Yuk, Kenali Cara Pembuatan Kompos Takakura

Mau tau informasi mengenai pembuatan kompos takakura? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Kompos Takakura

kompos takakura
liputan6.com

Baca juga: Ingin Membuat Pupuk Organik Cair (POC) Sendiri? Coba Cara Ini

Proses pembuatan kompos dikembangkan oleh seorang warga Jepang yang tinggal di Indonesia yaitu di Surabaya bernama Takakura.

Dengan tujuan mengatasi persoalan sampah dapur karena resah dengan baunya yang sangat menyengat, padahal sampah dapur adalah limbah mudah terurai.

Dengan memanfaatkan sampah dapur miliknya untuk menjadi kompos, namun perlu diingat bahwa tidak semua sampah yang ada di dapur dapat ia manfaatkan sebagai kompos.

Sampah yang digunakan adalah jenis sampah yang mudah terurai, tidak berbau dan tidak jorok.

Tahap Pembuatan Kompos Takakura

Siapkan Starter

Hal pertama yang wajib dilakukan adalah menyiapkan starter mikroorganisme sebagai decomposer yang mengurai limbah dapur sebagai kompos. Membuat starter mikroorganisme kompos Takakura tergolong mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah.

Starter dari Bakteri Fermentasi

Pembentukan starter dari isolasi fermentasi mikroorganisme dari bahan tempe, ragi dengan tambahan gula. dapat berlangsung:

  • Siapkan stoples atau wadah yang berfungsi sebagai media untuk tumbuh kembangnya mikroorganisme
  • Masukkan 3 liter air bersih dengan 200 gram larutan gula merah pada stoples yang tersedia
  • Tambahkan ragi dari pasar atau bisa mengunakan ragi tempe, oncom, tempe, dan tape yang nantinya akan tumbuh sebagai mikroorganisme
  • Aduk rata semua yang ada di dalam stoples lalu tutup, biarkan kedap udara.
  • Proses fermentasi berlangsung 3-5 hari, bila warnanya kecoklatan dan baunya seperti bau khas tape, berarti starter siap untuk digunakan.

Starter dari Sayuran dan Buah

Pembentukan starter dari isolasi mikroorganisme sayuran dan buah sebagai berikut:

  • Siapkan stoples atau wadah yang berfungsi sebagai media untuk tumbuh kembangnya mikroorganisme
  • Gunakan bahan sayuran yang hijau dan buah yang masih segar kemudian blender sampai halus, masukkan ke dalam stoples
  • Pada stoples, tambahkan garam dapur sebanyak 1 sendok garam, lalu encerkan dengan air bersih
  • Homogenkan semua komponen dalam stoples, tutup dan biarkan kedap udara
  • Bila baunya tercium enak dengan bau khas tape dan alkohol maka starter telah siap untuk digunakan

Membuat Bibit

Bibit kompos yang harus anda persiapkan berupa dedak dan sekam padi, tambahkan pengurai (decomposer) dalam bentuk starter yang telah dibuat sebelumnya dibuat

Gunakan perbandingan 1 : 1 untuk bahan dedak dan sekam padi tersebut. Proses  pembuatan kompos dilakukan pada tempat yang teduh, karena pada panas matahari mikroorganisme tidak berkembang, sedangkan pada tempat basah maka akan tumbuh jamur.

Aduk merata bahan dedak dan sekam kemudian tambahkan starter mikroorganisme sampai merata. Upayakan untuk menyiram sampai kelembaban sekitar 40 – 60 %.

Gunakan Teknik kepala tangan untuk menentukan kelembababan. Bila berbentuk maka kelembaban telah sesuai, jika tidak bisa tergenggam artinya terlalu kering sedangkan bila digenggam dan mengeluarkan air maka terlalu lembab.

Diamkan selama 5 – 7, dengan ditutup terpal plastic. Lapisan kompos yang diselimuti mould putih artinya bibit kompos  telah matang dan sudah bisa untuk digunakan.

kompos takakura
my-dinningroo.blogspot.com

Baca juga: Ini Dia Cara Mudah Membuat Pupuk Organik dari Daun

Membuat Keranjang

Dalam membuat keranjang Takakura, bisa memanfaatkan bahan-bahan dari anyaman bambu, rotan hingga plastic bekas yang tersedia. Upayakan dinding yang memiliki pori-pori karena proses pupuk kompos berlangsung aerobic.

Bentuk keranjang sesuai dengan kesukaan, namun perlu diperhatikan bahwa  dinidng keranjang memanfaatkan kardus atau kertas tebal  sehingga serangga tidak bisa masuk ke dalam.

Kelebihan lainnya ialah air bisa  diserap kardus sehingga tidak membasahi kompos Takakura yang sedang dibuat.

Pembuatan Kompos Takakura

Bahan utamanya ialah bibit kompos Takakura, sampah dapur organic kemudian tambahan sisa sayur, buah-buahan, nasi, roti, mie, kue, dll.

Penting untuk diperhatikan, bahwa sampah yang berdampak pada busuk tidak diperkenankan sebagai bahan kompos seperti daging, tulang, telur, susu, dan sampah hewani lain karena jik busuk akan mendatangkan ulat.

Sampah yang dimanfaatkan sebagai bahan kompos Takakura semuanya harus bebas dari air. Tahapan pembuatan kompos Takakura ialah :

  1. Tenimbang bibit Takakura sekitar 2-3 kg bibit kompos Takakura kemudian masukkan sampah organic ke dalam keranjang takakura.
  2. Aduk secara merata bibit kompos Takakura dan sampah organic dalam keranjang. Tutup rapat agar serangga tidak masuk, kemudian sampah organik lainnya masukkan rutin setiap hari sampai penuh. Sampah baru akan mengalami fermentasi 1 sampai 2 hari.
  3. Keranjang yang telah penuh 90% dapat dipindahkan ke karung sampai mengalami fermentasi 2 minggu sebelum dapat digunakan.
  4. Kompos yang terbentuk harus kering dan tidak ada cairan. Bentuknya seperti tanah ketika diremas, berwarna coklat kehitaman, dan tidak berbau.
  5. Uji kualitas kompos Takakura yang terbentuk dengan melarutkannya dalam air. Apabila terapung berarti kompos belum matang sedangkan bila tenggelam kompos telah terbentuk sempurna.
  6. Pengujian kualitas kompos juga dapat diketahui dengan cara terjadinya pperubahan warna saat direndam. Apabila berwarna kecoklatan artinya terdapat cairan fermentasi anaerobic sedangkan bila air bersih berarti sudah tidak terdapat cairan fermentasi.

Itulah informasi mengenai pembuatan kompos takakura. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya sobat PTD!

Baca juga: Pemanfaatan Batang Pisang Menjadi Pupuk Ramah Lingkungan

Penulis: Suryadi Pappa

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Sumber:

  • Anonim. Cara Membuat Kompos Takakura. Diakses dari https://alamtani.com/pupuk-kompos-takakura/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.