Prediksi BMKG Musim Kemarau Panjang Tak Akan Terjadi

Mau tau prediksi BMKG untuk musim kemarau? Berikut Pak Tani Digital akan memberikan informasi mengenai hal tersebut. Berikut ulasannya!

Prediksi BMKG Terhadap Musim Kemarau

Hasil Prediksi BMKG

musim kemarau
pixabay.com

Baca juga: Produk Pertanian di Jawa Timur Diekspor ke 22 Negara

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi musim kemarau berkepanjangan tak akan terjadi pada 2020. Hal ini berbeda dibandingkan tahun ini yang mengalami kemarau terjadi lebih panjang dua bulan dari waktu normal.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan, musim kemarau panjang tak akan terjadi tahun depan lantaran fenomena El Nino diprediksi tak terjadi hingga Juni 2020.

Indikasi munculnya fenomena perbedaan signifikan suhu muka air laut di sebelah timur Afrika dan barat daya Sumatera juga tak akan terjadi.

Sehingga suhu muka air laut di Indonesia pada 2020 menjadi normal. Hal ini dapat diartikan atau diprediksikan tidak terjadi musim kemarau yang berkepanjangan.

Dengan melihat curah hujan bulanan sepanjang 2020 akan sama dengan klimatologinya. Tak akan ada anomali terhadap curah hujan di Indonesia tahun depan.

Curah Hujan di Beberapa Wilayah Indonesia

musim kemarau
pixabay.com

Baca juga: Harga Buah Naga Turun Drastis, Petani Buang Buah Ke Sungai

Awal musim sudah mulai sejak akhir 2019, curah hujan diprediksi akan meningkat pada Januari hingga Maret 2020. Hujan akan meningkat secara bertahap.

Khususnya di Sumatera bagian selatan, Jawa, NTT, Kalimantan bagian tengah, Sulawesi, dan Papua dan puncaknya pada Februari Maret.

Meski demikian, masyarakat harus tetap waspada terhadap perbedaan cuaca di wilayah Aceh dan Riau. Musim kemarau tetap akan terjadi di kedua wilayah tersebut pada Februari hingga Maret 2020.

Hal tersebut dapat menimbulkan kekeringan dan kebakaran lahan. Sementara di wilayah lainnya, musim kemarau baru akan terjadi pada April hingga Oktober 2020.

Untuk minimalkan dampak musim kemarau, maka diimbau semua pihak memaksimalkan kapasitas waduk, embung, dan kolam retensi untuk penyimpanan cadangan air. Bisa dilakukan pada puncak musim hujan pada Februari hingga Maret 2020.


Itulah informasi mengenai prediksi cuaca untuk tahun 2020. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Penandatanganan MoU Kementan dan Bank Mandiri

Sumber: detik.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.