
Seorang mahasiswa koasistensi Kedokteran Hewan dari Universitas Udayana yang memiliki passion di bidang Content Writing, Scientific Writing, Novels, dan Research. Memiliki pengalaman kerja sebagai Content Writing di paktanidigital.com dan sebagai surveyor pertanian di AIP-RURAL PRISMA.
Apakah Anda memiliki tanaman sukulen di rumah? Mungkin terdengar asing namun tanaman sukulen adalah sebutan untuk jenis tanaman yang dapat menyimpan air seperti yang sering kita temukan pada tanaman kaktus.
Tanaman kaktus terkenal dengan durinya yang tajam dan masih banyak yang belum tahu cara untuk merawat jenis tanaman ini, padahal bila dikoleksi dengan baik dapat menjadi tanaman hias yang indah dan enak dipandang mata. Tanaman sukulen bukan hanya pohon kaktus semata, melainkan terdiri dari banyak jenis.

Sumber: https://www.99.co/
Artikel ini akan membantu Anda cara yang paling tepat untuk melakukan perawatan jenis tanaman sukulen dengan mudah.
Teknik Penyiramannya
Teknik penyiraman tanaman sukulen sebenarnya tidaklah serumit yang kita pikirkan namun yang perlu untuk kita ketahui sebelum menyiram bahwa keunikan tanaman ini mampu menyerap air dalam jumlah banyak sehingga bila terlalu banyak dapat menyebabkan kebusukan pada tanamannya. Idealnya, penyiraman dilakukan 1 – 2 kali seminggu.
BACA JUGA: 16 Jenis Tanaman Hias yang Tahan Segala Cuaca
Oleh karena itu, seyogianya saat sedang menyiram tanaman sukulen agar dilakukan dengan cara menyemprotnya tanpa menggenangi media tanam. Bila terdapat beberapa bagian daun yang kering atau keriput maka anda bisa langsung memotongnya saja. Lakukan penyemprotan lagi seperti pada tanaman pada umumnya.
Tentukan dan Pilih Pot
Pilih dan tentukan jenis pot yang tepat untuk memelihara tanaman sukulen, upayakan yang memiliki lubang di bawahnya. Pemeliharaan tanaman sukulen memerlukan kelembaban yang sesuai sehingga sangatlah penting bagi anda untuk memberikan lubang pada media tanam tanaman sukulen.

Sumber: https://www.harpersbazaar.co.id/
Jika terjadi kelebihan air, maka air akan keluar dari lubang pot yang telah anda buat sebelumnya. Gunakan jenis pot dengan memanfaatkan tanah liat, jenis tanah ini baik untuk pertumbuhan tanaman sukulen.
Perhatikan Bagian Bawah Tanaman
Sesekali anda harus memperhatikan bagian bawah tanaman sukulen anda. Bila bagian bawah tanaman menjadi kering berarti terjadi regenerasi daun namun hal tersebut berpotensi menimbulkan masalah baru bagi anda. Pasalnya, hal itu akan mengundang hama dan pennyakit seperti kutu air, sehingga sebaiknya anda langsung memotongnya.
BACA JUGA: Cara Memperbanyak Bunga Euphorbia Dengan Cara Stek
Pencahayaan yang Cukup
Sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman dalam melakukan proses fotosintesis sehingga saat merawat tanaman sukulen pastikan anda menempatkannya pada daerah yang cukup mendapatkan sinar matahari. Paparan terik matahari yang terlalu lama dapat membuat tanaman sukulen anda menjadi layu, kering hingga dapat mati.
Gejala khas akibat paparan sinar matahari yang lama ialah bercak hitam atau noda di sekitaran daunnya. Anda bisa menempatkannya di teras rumah anda sehingga terhindar dari hujan namun mendapatkan sinar matahari yang cukup. Tanaman sukulen hanya membutuhkan sinar matahari sebanyak 4 – 6 jam sehari.
Pemberian Pupuk
Pemberian pupuk pada tanaman sukulen lakukan secara teratur. Gunakan jenis pupuk NPK yang mengandung nutrisi yang cukup baik untuk tanaman meliputi Nitrogen, Posphor dan Kalium. Berikan dalam jumlah 2 – 3 butir, perhatikan jangan terlalu banyak pemberian karena dapat menyebabkan tanaman sukulen anda mati kepanasan.
BACA JUGA: Jenis-Jenis Tanaman Hias Terbaik untuk Pekarangan Rumah
REFERENSI
Ekawati, Diana. 2019. 5 Tips Merawat Tanaman Sukulen dan Kaktus untuk Pemula, Mudah Kok!. Diakses dari: https://www.idntimes.com/hype/fun-fact/dianaekawati/tips-merawat-tanaman-sukulen-dan-kaktus-c1c2/full
Putri, Dian. 2018. 10 Cara Merawat Tanaman Sukulen dan Penanamannya. Diakses dari: https://ilmubudidaya.com/cara-merawat-tanaman-sukulen