Startup Sosial Petani Indonesia
Mau tau informasi mengenai cara menanam caladium? Brikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simkak ulasannya!
Tanaman Caladium

Baca juga: 5 Tips Mudah Menanam Bunga Asoka Agar Cepat Berbunga
Caladium atau sering disebut sebagai keladi yang erbeda dengan keladi biasanya, karena tanaman ini dijadikan tanaman hias yang sangat cantik.
Jenis tanaman ini menampilkan daun-daun yang menarik dengan perpaduan warna kombinasi merah, oranye, putih, hijau, perak, atau berwarna putih sampai merah.
Selain itu caladium memiliki keuinikan lain karna tanaman ini dapat beristirahat selama 4-5 bulan pada musim tertentu dan biasanya terjadi pada musim kemarau.
Dan ketika masa istirahat memang warna dari daunnya terlihat kurang merarik namun itulah keunikan dari tanaman ini. Masa istirahat seperti itu sering juga disebut sebagai dorman.
Di habitat asalnya, keladi sering melakukan dormansi sebagai salah satu cara untuk bertahan hidup dalam kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan ketika suhu dan lama penyinaran yang tidak sesuai atau kekurangan zat hara dan air.
Jenis tanaman keladi hias yang sering ditanam adalah keladi red star yang memiliki daun seperti keladi namun berbercak dan terdapat warna merah diatasnya.
Tanaman ini akan terlihat sangat cantik apabila ditanam di pekarangan rumah. Keladi red star sangat mudah ditanam dan sangat adaptif terhadap segala jenis tanah dan sangat mudah anda jumpai dan harganya juga cukup terjangkau.
Cara Menanam Caladium
Pembibitan
Bibit bisa diambil dari umbi yang dihasilkan dengan cara mengambil umbi dari indukan dan potong sebagian.
Letakkan ditempat yang basah dan lembab sampai tumbuh tunas mencapai tinggi diatas 5 cm, pindahkan ke tempat yang sudah dipersiapkan.

Penanaman
Media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kompos/kandang (1:1). Tanam bibit pada media hingga tertutup semua dan siram agar tanah berada pada kondisi lembab.
Pemupukan dilakukan saat tanaman mengalami periode tumbuh selama sebulan sekali. Jika daun mulai layu pada 7 atau 8 bulan sesudah periode tumbuh, biarkan tanah menjadi kering selama 3 atau 4 bulan.
Sedikit demi sedikit dau tanaman akan mengalami proses kematian yang secara bertahap diawali dengan mengerutnya daun. Hingga daunnya habis, tanaman tersebut tidak akan mati selamanya.
Umbinya mampu menyimpan air sehingga pada saat hujan, tanaman tersebut akan akan tampil kembali memperlihatkan keindahan daunya yang baru.
Perawatan
Tananman ini sebaiknya diletakan ditempat yang terkena sinar matahari penuh, agar warna merah pada urat daunnya menguat. Untuk penyiraman cukup disiram sekali dalam sehari pada media dan harus tetap lembab.
Repotting atau Pengepotan kembali
Pada saat anak keladi mulai tumbuh banyak sehingga terasa sesak yang akan mengurangi estetika keindahan dan mengalami kelambatan dalam pertumbuhan.
Maka keluarkan keladi dari pot dan membagi keladi menjadi beberapa bagian, kemudian masukkan kembali dalam pot dengan media tanam baru.
Tempatkan keladi yang baru di-repotting di tempat yang teduh selama kurang lebih satu minggu, setelah dirasa keladi tumbuh normal maka dapat dipindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari secara penuh.
Sealin itu juga perampalan dan peyiangan bisa dilakukan bila perlu. Terakhir jangan lupa untuk melakukan pemupukan dengan pupuk kompos/pupuk kandang setelah menginjak umur 4-5 minggu.
Itulah informasi mengenai cara menanam caladium. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!
Baca juga: Tanam Bunga Lavender di dalam Pot? Terapkan 5 Tips Ini
Penulis: Rini Itona
Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di .
Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di
Sumber:
- https://tanamanhiasan.com/cara-budidaya-tanaman-keladi-hias/