Tanaman Tembakau

Tembakau? Pasti yang pertama kali ada di benak kita adalah rokok. Memang betul, tembakau merupakan salah satu bahan utama dalam pembuatan rokok. Tanaman yang satu ini memiliki berbagai dampak, baik itu dampak positif ataupun negatif. Namun, sejauh ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa tembakau selalu berdampak negatif.

Apakah kalian tahu bahwa tembakau juga berdampak positif? Tanpa kita sadari, tanaman yang memiliki nama latin Nicotiana Tabacum ini memiliki dampak positif juga. Contohnya dalam bidang ekonomi dan pertanian.

Dalam bidang ekonomi, dari dulu hingga sekarang, tembakau masih menjadi primadona bagi petani di Indonesia meskipun pada kenyataannya, masih banyak permasalahan dengan komoditi tersebut. Akan tetapi, itu tidak menyebabkan turunnya kontribusi tembakau pada perekonomian Indonesia termasuk permintaan tembakau dari luar negeri.

Walaupun sudah diterbitkan kampanye anti rokok yang terdapat dalam peraturan pemerintah tahun 2003, hal itu tidak menyurutkan petani tembakau untuk berhenti menanam. Mereka beranggapan bahwa komoditi ini masih dirasa menguntungkan bahkan setiap tahun produksinya meningkat.

Selain itu, tahukah kalian bahwa tembakau dapat dijadikan sebagai salah satu pembasmi hama pada tanaman? Pasti kalian semua tercengang dengan pertanyaan tersebut. Memang benar, sekarang tembakau tidak hanya digunakan sebagai bahan pembuatan rokok saja.

Baca: 6 Jenis Hama yang Merusak Tanaman Tomat dan Cara Pengendaliannya

Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, kini tembakau memiliki manfaat lain yakni dapat digunakan sebagai pestisida yang ramah lingkungan serta dapat membantu produktivitas tanaman pertanian. Banyak peneliti yang telah meneliti pengaruh penggunaan pestisida dari tembakau ini, yang ditinjau dari berbagai aspek seperti kesehatan, lingkungan, dan ekosistem.

Pestisida tembakau ini termasuk ke dalam pestisida nabati, yang merupakan pestisida yang terbuat dari bagian tubuh tanaman dan memiliki senyawa metabolit sekunder tertentu. Bagian tanaman yang dapat digunakan untuk pestisida nabati adalah biji, bunga, kulit, batang, daun, dan akar. Untuk bagian dari tanaman tembakau itu sendiri, yang dapat digunakan sebagai pestisida nabati adalah daun, bunga, batang, dan akar. Namun, yang paling sering diteliti dan digunakan adalah bagian daun tembakau.

Baca: Cara Basmi Hama Minim Biaya dan Pestisida

Tanaman Tembakau

Pada era sekarang ini, kesehatan menjadi hal yang utama dalam menentukan makanan kita sehari- hari. Banyaknya permintaan terhadap produk pertanian dan perkebunan yang tidak mengandung residu bahan kimia yang berbahaya kini semakin digandrungi oleh masyarakat. Salah satu upaya agar produk tersebut terbebas dari residu bahan kimia adalah dengan menggunakan pestisida nabati. Banyak sekali keunggulan pestisida nabati jika kita bandingkan dengan pestisida sintetik/pestisida kimia, antara lain:

  1. Tidak mengandung residu bahan kimia berbahaya sehingga cepat terdegradasi dan tidak meninggalkan residu
  2. Memiliki cara kerja yang relatif cepat
  3. Daya racun terhadap binatang mamalia dan tanaman rendah.

Penggunaan pestisida nabati tembakau ini sangat efektif untuk membasmi hama-hama yang dapat menurunkan produktivitas tanaman, serta memiliki keunggulan tersendiri jika dibandingkan dengan pestisida nabati lainnya, yaitu:

  1. Merupakan racun syaraf yang sangat cepat
  2. Bersifat antifedant atau dapat menghambat nafsu makan serangga.

Selain itu, pengaplikasiannya pun juga sangatlah mudah. Kita hanya perlu merendam daun tembakau yang sudah kering ke dalam air, didiamkan sekitar 4 hari, dan kemudian disemprotkan pada tanaman. Namun, tak sedikit juga yang mencampurkannya dengan tanaman lain untuk menunjang pestisida nabati tembakau tersebut.

Masih ragu lagi menggunakan pestisida nabati? Selain dapat meningkatkan produktivitas tanaman, juga dapat meningkatkan perekonomian kita, apabila semua itu kita terapkan dengan benar.

Baca: WOW. Ternyata Tanaman Jarak Bisa Menghasilkan Biodiesel

Penulis: Ahkmad Zaynuri Alfarizi
Mahasiswa S1 Agribisnis Universitas Trunojoyo


Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.