Startup Sosial Petani Indonesia
Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai bantuan pemerintah untuk kopi Merangin.
Apresiasi Pemerintah
Bantuan Untuk Kopi Merangin

Baca juga: Resesi Ekonomi di Indonesia Saat Pandemi Covid-19
Disaat pertumbuhan ekonomi di Indonesia sedang terpuruk, sektor pertanian terus mengepakkan sayapnya untuk terus bertahan dalam kondisi krisis.
Pemerintah terus membangkitkan pertumbuhan, salah saunya adalah memberi bantuan kepada usaha-usaha yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Seperti halnya, Kabupaten Merangin mendapat bantuan sosial dari Bank Indonesia berupa sarana dan prasarana pengembangan klaster kopi.
Kepada Koperasi Cahaya Puncak Merangin di Desa Talang Tembago.
Bantuan yang diserahkan, berupa rumah jemur kopi (dome), mesin pengupas kopi (pulper), mesin penepung kopi (grinder) dan mesin generator (genset).
Kopi yang diproduksi ini selalu menjadi juara nomor satu di lomba kopi tingkat nasional.
Seperti pada tahun 2018 yang lalu, produk kopinya sukses meraih nilai tertinggi dan menjadi juara satu SCAI di Bali dan pada tahun 2019 di Bandung.
Tentunya kopi ini sudah memiliki kualitas nasional dan layak untuk diberikan apresiasi melalui bantuan pemerintah.
Potensi pasar kopi robusta cukup besar, seperti pada 2020 terdapat dua pembeli untuk memenuhi kebutuhan pasar Jerman dan meminta 18,5 ton kopi dalam sebulan satu kali pengiriman dan eksportir dari Inggris.
Namun dirinya belum bisa memenuhi karena belum sanggup untuk memenuhi permintaan tersebut.
Pihak dari Koperasi Cahaya Puncak Merangin mengucapkan terima kasih kepada Bupati Merangin, yang telah memberikan reward
Untuk kelompok yang sudah juara di tingkat nasional dan itu sesuai dengan janjinya dahulu, yakni pembangunan gudang kopi.
Peluang Untuk Masuk Pasar Internasional

Baca juga: PDB Sektor Pertanian Positif Saat Ekonomi RI Terpuruk
Jika SDM sekitar sudah dilatih diharapkan agar bisa lebih meningkatkan kualitas dalam hasil pengolahan kopi ini.
Jika Indikasi Geografis (IG) sudah dikeluarkan maka pihaknya sudah siap pakai sehingga kopinya bisa untuk go ekspor internasional.
Saat ini pihaknya masih menunggu sertifikat IG karena pada tahun 2017 pemerintah juga telah mengurusnya bersama para pecinta kopi dan LSM yang ada di merangin dan di tahun 2018 baru bisa ke Kemenkum HAM.
Apabila sertifikat ini sudah ada maka produk kopi Merangin lebih terjamin lagi dan memiliki khas tersendiri untuk kopi robusta Jangkat Merangin.
Ditambah lagi kopi robusta ini telah memiliki penggemarnya dari Timur Tengah dan ini menjadi peluang untuk Kabupaten Merangin masuk pasar internasional.
Pemerintah berharap kepada para petani agar pada pengolahan kopi untuk tetap menjaga mutunya. Sehingga nantinya bisa menjadi salah satu sektor yang bisa membantu pembangunan daerah.
Itulah informasi mengenai kualitas kopi Merangin yang telah diberikan apresiasi. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!
Baca juga: Tarif PPN Produk Pertanian Tertentu Menjadi Turun
Sumber: Detik.com
Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di .
Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di .