Antisipasi Harga Cabai dan Bawang Akibat Banjir

Banjir di Jakarta akhir ini menjadi sorotan. Bagaiman dengan harga cabai dan bawang? Pak Tani Digital akan memberikan informasi mengenai hal tersebut. Berikut ulasannya!

Antisipasi Harga Akibat Banjir

Curah Hujan di Jakarta

harga cabai dan bawang
kumparan.com

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) mengungkapkan,  perubahan iklim yang terjadi meningkatkan risiko dan peluang curah hujan ekstrem sehingga menjadi pemicu banjir Jakarta. Kejadian ini sama dengan banjir besar yang terjadi di DKI Jakarta pada 2007 dan 2015 lalu.

Analisis statistik ekstrem data series 150 tahun Stasiun Jakarta Observartory BMKG untuk perubahan risiko dan peluang terjadinya curah hujan ekstrem penyebab kejadian banjir dengan perulangan.

Hal ini seperti yang terjadi pada periode ulang kejadian 2014, 2015, dan termasuk 2020 bila diperhitungkan, menunjukkan peningkatan sebesar 2-3 persen, jika dibandingkan dengan kondisi iklim 100 tahun lalu.

Baca juga: Mentan Dukung Budidaya Pertanian Melalui KUR dan Asuransi

Wilayah yang Terkena Banjir

Di Kabupaten Karawang ada satu kecamatan dan satu kelurahan terdampak banjir. Sedangkan di Kota Bogor ada enam kecamatan dan 16 kelurahan. Kemudian, di Kota Tangerang mencakup 13 kecamatan dan 42 kelurahan.

Di Kota Tangerang Selatan terdapat enam kecamatan dan 19 kelurahan terdampak banjir. Di Kabupaten Lebak, ada enam kecamatan dan 24 kelurahan. Kemudian, Kota Depok 11 kecamatan dan 18 kelurahan.

Di Jakarta Timur, ada empat kecamatan dan enam kelurahan terdampak banjir. Sedangkan di Jakarta Barat tercatat enam kecamatan dan 18 kelurahan terdampak banjir.

Untuk wilayah Jakarta Selatan, ada lima kecamatan dan 10 kelurahan yang terdampak, dengan pengungsi mencapai 4.209 orang. Di Jakarta Utara, dua kecamatan dan lima kelurahan mengalami banjir.

Sedangkan di Jakarta Pusat, tidak ada kecamatan maupun kelurahan yang terdampak banjir.

Kementan Antisipasi Harga Cabai dan Bawang

harga cabai dan bawang
pixabay.com

Baca juga: Produksi Dalam Negri Menipis, Apakah Harus Impor Susu?

Menteri Pertanian berfokus mengantisipasi kenaikan harga cabai dan bawang merah akibat banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kementan meminta pejabat eselon I dan II untuk memantau harga di pasar.

Sejauh ini kenaikan harga cabai dan bawang merah masih terkendali dan tergolong wajar. Karena itu, Kementerian Pertanian hanya melakukan intervensi terbatas saat terjadi kekurangan pasokan. Secara keseluruhan, Mentan menilai kenaikan harga bahan pangan tidak signifikan.

Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga beberapa jenis cabai di DKI Jakarta naik. Harga cabai merah besar naik 60,77% dibandingkan akhir pekan lalu, menjadi Rp 75.000 per kilogram.

Kemudian, harga cabai merah keriting naik 25,85% menjadi Rp 65.000 per kilogram. Harga cabai rawit hijau meningkat 30,38% menjadi Rp 50.000 per kilogram. Sedangkan, harga bawang merah ukuran besar terpantau turun 5,36% menjadi Rp 44.150 per kilogram.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 14 kabupaten dan kota yang terdampak banjir dan longsor. Di Kabupaten Bekasi, ada 18 kecamatan dan 34 kelurahan mengalami banjir. Lalu, 12 kecamatan dan 51 kelurahan di Kota Bekasi.


Itulah informasi mengenai harga cabai dan bawang akibat banjir. Semoga informasi bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Ulat Grayak Serbu Tanaman Petani di Ponorogo, Apa Penyebabnya?

Sumber: Katadata.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.