Startup Sosial Petani Indonesia

Jagung salah satu buah yang bisa menggantikan nasi sebagai makanan utama karna jagung juga mengandung karbohidrat yang tinggi. Jagung (Zea mays ssp. mays) merupakan salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat terpenting di dunia selain gandum dan beras. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan, jagung merupakan makanan pokok, seperti juga sebagian di Afrika dan sebagian di Indonesia. Saat ini, jagung juga telah menjadi bagian penting dari pakan ternak. Kegunaan lain adalah sebagai sumber minyak nabati dan bahan dasar tepung maizena. Berbagai produk turunan jagung digunakan sebagai bahan baku berbagai produk farmasi, kosmetik dan kimia.
Baca Juga : Kenali Penyakit pada Tanaman Selada dan Cara Mengatasinya
Budidaya tanaman jagung sebenarnya mudah, jika dilakukan oleh petani yang sudah berpengalaman. Meskipun bertanam jagung selayaknya bertanam tanaman pada umumnya, masalah yang mungkin timbul adanya keberadaan hama dan penyakit tanaman.
- Ulat Daun (prodenia litura)
Hama ulat daun ini akan menyerang bagian pucuk daun, dan tanaman jagung yang berumur sekitar 1 bulan diserang ulat daun. Daun tanaman jagung yang rusak bila sudah besar.
Pencegahan dapat dilakukan dengan cara penyemprotan insektisida yang baik, seperti folidol atau yang lain dengan dosis yang baik.
Baca Juga : Kenali PMK pada Sapi dan Cara Mengatasinya
- Bibit Lalat (Atherigona exigua)
Tanaman jagung yang terkena hama ini akan memiliki bekas gigitan pada bagian daun, pucuk daun layu, dan tanaman jagung ini juga akan mati.
- Ulat Agrotis atau Ulat Grayak
Tanaman jagung yang diserang hama ini adalah bagian batang yang muda, batang yang akan putus, dan tanaman jagung akan mati. Hama Agrotis sp. Akan menyerang tanaman jagung pada malam dan siang hari. Ada 3 jenis ulat grayak/agrotis yaitu:
Agrotis segetum: ulat ini memiliki warna hitam dan sering ditemukan di dataran tinggi.
Agrotis ipsilon: warna hitam kecoklatan dan ulat ini sering di temukan di dataran tinggi dan rendah.
Agrotis interjection: banyak di temukan di pulau Jawa dan memiliki warna hitam. Pengendalian ulat ini dapat dilakukan dengan melakukan penyemprotan dengan menggunakan insektisida yang sesuai dan dosis yang sesuai.
Baca Juga : Mengenal Penyakit Tungro pada Padi dan Cara Mengatasinya

- Penggerek daun dan penggerek batang
Ulat Sesamia inferens dan Pyrasauta nubilas menyerang bagian bawah batang dan titik tumbuh cabang daun jagung. Tanaman jagung kering.
Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
- Ulat Tongkol
Tanaman jagung yang terserang hama ini memiliki bekas gigitan pada biji dan terowongan di tongkol jagung. Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan Furadan 3G atau insektisida yang sesuai dan dengan dosis yang dianjurkan.
Baca Juga : Kenali Hama Wereng Batang Coklat pada Padi dan Cara Mengatasinya
- Belalang
Spesies danau yang sering menyerang tanaman jagung adalah Oxyca chinensis dan juga Locusta sp. Hama ini biasanya menyerang tanaman jagung yang daunnya masih muda. Pengendalian hama dapat dilakukan dengan melepaskan predator alami berupa burung atau laba-laba atau dengan menggunakan biopestisida.
Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di .
Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di .
Sumber Gambar : unsplash.com