Investasi Pertanian Syariah, Menguntungkan & Memberi Dampak Sosial

Apakah kamu sudah pernah melakukan investasi di bidang pertanian secara syariah?

Kemajuan teknologi digital sekarang ini ikut memudahkan kita dalam berinvestasi. Salah satu
sektor yang menguntungkan untuk investasi adalah pertanian. Sektor ini tak hanya fokus
pada imbal hasil, namun juga memberikan dampak positif dari segi sosial dan lingkungan.

Saat ini, Anda bisa melakukan investasi pertanian melalui berbagai platform yang bisa diunduh melalui smartphone Anda. Bahkan, ada pula yang mengedepankan sistem bagi hasil secara syariah, sehingga lebih adil bagi investor maupun petani. Untuk itu, investasi di bidang pertanian tentu menjadi pilihan yang tepat bagi generasi milenial dibandingkan dengan bidang lainnya seperti properti, pertambangan, dan emas.

Mengapa Sektor Pertanian?

Ketahanan pangan menjadi tolok ukur ketahanan suatu negara. Indonesia yang notabene
merupakan negara agraris, tentu memiliki peluang besar untuk dapat menjadi negara dengan
perekonomian terbesar di dunia melalui sektor pertaniannya.

Hal ini diperkuat dengan data pertumbuhan jumlah penduduk dunia pada tahun 2050 yang
diramalkan bakal mencapai 9 miliar orang. Sedangkan, Indonesia sendiri sekarang menempati urutan ke-4 setelah Amerika, China dan India, dengan jumlah penduduk sebanyak 265 juta orang dan diprediksi jumlahnya akan mencapai 300 juta orang pada tahun 2050.

Fakta tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang pasar yang dapat kita ambil dengan nilai yang amatlah besar, mengingat produksi pangan harus meningkat 2 kali lipat. Namun, di sisi lain, agar dapat mengambil peluang tersebut, tentu dibutuhkan rencana strategis dan faktor pendukung proses aktivitas pertanian seperti permodalan, teknologi, dan SDM yang mumpuni.

Baca juga: Prospek Pengembangan Pertanian di Indonesia

Pertanian Indonesia

Apa Keuntungan Investasi Pertanian Syariah?

Sistem investasi secara syariah terbukti menguntungkan kedua belah pihak, dalam hal ini investor dan petani. Setidaknya, hanya dalam kurun waktu 3 bulan, Anda sudah bisa memanen hasil dari investasi pada proyek jangka pendek.

Selain itu, dengan adanya tim field manager yang secara kontinyu memantau dan mendampingi petani selama proses budidaya berlangsung, maka resiko seperti gagal panen dapat ditekan sedemikian rupa. Dengan adanya manajemen resiko yang baik, tentu modal yang nantinya Anda tanam di platform investasi tersebut akan lebih aman. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya permasalahan di lahan yang di luar kendali masih bisa saja terjadi.

Dari sisi petani sendiri, juga mendapatkan keuntungan berupa kemudahan dalam akses permodalan, sekaligus bantuan akses pasar untuk menyalurkan hasil panennya dengan harga jual yang tinggi sehingga pendapatan petani dapat meningkat secara signifikan.

Bagaimana Pengaruh Investasi Pertanian dari Segi Sosial?

Seperti yang sudah kita ketahui, akses permodalan di sektor pertanian menjadi isu yang masih hangat diperbincangkan. Selain sulit, petani kerap kali masih merasa keberatan dengan sistem pinjaman konvensional yang berbunga. Untungnya, dengan perkembangan teknologi fintech berbasis digital, memberikan kemudahan bagi petani dalam mengakses permodalan.

Anda selaku pemilik dana yang tertarik untuk berinvestasi namun juga ingin berkontribusi untuk memberikan dampak sosial, berinvestasi di sektor pertanian menjadi salah satu pilihan yang terbaik.

Dengan adanya kolaborasi yang harmonis antara investor, penyalur dana, dan petani, maka pertumbuhan ekonomi tidak hanya berpusat di perkotaan, namun akan merambah sampai ke pedesaan.

Seberapa Besarkah Andil Sektor Pertanian terhadap PDB?

Menurut data dari BPS, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian Indonesia pada tahun 2019 menempati urutan ke-5 di dunia. Tentu hal ini menjadi prestasi tersendiri yang patut untuk dibanggakan. Data tersebut juga menjadi pendukung bahwa nilai ekonomi di sektor pertanian sangat menjanjikan dan memiliki tren pertumbuhan yang sangat baik. Bahkan, nilai inflasi sektor pertanian berhasil ditekan dengan maksimal.

Menurut laporan dari Kementerian Pertanian, volume ekspor produk pertanian sepanjang tahun 2013-2018 mengalami kenaikan hingga 26.9% atau sebesar 5,4% per tahun. Selain itu, nilai tukar petani (NTP) sepanjang tahun 2014-2018, yang menjadi indikator membaiknya kesejahteraan dan daya beli petani, juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Baca juga: Klaim Kenaikan NTP Agustus 2019, Apa Kata BPS?

Dari sini, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa sektor pertanian memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan perekonomian nasional, sekaligus menjaga nilai inflasi tetap rendah. Harga bahan makanan dapat terjangkau bagi semua kalangan, di sisi lain kesejahteraan petani ikut terus membaik.

Kapan Sebaiknya Melakukan Investasi Pertanian Syariah?

Investasi Pertanian

Sekarang, merupakan waktu yang tepat bagi Anda untuk mulai berinvestasi di sektor pertanian. Era digital memungkinkan Anda untuk mengakses platform investasi dengan mudah. Misalnya, melalui aplikasi Tanijoy.

Hanya dengan nominal 2 juta rupiah, Anda sudah bisa ikut menanam modal untuk pembiayaan beragam jenis budidaya pertanian hanya dalam hitungan menit. Pilihan sistem investasi yang menggunakan prinsip syariah sangatlah cocok bagi Anda yang mengutamakan keadilan pembagian hasil dan resiko bagi kedua belah pihak.


Itulah beberapa poin serta keuntungan untuk melakukan investasi di bidang pertanian secara syariah. Nah, sobat PTD, apakah kamu tertarik untuk berinvestasi?

Klik & Baca: Meningkatkan Produktivitas Petani Lewat Teknologi, Bisakah?

Referensi :

  • Detik (2018). Jumlah Penduduk Terus Bertambah, Bagaimana Ketahanan Pangan RI?
  • Katadata (2019).Pertanian Dorong Indonesia jadi Salah Satu Negara Perekonomian
  • Kompas (2019). Mengenal “Impact Investing”, Menabung untuk Alam dan Sosial
  • Medcom (2019). 2019, Mentan Bidik Investasi Pertanian Capai Rp80 Triliun
  • Rahayu, N.R. okezone (2019). Sektor Pertanian Kembali Beri Andil Penurunan Angka Inflasi
    Februari 2019
  • Ramdhani, G. Liputan 6 (2019). Kinerja Sektor Pertanian Dinilai Mampu Wujudkan Nawacita
    Jokowi
  • Safitri, K. Kontan (2018). Sektor pertanian sumbang penurunan inflasi harga pangan

Penulis: Taufik Setyo Purnomo

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.