menanam zukini

Mau tau cara menanam zukini dengan mudah? Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Tanaman Zukini

Mengenal Tanaman Zukini

menanam zukini
pixabay.com

Zukini atau timun jepang  memiliki buah yang bentuknya mirip labu atau terung dengan warna yang bervariasi dari hijau hingga kekuningan. Ciri khas dari zukini dapat mudah dikenal yaitu  lebih bulat seperti botol dan tergantung dengan kultivarnya.

Zukini diolah sebagai masakan berkuah encer seperti halnya belusdru atau gambas. Zukini memiiki sejumlah antioksidan seperti zeaxhantin dan lutein serta vitamin B kompleks hingga serat pangan yang makin melengkapi kandungan gizinya.

Dengan banyaknya manfaat pada zukini maka bisa dicoba untuk membudidayakannya. Terlebih pangsa pasarnya juga sangat menjanjikan karna termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan serta memiliki pertumbuhan yang sangat cepat.

Baca juga: Tahapan Budidaya Buncis Hingga Panen Banyak

Cara Budidaya Tanamam Zukini

Persiapan benih

Siapkan benih zukini dengan kualitas yang baik dan tidak ada cacat fisik dan bisa didapat di toko pertanian yang memiliki aneka bibit pertanian.

Setelah benih diperoleh, rendam dengan air secukupnya selama 2 jam yang bertujuan untuk menyeleksi ulang benih yang benar-benar layak tanam atau sebaliknya.

Pilih yang benihnya tenggelam karena jenis benih ini akan menghasilkan tanaman berkualitas.

Penyemaian benih

Persiapkan dulu media untuk menyemai berupa tanah dan arang sekam padi. Setelah itu, campur kedua bahan tersebut dan masukan ke polybag dengan ukuran sesuai keinginan. Semaikan benih zukini ke polybag.

Letakan polybag di tempat yang tidak terkena hujan namun mampu mendapatkan sinar matahari cukup. Tujuannya agar pertumbuhan benih optimal dan batangnya tidak mudah patah.

Lakukan penyemaian bibit selama tiga minggu kemudian pindahkan ke lahan permanen.

Pengolahan lahan

Lakukan penggemburan tanah dengan mencangkulinya sedalam 30 cm dan diamkan  selama seminggu. Untuk mengkondisikan pH tanah, lakukan pengapuran dan pemupukan dasar mengguunakan pupuk kandang.

Pemupukan dilakukan agar lahan menjadi lebih subur dan siap sebagai media tanam permanen. Kemudian, buatlah bedengan dengan ukuran 1,2 x 1 meter. Gunakan mulsa plastik untuk melakukan pemulsaan agar pertumbuhan gulma dapat ditekan.

menanam zukini
pixabay.com

Baca juga: 5 Tanaman yang Mudah Dirawat dan Menguntungkan

Penanaman zukini

Buatlah lubang tanam dengan jarak antar lubang 40 x 45 cm untuk penanaman. Pindahkan bibit ke lahan setelah disemai selama tiga minggu. Masukan bibit beserta tanah semainya ke lubang tanam dan timbun dengan tanah disekitarnya.

Perawatan tanaman zukini

  • Pemangkasan

Pada daun tanaman yang sudah tua, perlu melakukan pemangkasan agar tanaman tidak terlalu rimbun dan menyebabkan kelembapan yang mengundang jamur pada tanaman.

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman sebanyak dua kali sehari. Namun jika pada musim penghujan, penyiraman tidak perlu dilakukan secara intens karena tanaman sudah mendapatkan suplai air yang mencukupi.

  • Pengendalian hama dan penyakit

Sebagai upaya pengendalian hama dan penyakit, potong batang atau buah yang kering agar tidak menyebar ke bagian tanaman lainnya.

Panen zukini

Pada waktu 7-10 hari masa tumbuh putik, zukini sudah bisa dipanen. Pemanenan  dilakukan dengan memotong pangkal buahnya kemudian letakan buah di keranjang atau wadah panen yang tidak melukai bagian kulit buah.

Sebaiknya petik buah jika panjangnya sudah berukuran minimal 11 cm. Petik buah secara teratur agar pertumbuhan setelahnya lebih cepat.

Jika anda tidak memerlukan hasil panen terlalu banyak, tinggalkan 1 atau 2 buah di tanaman untuk memperlambat produksi buah.


Itulah informasi mengenai cara menanam zukini dengan mudah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya sobat PTD!

Penulis: Rini Itona

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.