Apa Pentingya Lahan Pertanian Masuk Asuransi ?

Mau tau informasi mengenai pentingnya lahan masuk asuransi ? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Asuransi Lahan Pertanian

Apa itu Program AUTP ?

asuransi pertanian
suara.com

Baca juga: Sukabumi Cegah Alih Fungsi lahan Pertanian

Lahan pertanian yang berpotensial menghasilkan hasil pertanian yang berkualitas sudah semestinya memiliki regulasi, sehingga keterjaminan lahan pertanian juga diharapkan lebih terukur.

Saat ini, emerintah pusat menargetkan semua lahan pertanian di Kabupaten Bantaeng terdaftar dalam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Jumlah kuota sementara AUTP di Kabupaten Bantaeng tahun 2020 seluas 5.000 Ha sawah. Jika nantiknya ada petani yang belum terdaftar kuota akan dipastikan akan bertambah hingga semua petani sawah tercover sebagai petani asuransi.

Untuk sementara ini jumlah luas keseluruhan sawah yang sudah didaftarkan oleh pemiliknya dari Januari-Februari seluas 1000 Ha.

Pihak pemerintah optimis bisa mencapai target yang telah ditentukan karena musim tanam untuk padi di Bantaeng ada dua musim yakni musim tanam yakni Oktober-Maret dan April-September.

Dan untuk mencapai target itu pihaknya juga aktif mensosialisasikan program ini kepada seluruh masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Tujuan adanya AUTP adalah jika pertani mengalami gagal panen atau musibah lainnya petani bisa mendapatkan ganti rugi. Dengan membayar premi hanya Rp 36 ribu/ha/musim.

Petani yang sawahnya terkena bencana banjir, kekeringan dan serangan OPT dapat klaim (ganti) Rp 6 juta/ha. Dengan patokan harga premi  petani padi bisa menjadi peserta AUTP.

Kesadaran Petani Mengenai AUTP

asuransi pertanian
liputan6.com

Baca juga: 35 Ha Lahan Pertanian Terdampak Tol DIY, Pemda Cari Pengganti

Sebagai informasi, ada tahun 2017 luas lahan yang didaftarkan petani mengikuti AUTP mencapai 997.961 ha dengan klaim kerugian tercatat 25.028 ha.

Adapun pada 2018 realisasinya sekitar 806.199,64 ha dari target 1 juta ha (80,62 persen) dengan klaim kerugian tahun 2018 mencapai 12.194 ha (1,51 persen).

Adanya tren positif peserta AUTP menurut Sarwo, karena pelaksanaan asuransi pertanian yang bekerjasama dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) ini memberikan berbagai keuntungan bagi petani/peternak.

Bukan hanya nilai premi yang dibayarkan petani cukup murah, tapi juga memberikan ketenangan dalam berusaha.Petani dan peternak yang semakin mengerti manfaat dan peluang dari asuransi ini.

Karena ini merupakan upaya Kementerian Pertanian untuk melindungi usaha tani agar petani masih bisa melanjutkan usahanya ketika terkena bencana banjir.

Kekeringan atau serangan OPT serta bentuk perlindungan kepada mereka dan saat ini sudah banyak petani yang menjadi anggota AUTP.


Itulah informasi mengenai pentingnya asuransi lahan pertanian. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Pemberian Insentif Lahan Pertanian Oleh Pemerintah, Bagaimana Bisa?

Sumber: Liputan6.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.