Zainal Arifin Fuat, Petani Asal Indonesia Jadi Pembicara di Markas PBB

Markas PBB melalui Majelis Umum PBB mengumumkan tahun ini akan dimulai United Nations Decade of Family Farming (2019-2028). Resolusi ini bertujuan untuk pembangunan berkelanjutan serta pemberantasan kemiskinan pangan dan gizi buruk.

Dalam kesempatan kali ini, seorang petani sekaligus Ketua Departemen Luar Negeri Serikat Petani Indonesia (SPI) Zainal Arifin Fuat menyampaikan pandangan mengenai petani, pertanian, organisasi tani dalam acara yang diselenggarakan oleh Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) di New York, AS, Selasa (16/7/2019). Dalam forum tersebut, Zainal diposisikan sejajar dengan Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu.

Sekretaris Utama Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk PBB di New York, Ali Andika Wardhana mengungkapkan bahwa ada 5 poin utama yang disampaikan oleh Zainal dalam konferensi tersebut.

Lima Poin Utama Zainal Arifin Fuat dalam Forum

  • Sistem Pertanian Keluarga

Pada poin pertama, Zainal mengungkapkan bahwa agar PBB sukses mencapai target Sustainable Development Goals, maka yang harus dilakukan adalah terus mempromosikan pertanian berbasis keluarga kecil dengan menggunakan sistem agroekologis. Zainal mengungkapkan bahwa hal ini sangat penting untuk dilakukan oleh PBB dan FAO.

Baca Juga : Bangladesh Tertarik Belajar Digitalisasi Pertanian di Indonesia

“Sistem pertanian agroekologis menuntun petani kecil untuk bertani secara berdaulat, meninggalkan ketergantungan terhadap input-input kimia yang tidak menyehatkan, dan tentunya lebih ramah lingkungan,” kata Zainal.

  • Implementasi Pemenuhan Hak-Hak Asasi

Pada poin kedua, untuk menciptakan program Dekade PBB untuk Pertanian Keluarga yang berhasil dan maksimal, wajib disinkronkan dengan Deklarasi PBB tentang Hak Asasi Petani dan Masyarakat yang Bekerja di Pedesaan yang baru disahkan tahun lalu, yang inisiatifnya berasal dari SPI.

“Pengakuan, pemenuhan, dan perlindungan hak-hak asasi petani dan masyarakat yang bekerja di pedesaan yang terkandung dalam Deklarasi PBB itu akan menjadi dasar norma dan indikator keberhasilan untuk implementasi agenda Dekade Keluarga Pertanian PBB,” tegasnya.

Zainal Arifin Fuat bersama Qu Dongyu Dirjen FAO periode 2019 – 2023
Zainal Arifin Fuat bersama Qu Dongyu Dirjen FAO periode 2019 – 2023
  • Pemenuhan Pencapaian Zero Hunger

Pada poin ketiga , Zainal mengungkapkan bahwa setiap hak pertanian baik hak atas tanah, hak atas air, hak atas benih, hak-hak petani perempuan ketika diakui, ditegakkan, dan dilindungi, adalah solusi untuk tantangan saat ini yang dihadapi oleh sistem pangan dunia.

  • Peran PBB Dengan Petani Keluarga

Pada poin keempat, Zainal mengungkapkan agar Deklarasi PBB memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi petani keluarga.

“Hak-hak ini, yang diabadikan dalam perjanjian, pedoman, dan yang paling penting dalam Deklarasi PBB yang saya sebutkan di atas, dapat memberdayakan petani dan petani keluarga di seluruh dunia untuk mengurangi konflik sosial, krisis pangan, kemiskinan, migrasi, alam, kehancuran bumi, hingga krisis iklim, serta untuk menarik dan menjaga agar semakin banyak kaum muda di pertanian dan di daerah pedesaan tertarik untuk kembali menjadi petani,” papar Zainal yang juga Komite Koordinator Internasional La Via Campesina (Gerakan Petani Sedunia).

Baca Juga : Smart Farm, Sistem Pertanian dengan Teknologi Canggih

  • Peran dan Kerjasama Seluruh Pihak

Pada poin kelima, sembari menutup ceramahnya, Zainal mengajak semua pihak, mulai dari perwakilan negara, FAO, organisasi tani dan petani anggotanya untuk saling bahu membahu bekerja sama, mulai dari level desa hingga level internasional.

“Karena kita semua menyadari apabila kita semua tidak bekerja tentunya niat baik PBB tidak akan bisa sukses,” tutupnya.

Kontak :

Zainal Arifin Fuad, Ketua Departemen Luar Negeri DPP SPI, 0812 8932 1398
Henry Saragih, Ketua Umum SPI, 0811 655 668

Dikutip dari Serikat Pertanian Indonesia

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.