bagan teknologi tangkap ikan

Kenalkan Ariansyah, seorang warga di Teluk Lampung, memberikan inovasi terbaru dalam menangkap ikan! Penemuannya menggabungkan teknologi baru dengan metode tradisional dalam menangkap ikan. Teknologi ciptaannya bernama bagan teknologi tangkap ikan ini diklaim bertenaga surya. Yuk mari kita lihat lebih dekat.

Melirik Bagan, Teknologi Tangkap Ikan Yang Inovatif

“Ya jadi ini salah satu inovasi dari nelayan kami untuk membangun sebuah bagan dengan tenaga surya yang dapat menyalakan semua sistem yang ada di bagan kami untuk menangkap ikan,” ujar Ariansyah kepada detikcom ditemui di Pameran Pertanian dalam gelaran Kongres II Partai NasDem di JIEXPO Kemayoran, Sabtu (9/11/2019).

Ia juga mengaku bahwa bagan ciptaannya ini sanggup menangkap hingga 100 kg ikan laut! Prinsip yang digunakan cukup unik. Dengan mengandalkan tenaga surya yang ‘mengendalikan cahaya’, trik ini dapat digunakan untuk mengelabui ikan

Baca Juga : Sistem Irigasi Kabut, Inovasi Baru di Bidang Pertanian

Untuk menggunakannya, alat terlebih dahulu harus di-charge dahulu menggunakan tenaga matahari, setelah itu baterai akan terisi untuk menyalakan lampu yang dicolok ke sistem listrik pada bagan. Alat tersebut memiliki 50 lampu sebagai alat untuk mengelabui ikan-ikan , sambungnya lagi.

Bagan yang ia buat juga dapat dipindahkan kemana pun sesuai dengan keinginan nelayan. Cukup ditarik oleh kapal nelayan sehingga bisa berpindah-pindah sesuai dengan habitat ikan.

Teknologi tangkap ikan
Teknologi tangkap ikan memungkinkan para nelayan untuk mendapat hasil yang lebih tinggi.

“Jadi nanti ini bisa dibawa kemana saja bagannya, dan sistemnya itu kalau sudah malam setiap 2-3 jam kita angkat dan cek sudah ada ikannya atau belum,” tuturnya.

Teknologi Tangkap Ikan Terinspirasi Dari Mana?

Ariansyah mengatakan bahwa inovasi bagan ini awalya dibuat oleh masyarakat Bugis. Dengan bantuan masyarakat Teluk Lampung, alat ini kemudian dimodifikasi sedemikian rupa dengan perangkat yang lebih ramah lingkungan.

“Jadi bagan ini akan ramah lingkungan karena tidak merusak karang ya, juga kita tidak memakai alat pancing, jadi kita memakai jaring yang dalamnya bisa sampai kedalaman 8 meter,” tandas Ariansyah.

Dalam pembuatannya, harapan Ariansyah lewat inovasi yang dibuatnya dapat membantu para nelayan di daerahnya untuk meningkatkan penghasilannya. Namun nyatanya pembuatan alat ini diperlukan biaya yang tidak sedikit loh sobat PTD!

Baca Juga : 5 Tips Mudah Ternak Ikan Lele dari Telur

“Sekali membuat ini bisa memakan biaya Rp 45 juta sampai Rp 50 juta,” tandas Ariansyah lagi.

Inovasi ini ia pamerkan dalam ajang pameran Teknologi Pertanian yang diselenggarakan oleh Partai NasDem dalam rangkaian acara Kongres II Partai NasDem yang bertemakan Restorasi Untuk Indonesia Maju.

Dalam pameran ini, terdapat 15 entitas perusahaan dan lembaga riset dan pengembangan (R&D) yang bergerak dalam bidang teknologi pertanian. Adapun para peserta yang mengikuti Pameran Pertanian dalam Kongres II Partai NasDem ini merupakan hasil seleksi dari puluhan peserta yang mendaftar. Seleksi dilakukan sebagai bagian dari proses lomba, yang merupakan inovator pilihan.


Nah itu dia sedikit ulasan artikel pertanian tentang Teknologi Tangkap Ikan Inovatif karya Warga Teluk Lampung. Bagaimana menurut kamu sobat PTD?

Baca Juga : Cara Mengendalikan Hama Lalat Buah yang Ramah Lingkungan

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.