Beralih Mengkonsumsi Ubi Guna Menjaga Ketahanan Pangan

Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai beralih mengkonsumsi ubi guna menjaga ketahanan pangan

Peralihan Konsumsi Beras

Beras

pixabay.com

Baca Juga :  Staregi Pencapaian Ketahanan Pangan Nasional Saat Pandemi

Beras merupakan salah satu produk makanan pokok paling penting di indonesia, yang dimana beras berawal dari padi yang melalui beberapa proses.

Beras dianggap penting karena sudah dinggap sebagai kebutuhan pokok yang harus dikonsumsi, karena orang indonesia susah lepas dari beras yang diolah menjadi nasi.

Kita ketahui bahwa rata-rata konsumsi nasional sebesar 111,58 kg per kapita per tahun sedangkan produksi beras di Indonesia mencapai 31,31 ton di tahun 2019.

Sejak tahun 2000-2009 indonesia sudah mengimpor beras sebesar 628.762,9 ton dari berbagai Negara untuk memenuhi kebutuhan beras diindonesia sekaligus menjaga produksi beras tetap ada.

Jumlah konsumsi beras berbanding lurus dengan pertumbuhan jumlah penduduk, dimana setiap masyarakat mengkonsumsi beras.

Berdasarkan penelitian bahwa mengkonsumsi beras yang sudah dimasak dalam jumlah yang banyak  dapat menyebabkan gangguan pencernaa, kadar gula tinggi, menaikkan berat badan, terserang alergi.

Mengkonsumsi beras terus menerus bukan hanya menyebabkan penyakit namun dapat meningkatkan impor beras.

Sejak tahun 2000-2009 indonesia sudah mengimpor beras sebesar 628.762,9 ton, dimasa itu masih bisa berjalan dengan lancar.

Namun dimasa ini sudah semakin sulit untuk mengimpor beras yang menyebabkan kekhawatiran krisis pangan terkhusus beras,

Dimana beberapa negara sudah mulai dibatasi melakukan ekspor ke indonesia, salah satunya pembatasan ekspor dari Vietnam.

Sangat mengerikan jika kita terus bergantung dengan beras, padahal kita memiliki banyak pangan yang menjadi alternatife penganti beras yang tetap mampu memenuhi kebutuhan bagi tubuh.

Dengan mengurangi konsumsi beras kita masih tetap bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya.

Beralih Mengkonsumsi Ubi

pixabay.com

Baca Juga :Potensi Talas Beneng Untuk Di Ekspor Ke Mancanegara

Dimasa Pandemi ini sangat banyak mempengaruhi keadaan suatu negara. Salah satunya ketersediaan pangan seperti beras.

Seperti disinggung diatas bahwa pengimporan beras mulai terbatas, padahal masyarakat masih tetap mengkonsumsi beras setiap harinya.

Seperti yang kita ketahui bahwa Ubi merupakan pengganti alternatif dari beras. Dimana beras mengandung karbohidrat, energi, protein, dan juga Vitamin B9, C, K.

Ubi masih mampu memenuhi kebutuhan tubuh. dengan mengkonsumsi ubi dan mengurangi beras dapat membantu menjaga ketahanan pangan.

Ubi dapat diperoleh di setiap daerah, dan juga mudah untuk dibudidayakan. oleh karena itu disarankan beralih kepada ubi.

Apalagi pandemi saat ini yang semakin mencekam, menghambat berbagai hal.

Beralih mengkonsumsi ubi sebagai salah satu cara untuk menghindari krisis pangan.


Itulah informasi mengenai beralih konsumsi ubi guna menjaga ketahanan pangan. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!

Baca Juga :Tidak Adanya Larangan Ekspor Perikanan Ke China

Sumber : Kompas.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.