Menanam Bunga Mawar

Bagi Anda yang hobi berkebun, pasti sudah tidak asing lagi dengan bunga mawar (Rosa sp). Nah, menanam bunga mawar di pekarangan tentu akan menambah nilai aestetik rumah.

Meskipun terkenal dengan batangnya yang berduri, tapi tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba merawat salah satu jenis tanaman hias yang bisa menghasilkan bunga sepanjang tahun ini.

Ketika akan menanam bunga mawar, Anda bisa memilih untuk memulainya dari biji, stek batang, atau membeli bibit berupa tanaman hidup. Ketiga pilihan tersebut memiliki kelebihan dan keuntungan masing-masing.

Bagi Anda yang termasuk pekebun pemula, sangat dianjurkan untuk menanam bunga mawar dari stek batang dan bibit berupa tanaman yang sudah hidup.

Pilihan tersebut, selain bisa menghemat waktu pertumbuhan tanaman agar segera menghasilkan bunga, tingkat keberhasilan penanamannya juga jauh lebih tinggi.

Sudah penasaran kan, bagaimana cara menanam bunga mawar? Berikut ini adalah tahap-tahap menanam bunga mawar dari tanaman hidup.

Pemilihan Bibit Bunga Mawar

Sekarang ini, ada banyak sekali pilihan bibit bunga mawar. Warna dan bentuk kelopak bunganya pun juga beragam, bahkan ada 100 lebih.

Anda bisa dengan mudah mendapatkannya di toko tanaman hias atau di marketplace online. Harganya pun bervariasi, berkisar antara 15-50 ribu rupiah untuk satu pot tanaman hidup dengan tinggi 30 cm.

Untuk bibit yang berupa stek batang, pastikan ia berasal dari indukan tanaman mawar yang sehat dan berumur lebih dari satu tahun. Biasanya, hal ini ditandai dengan kondisi batang yang sudah berkayu dan berwarna coklat dimana panjang stek batang untuk bibit minimal 15 cm.

Baca Juga: 4 Tahap Mudah Menanam Bunga Matahari dari Biji

Persiapan Media Tanam

Tanaman bunga mawar, meskipun mudah beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan, supaya bisa berbunga lebat, maka media tempatnya tumbuh harus gembur dan subur.

Setidaknya, ada 2 pilihan tempat untuk menanam bunga mawar, yakni di dalam pot atau bisa langsung di tanah pekarangan atau kebun.

Bunga Mawar di dalam Pot

Bagi Anda yang ingin menanam dengan polybag, gunakan media tanam yang memiliki porositas dan kemampuan dalam menahan air yang cukup baik.

Bahan untuk membuat media tanam bunga mawar yakni berupa campuran cocopeat atau sabut kelapa, pupuk kandang dari kotoran kambing, serta tanah sawah, dengan perbandingan 1:2:1.

Untuk penanaman secara langsung di pekarangan, pertama-tama buatlah lubang tanam berukuran 30x30x30 cm, kemudian campurkan tanah galian tersebut dengan pupuk kandang dan cocopeat dengan perbandingan 1:2:1.

Menanam Bunga Mawar

Agar pertumbuhan bunga mawar bisa optimal, pilihlah lokasi dengan tingkat naungan 30%. Anda bisa memilih tempat penanaman seperti di teras rumah.

Nah, untuk menanam bunga mawar dari stek batang, sebaiknya dimulai dengan menggunakan polybag kecil berdiameter 10 cm.

Setelah diisi dengan media tanam, tancapkan stek batang bunga mawar dengan kedalaman 5-10 cm. Kemudian, tutupi batang mawar tersebut dengan menggunakan plastik bening supaya tetap lembab sekaligus mempercepat tumbuhnya tunas.

Anda perlu menjaga media tanam agar tetap lembab dengan menyiraminya setiap 2 hari sekali. Selain itu, letakkan polybag tersebut di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Menanam bunga mawar di pekarangan juga cukup mudah.

Keluarkan bibit mawar dari pot atau polybag. Setelah itu, letakkan di dalam lubang tanam yang sebelumnya sudah Anda siapkan. Pastikan seluruh bagian akar tanaman tertutupi media tanam, kemudian padatkan tanah di sekitarnya supaya tanaman bunga mawar tidak mudah roboh.

Perawatan dan Pemupukan Susulan

Pada dasarnya, merawat tanaman bunga mawar tidaklah rumit. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menjaga supaya media tanamnya tetap lembab, serta tidak ditumbuhi gulma atau rumput liar.

Bunga Mawar

Bagi Anda yang cukup sibuk dan tidak sempat membersihkan pot dari rumput liar, maka sebaiknya tutupi permukaan media tanam dengan jerami padi.

Selain penyiraman, lakukan pula pemupukan susulan. Setiap tanah di dalam pot mulai turun atau berkurang, maka segera penuhi kembali dengan menggunakan campuran pupuk kandang dan cocopeat yang perbandingannya 2:1.

Baca Juga: Hama dan Penyakit Bunga Mawar Beserta Pengendaliannya

Pemangkasan Cabang

Aktifitas pemangkasan dibagi menjadi dua tahap, yakni pemangkasan pembentukan bentuk pohon, dan pemangkasan untuk memicu tumbuhnya bunga.

Anda bisa membentuk pohon mawar sesuai dengan selera, dimana nantinya setelah bunga mawar mekar selama 1 minggu, ia akan layu dan rontok.

Apabila kuncup bunga mawar sudah rontok seluruhnya, maka segera pangkas tangkainya, agar muncul kelopak baru di bagian ketiak daun.

Tanpa melakukan aktifitas pemangkasan ini, maka pertumbuhan tanaman mawar Anda bisa terhambat dan tidak menghasilkan bunga. Untuk itu, rajin-rajinlah memangkas tanaman bunga mawar Anda supaya bisa berbunga sepanjang tahun.


Itulah 5 tahap mudah dalam menanam bunga mawar. Bagaimana Sobat PTD? Apakah kamu tertarik untuk mencobanya?

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: 6 Tips Merawat Bunga Anggrek Supaya Cepat Berbunga

Penulis: Taufik Setyo Purnomo

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Referensi:

  • Bibit bunga (2019). Cara Menanam Bunga Mawar dengan Stek Batang di Pot
  • Griep, V.S. Gardening Know How. Roses From Cuttings: How To Start A Rose Bush From Cuttings
  • Heirloom roses (2018). Planting roses
  • Iannoti, M. The spruce (2019). A Guide to Planting Roses
  • Planet Natural (2019). Propagating Roses
  • The Royal Horticultural Society (2019). Roses: Planting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.