5 Tips Mengatasi Masalah Keseharian Teknologi Hidroponik

Perkembangan teknologi hidroponik saat ini meningkat tajam. Hal ini disebabkan oleh sistemnya yang hanya memerlukan sedikit lahan dan kebanyakan tidak menggunakan tanah sehingga lebih efisien.

Namun, perlu diingat bahwa dalam membudidayakan tanaman dengan teknologi hidroponik ini, jangan hanya terpaku pada segi keuntungan semata, tetapi juga perlu mengetahui masalah apa saja yang nantinya muncul selama pengelolaan tanaman.

Untuk mengetahui berbagai permasalahan dalam teknologi hidroponik, berikut ini akan diuraikan berbagai masalah yang melingkupi budidaya dengan teknologi hidroponik dan juga tips jitu yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

Perubahan kepekatan larutan

Membudidayakan tanaman dengan teknologi hidroponik di tempat terbuka memerlukan kehati-hatian yang ekstra. Pasalnya, jika musim hujan tiba, air hujan yang turun akan masuk ke sela-sela instalasi yang menampung larutan nutrisi. Parahnya lagi, air hujan mampu mengubah kepekatan larutan nutrisi sehingga menyebabkan kepekatan larutan berubah, salah satu akibatnya adalah pH larutan menjadi turun.

Selain itu, unsur-unsur penting yang terkandung dalam larutan seperti Kalium akan mengendap di dasar larutan sehingga tidak bisa diserap oleh akar tanaman.

Jika peristiwa ini sudah terjadi, solusi yang dapat dilakukan untuk mencegahnya adalah dengan membuat bak penampungan yang bisa dibuka dan ditutup. Selain itu, bisa juga membuat saluran alternatif sehingga air hujan dapat keluar.

Teknologi Hidroponik

Temperatur larutan yang tinggi

Temperatur larutan sangat berkaitan erat dengan kadar oksigen. Semakin tinggi suhu pada larutan nutrisi, semakin sedikit kadar oksigennya. Jika kandungan oksigen dalam nutrisi sedikit, hal ini tentu berpengaruh pada perkembangan tanaman.

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan meletakkan tendon penampung larutan di dalam tanah. Hal ini bertujuan agar tendon terlindung dari sinar matahari dan suhu larutan tetap stabil.

Pengaruh sinar matahari

Pada pertanian dengan teknologi hidroponik, sinar matahari yang berlebihan dapat menjadi ancaman yang serius. Hal ini disebabkan oleh sinar matahari dapat memanaskan pemanasan tutup talang sehingga mengakibatkan tanaman yang menempel menjadi rusak bahkan gosong.

Selain itu, sinar matahari yang berlebihan juga dapat membuat aktivitas fotosintesis terlalu tinggi sehingga karbohidrat yang diproduksi menjadi berlebihan pula. Hal ini mengakibatkan tanaman muda memiliki rasa pahit dan getir.

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memberikan naungan seperti paranet atau jaring peneduh pada area budidaya tanaman hidroponik.

Paranet pada Teknologi Hidroponik
Sumber: hidrafarm.blogspot.com

Pengendapan larutan nutrisi

Masalah ini terjadi jika penerapan pertanian dengan teknologi hidroponik tidak dilakukan dengan menggunakan listrik. Akibatnya, larutan nutrisi yang berada di instalasi akan statis dan unsur-unsur hara mengendap sehingga tidak dapat terserap oleh akar.

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan melakukan pengadukan rutin sebanyak 3 kali sehari. Pengadukan ini dapat dilakukan dengan mengunakan tangan.

Gangguan Listrik

Masalah ini sering terjadi pada sistem teknologi hidroponik yang menggunakan listrik. Pompa yang dibiarkan menyala terus menerus selama 1 x 24 jam akan mengalami pemanasan dan akhirnya mati. Jika ini terjadi, sudah pasti akan menimbulkan masalah besar bagi tanaman hidroponik karena nutrisi tidak bisa dialirkan ke akar tanaman.

Jika gangguan listrik terjadi selama 2 jam, maka kemungkinan besar tanaman akan mati dan mendatangkan kerugian bagi Anda.

Solusi yang tepat untuk menangani masalah ini adalah dengan menerapkan sistem hidroponik yng minim penggunaan listrik seperti jaring apung atau sumbu. Solusi lain yaitu dengan menggunakan media tanam yang mampu mengikat air lebih banyak, salah satu jenis yang sering digunakan adalah rockwool.


Teknologi hidroponik memang memiliki banyak keunggulan. Namun, kurangnya informasi mengenai berbagai masalah pertanian hidroponik serta cara penanganannya dapat menjadi boomerang tersendiri bagi Anda yang berencana membudidayakan tanaman dengan teknologi hidroponik.

Oleh karena itu, dengan adanya tips-tips ini, diharapkan Anda dapat berlaku cepat dan tanggap dalam menangani berbagai permasalahan yang terjadi selama membudidayakan tanaman dengan menggunakan teknologi hidroponik sehingga kerugian dapat diminimalisir.

Baca juga: Ini Dia Mahasiswa Pascasarjana, Gita Yuliarti, yang Menekuni Hidroponik

Penulis: Novita Awalia Rahmah

Sumber : Hendra dan Andoko, 2015. Bertanam Sayuran Hidroponik ala Pak Tani Hydrofarm. Jakarta : PT Agro Media Pustaka

Sudah download aplikasi di Pak Tani Digital? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.