Budidaya Kentang Sampai Panen

Makan sayuran merupakan pola hidup sehat yang dapat menjaga kesehatan tubuh. Kentang merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak memiliki kandungan gizi. Budidaya kentang pun bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Dalam 100 gram kentang mengandung sekitar 87 kalori, 20,1 gram karbohidrat, 1,9 gram protein, 0,1 gram lemak, 1,8 gram serat.

Namun, pada kesempatan ini kita tidak akan membahas mengenai manfaat kentang, melainkan beberapa langkah yang dapat Anda lakukan dalam membudidayakan kentang.

Langkah-Langkah Budidaya Kentang

Yuk, langsung saja simak 5 langkah berikut tentang budidaya kentang hingga panen.

Menyiapkan Bibit Kentang

Sebelum melakukan pembibitan anda perlu memperhatikan jenis kentang yang akan ditanam. Terdapat beberapa jenis kentang yang dapat ditanam di Indonesia.

Selain itu pastikan bibit kentang yang didapat telah tersertifikasi unggul dan tahan penyakit. Selain itu yang harus diperhatikan adalah bibit bebas dari jamur, memiliki umur yang cukup tua, dan memiliki bentuk yang tidak cacat.

Setelah mendapatkan bibit yang diinginkan, Anda dapat menyemai dan merangsang pertumbuhan tunas. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

  • Letakkan bibit kentang di tempat yang sejuk lembab dan sedikit terkena matahari
  • Biarkan bibit berkembang selama beberapa hari (7-14 hari) hingga mata tunas tumbuh sedikit demi sedikit.
  • Setelah Tunas tumbuh sekitar 5 cm berikutnya akar akan mulai tumbuh. Untuk menjaga pertumbuhan tunas dan akar, Anda dapat melakukan penyemprotan air guna menjaga kelembaban lingkungan benih kentang.

Baca Juga: Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB Membuat Sistem Aeroponik Kentang

Benih kentang

Menyiapkan Lahan Kentang

Lahan yang baik digunakan dalam budidaya tanaman kentang adalah lahan yang subur dengan intensitas cahaya matahari penuh. Namun, memiliki suhu yang sejuk, karena kentang merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat tumbuh di dataran tinggi.

Oleh karena itu, Anda dapat memperhatikan beberapa hal berikut untuk menyiapkan lahan tanam bagi kentang anda:

  • Menggemburkan tanah merupakan salah satu hal yang harus dilakukan. Pastikan tanah yang akan digunakan gembur dan telah di aplikasikan pupuk.
  • Tambahkan sedikit air guna melembabkan tanah yang akan ditanami
  • Yang tak kalah penting adalah tanaman di sekitar lahan. Karena kentang harus mendapatkan penyinaran matahari penuh sehingga harus dihindari tanaman naungan
  • Selanjutnya Anda dapat membuat gundukan tanah di lahan yang telah disiapkan
  • Selain itu anda wajib membuat drainase di sekitar lahan (5-10 cm) agar tidak banjir saat melakukan penyiraman

Baca Juga: Miftahul Huda, Rela Berhenti Kerja Kantoran Demi Menjadi Petani Kentang

Penanaman

Setelah lahan siap ditanami, pastikan bibit kentang Anda juga telah siap ditanam. Pastikan dalam satu umbi terdapat dua mata tunas yang telah tumbuh dengan baik.

Jika lebih dari 2 tunas, Anda dapat memotong hingga tersisa 2 mata tunas. Tanam umbi kentang pada gundukan dengan kedalaman 2,5-5 cm dengan jarak tanam kurang lebih 10 cm.

Kebun kentang

Perawatan Tanaman

Dalam perawatan tanaman kentang tidak terlalu menyusahkan. Anda cukup merawat tanaman kentang dengan menyiram setiap hari dan memberi pupuk secara rutin.

Lakukan penimbunan setiap dirasa perlu dilakukan, supaya bakal umbi kentang tetap berada di dalam tanah. Selain itu lakukan penyiangan gulma supaya tidak menghambat pertumbuhan tanaman kentang.

Dan pastikan juga tanaman kentang tidak terserang hama dan penyakit. Lakukan penyemprotan insektisida atau pestisida organik jika tanaman kentang terserang penyakit atau hama.

Pemanenan

Umbi kentang dapat dipanen setelah 2 sampai 3 minggu sejak bunga layu. Saat itu Anda dapat melakukan pemanenan dengan menggunakan cangkul dan menggali gundukan tanah 20 sampai 30 cm.

Anda dapat memilih kentang dengan ukuran yang lebih besar untuk dipanen, sedangkan kentang yang masih berukuran kecil dapat dibiarkan untuk tumbuh lebih besar dan dapat dipanen di lain waktu.

Potong ujung umbi kentang yang siap dipanen dengan menggunakan pisau atau alat pemotong. Saat melakukan pemanenan jangan lupa menata kembali tanah supaya tidak mengganggu pertumbuhan kentang yang belum siap panen.


Itulah beberapa hal yang Anda dapat lakukan dalam budidaya kentang, persiapan benih hingga panen. Semoga informasi ini dapat anda tiru dengan baik dan sukses menghasilkan yang terbaik.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Budidaya Baglog Jamur Tiram Menjadi Menguntungkan dengan 5 Langkah Ini

Penulis: Dino Laferda

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Daftar pustaka:

  • https://ilmubudidaya.com/cara-menanam-kentang-dari-umbi
  • https://www.alodokter.com/manfaat-kentang-untuk-diet
  • https://www.agrotani.com/jenisjenis-kentang-budidaya/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.