakaman, sehingga sangat identik dengan kuburan.
Namun saat ini, sudah banyak orang yang memilih untuk melakukan budidaya kamboja karena bisa dijadikan peluang bisnis yang menggiurkan.
Teknik & Tips Menanam Bunga Kamboja Hingga Perawatannya
Ada beberapa cara dan teknik yang harus kamu lakukan untuk melakukan penanaman dengan baik, Berikut ini merupakan teknik dan tips untuk menanam bunga kamboja:
Baca Juga: Ingin Menanam Bunga Air Mata Pengantin? Ikuti 5 Langkah Ini
Teknik Stek Batang Tanaman Bunga Kamboja
Dalam memilih bibit bunga kamboja kamu harus memperhatikan warna dan jenis daunnya, yaitu daun yang berbentuk bulat dan lancip.
Kamu bisa membungkus akar tanaman dengan polybag atau karung supaya batangnya tetap terjaga, dan menghasilkan bibit yang berkualitas.
Adapun beberapa langkah untuk menanam kamboja menggunakan teknik stek batang, seperti berikut:
- Siapkan lahan tanaman yang sudah dibersihkan, lalu gali lubang sedalam 80 cm.
- Pilihlah induk tanaman kamboja yang sehat dan tidak cacat, berukuran besar, serta berusia tua.
- Potong Kamboja dengan ukuran 20 cm. Setelah itu, simpan selama satu minggu dalam tempat yang teduh atau lembab.
- Jika bagian batang atas memiliki daun yang banyak, maka kamu bisa menguranginya menjadi 2 daun saja, hal itu bertujuan untuk mengurangi penguapan ketika melakukan teknik penyetekan.
- Oleskan obat perangsang akar pada batang yang telah dipotong untuk mempercepat pertumbuhan akar. Kamu bisa membelinya di toko pertanian.
- Gunakancampuran arang dengan sekam bakar untuk media tanam.
- Tanamlah bunga kamboja di dalam pot dengan media tanam untuk mencegah munculnya jamur, dan bakteri pada tanaman.
- Lakukan penyiraman secukupnya yaitu sebanyak 3 kali sehari, jangan memberikan banyak air pada tanaman ini.
- Ketika bunga kamboja ditanam jangan lupa untuk membuka pembungkus akarnya, agar akar tersebut mampu beradaptasi dengan tanah. Kamu bisa menggunakan jenis tanah porus sebagai media tanam bunga ini, karena jenis tanah tersebut tidak mudah menyerap air dengan banyak.

Baja Juga: Ingin Tanam Bunga Melati Belanda Tapi Masih Pemula? Ikuti 5 Tips Ini
Teknik Okulasi Tanaman Bunga Kamboja
Ada beberapa cara untuk melakukan penanaman bunga kamboja dengan teknik okulasi, diantaranya seperti berikut:
- Pilihlah tanaman kamboja dengan batang yang sehat dan besar, jangan lupa untuk memotong mata tunas.
- Iris tunas pada tanaman yang ingin ditempelkan, seperti irisan pada mata tunas.
- Tempel mata tunas dengan menghadap ke atas pada batang bawah.
- Ikat tanaman menggunakan tali plastik dengan kuat dan cepat tanpa harus menutup mata tunas.
- Setelah semuanya selesai, potonglah batang bawah tanaman agar mata tunas bertumbuh dengan cepat.
- Simpan tanaman di tempat yang bersuhu teduh agak kering, serta mempunyai sirkulasi udara yang cukup baik.
- Jangan lupa untuk lebih teliti dalam menempelkan tunas agar tidak terbalik.

Perawatan Tanaman Bunga Kamboja
Untuk menanam bunga kamboja dengan baik, kamu harus memperhatikan perawatan pertumbuhannya seperti membuat tanaman menjadi lebih sering berbunga, dan menghilangkan hama pada tanaman.
Tanaman kamboja atau adenium memiliki habitat asli di gurun pasir, sehingga tanaman ini sangat cocok di tempat yang kondisi kering. Namun kamu perlu memberinya asupan air dan sinar matahari yang cukup untuk tanaman tersebut.
Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat tanaman kamboja menjadi rajin berbunga, yaitu dengan teknik puasa air untuk merontokkan daun dan merangsang pertumbuhan tunas baru dengan kuncup bunga.
Teknik seperti ini bisa membuat tanaman kamboja lebih sering berbunga, dimana dalam satu tahun sebanyak 3-4 kali berbunga.
Kamu hanya perlu berhenti menyiram tanaman selama 1 minggu. Setelah itu, beri tanaman dengan larutan pupuk NPK. Jangan lupa untuk melakukan penyemprotan pembasmi hama di pagi atau sore hari.
Itulah beberapa teknik dan tips untuk menanam bunga kamboja serta perawatannya. Kamu bisa melakukan penanaman di pot atau pekarangan rumah sebagai tanaman hias.
Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!
Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di .
Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di .
Sumber:
- http://ilmubudidaya.com/cara-menanam-kamboja