5 Tips Budidaya Mentimun Hingga Panen Maksimal

Dalam budidaya mentimun, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan secara khusus agar bisa dipanen dengan maksimal. Namun, masih banyak orang yang belum paham bagaimana menanam dan merawat mentimun yang baik.

Secara istilah, mentimun ini merupakan sayuran yang masuk ke dalam golongan labu-labuan. Tidak heran bila biji dalam mentimun memiliki kemiripan dengan labu.

Sayur yang memiliki warna hijau hingga larik kekuningan ini memiliki kandungan gizi yang sangat banyak sehingga kerapkali dicari. Selain itu, manfaat yang terkandung juga membuat tubuh menjadi lebih sehat, misalnya kandungan air yang banyak dalam timun bisa mencegah timbulnya dehidrasi.

Mengingat banyaknya orang yang membutuhkan sayuran berwarna hijau ini, maka tak ada salahnya bila kamu mencoba untuk membudidayakan mentimun ini.

Nah, pada artikel pertanian ini, Pak Tani Digital akan membagikan beberapa tips budidaya mentimun hingga panen maksimal, yaitu sebagai berikut.

Pilih Waktu Terbaik untuk Menanam

Dalam menanam mentium, sangat penting sekali untuk memilih waktu yang tepat. Hal itu berhubungan dengan 2 kondisi cuaca yang ada di Indonesia, yakni kemarau dan hujan. Ketika menanam mentimun, sebaiknya dilakukan pada musim kemarau, yakni sekitar bulan April atau Mei karena intensitas hujan sudah menurun.

Perhatikan Kondisi Tanah Lahan

Ketika memprediksi cuaca saat ini sulit, maka Anda bisa memperhatikan kondisi tanah untuk menanam mentimun. Jangan menanam mentimun dengan kondisi tanah yang lembab dan dingin, karena mentimun cocok ditanam di tempat yang memiliki suhu hangat sekitar 19 sampai 22 derajat Celcius. Untuk mengetahuinya, bisa diprediksi dengan mengukur suhu tanah dan juga suhu udara sekitar.

Lahan untuk menanam mentimun harus mendapatkan sinar matahari yang cukup. Sinar yang dipancarkan oleh matahari merupakan sumber nutrisi untuk tanaman mentimun sehingga proses budidaya mentimun menjaga lebih baik dan lebih maksimal.

Baca juga: 5 Bahan Amelioran yang Bisa Menyuburkan Tanah

Budidaya Mentimun

Pilih Bibit Tanaman Mentimun yang Berkualitas

Agar bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal, maka dalam budidaya mentimun, juga harus memilih benih atau bibit yang berkualitas.

Jenis pembibitan yang disarankan untuk tanaman mentimun yakni jenis varietas. Namun, jenis ini juga dibagi menjadi 2 yaitu varietas lemak dan varietas ulur. Kedua jenis bibit varietas ini memiliki kelebihan masing-masing, misalnya pada varietas lemak yang bisa tumbuh dan dirawat di lahan sempit.

Pembibitan dilakukan menggunakan pot berukuran kecil ataupun polybag di bawah cahaya penumbuh tanaman. Pembibitan dilakukan pada waktu 4 minggu sebelum masa tanam. Dalam melakukan pembibitan, harus diberi jarak sekitar 50 sampai 100 meter, lalu beri pula tanah campuran kompos.

Baca juga: 5 Tanaman yang Mudah Dirawat dan Menguntungkan

Lakukan Perawatan dengan Baik dan Benar

Mentimun merupakan tanaman yang tumbuh secara horizontal sehingga dibutuhkan terali sebagai penyangga tanaman.  Buatlah terali seperti kandang, atau pagar kayu dan tancapkan secara berhati-hati. Ketika tunas tumbuh, tambahkan mulsa agar tanah tetap subur karena jumlah gulma yang terbatas.

Sama halnya seperti tanaman lain, mentimun juga membutuhkan perawatan yang maksimal agar hasilnya pun maksimal. Ada banyak hal yang harus diperhatikan secara teliti dan tekun dalam merawat tanaman mentimun. Kondisi tanah jangan terlalu kering sehingga dibutuhkan penyiraman dan juga pemupukan secara teratur dan cukup.

Lakukan penyiraman setiap minggu sebanyak 2 kali, dengan memberi asupan air cukup dan memberi pupuk setiap 2 minggu sekali.

Memanen

Ketika mentimun sudah bewarna hijau dan memiliki panjang dengan ukuran 15 sampai 30 cm, maka mentimun sudah bisa dipanen. Langkah yang harus diambil ketika panen adalah dengan memetik tanpa harus digunting, namun tetap hati-hati agar tidak merusak tanaman.


Itulah beberapa tips budidaya mentimun hingga panen maksimal yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Yang terpenting adalah tetap harus memperhatikan hal-hal yang sudah dijelaskan di atas, sehingga mentimun yang dihasilkan berkualitas.

Klik & Baca: Cara Menanam Sayur di Rumah dengan Urban Gardening

Penulis : Epin Supini

 

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.